Awas Heatstroke Mengintai Jamaah Haji! Simak Gejala dan Tips Pencegahannya

Kabar Haji Bersama Telkomsel

Awas Heatstroke Mengintai Jamaah Haji! Simak Gejala dan Tips Pencegahannya

Tri Aljumanto - detikHikmah
Selasa, 05 Mei 2026 14:30 WIB
Jemaah haji Indonesia di Masjid Nabawi.
Foto: Dok. Media Center Haji
Madinah -

Cuaca ekstrem di Tanah Suci bukan perkara sepele bagi para jamaah haji. Salah satu risiko terbesar yang menghantui di tengah suhu yang menyengat adalah heatstroke atau sengatan panas. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berakibat fatal bagi keselamatan jamaah.

Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Madinah, dr Enny Nuryanti, mengingatkan para jamaah untuk peka terhadap perubahan kondisi tubuh sejak dini. Mengenali tanda-tanda awal heatstroke adalah kunci utama keselamatan.

"Pertama, suhu tubuh di atas 40 derajat celcius. Yang kedua, bisa diikuti dengan pusing, mual muntah, bisa kejang," ujar dr Enny menjelaskan gejala-gejala yang patut diwaspadai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jangan Tunggu Haus!

Lantas, bagaimana cara mencegahnya? Kunci utamanya terletak pada hidrasi yang konsisten. dr Enny menekankan agar jamaah tidak bersikap pasif dalam urusan minum. Jangan pernah menunggu hingga rasa haus itu datang baru mencari air.

ADVERTISEMENT

"Yang pertama, seperti biasa, cukup minum 200 ml per jam, atau minum sedikit-sedikit, jangan tunggu haus. Dan bila perlu, ditambahkan oralit dalam air 200 cc," jelasnya lebih lanjut.

Selain menjaga cairan dari dalam tubuh, perlindungan dari luar juga tak kalah penting. Jamaah disarankan menggunakan pakaian yang longgar agar sirkulasi udara tetap lancar. Selain itu, membawa botol semprotan berisi air sangat dianjurkan untuk mendinginkan suhu wajah dan tubuh secara berkala.

Strategi Pilih Waktu Ibadah

Strategi pemilihan waktu juga menjadi penentu agar jamaah terhindar dari paparan matahari langsung pada siang hari yang terik. Bagi jamaah yang sudah berada di Mekkah dan hendak melaksanakan ibadah Umroh, dr Enny memberikan saran khusus terkait pemilihan waktu.

"Dan misalnya jemaah kita yang sudah sampai di Mekkah, bila melakukan umroh, saya sarankan umrohnya di malam hari," saran dr Enny demi menghindari puncak suhu panas.

Jika melihat atau merasakan gejala heatstroke pada diri sendiri maupun rekan jamaah, segera lakukan tindakan darurat. Pindahkan korban ke tempat yang teduh, berikan semprotan air ke seluruh tubuh untuk menurunkan suhu secara cepat, dan segera hubungi pos kesehatan terdekat.

Tetap waspada, jaga kesehatan, dan selalu fokus pada ibadah agar dapat meraih predikat haji yang mabrur.




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads