- Tata Cara Sa'i 1. Titik Awal dan Akhir 2. Ketentuan Berjalan 3. Menyempurnakan Tujuh Kali Perjalanan 4. Memperbanyak Dzikir dan Doa
- Kumpulan Doa Saat Sa'i 1. Doa Saat Pertama Kali Mendekati Safa 2. Doa di Atas Bukit Safa (Menghadap Ka'bah) 3. Doa Saat Mendekati Safa dan Marwah 4. Doa Saat Melintasi Area Lampu Hijau 5. Doa di Bukit Marwah setelah Sa'i
Sa'i merupakan salah satu rangkaian ibadah yang krusial dalam haji. Sa'i dilakukan dengan berjalan atau berlari kecil secara bolak-balik sebanyak tujuh kali antara Bukit Safa dan Bukit Marwah.
Terdapat perbedaan pandangan di kalangan ulama mengenai kedudukan sa'i. Imam Syafi'i, Imam Maliki, dan Imam Hanbali sepakat bahwa sa'i adalah rukun haji yang wajib dilaksanakan. Sementara itu, Imam Hanafi berpendapat sa'i termasuk wajib haji; jika ditinggalkan tidak membatalkan haji, namun pelakunya dikenakan dam atau denda.
Berikut adalah panduan tata cara dan doa sa'i yang disarikan dari Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah serta Buku Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah terbitan Kementerian Agama RI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tata Cara Sa'i
1. Titik Awal dan Akhir
Jemaah memulai sa'i dari Bukit Safa menuju Bukit Marwah setelah melaksanakan tawaf ifadah.
2. Ketentuan Berjalan
Jemaah berjalan biasa, namun bagi laki-laki disunahkan untuk berlari kecil atau berjalan cepat khusus saat berada di area lampu hijau. Sementara itu, jemaah perempuan berjalan normal di seluruh lintasan.
3. Menyempurnakan Tujuh Kali Perjalanan
Perjalanan satu kali dihitung dari Safa ke Marwah (atau sebaliknya). Pelaksanaannya harus dilakukan secara berurutan (muwalat) tanpa berhenti, kecuali terdapat uzur yang mendesak.
4. Memperbanyak Dzikir dan Doa
Selama melintasi jalur antara Safa dan Marwah, jemaah disunahkan untuk berzikir, membaca ayat Al-Qur'an, dan memanjatkan doa untuk keselamatan dunia serta akhirat.
Kumpulan Doa Saat Sa'i
Berikut adalah doa-doa yang dapat dibaca sesuai tahapan pelaksanaan sa'i:
1. Doa Saat Pertama Kali Mendekati Safa
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ وَرَسُولُهُ إِنَّ الصَّفَا والْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ، فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أو اعْتَمَرَ فَلا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا، وَمَنْ تَطوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ. أَبْدَأَ بِمَا بَدَأ اللَّهُ بِهِ وَرَسُولُهُ
Arab latin: "Bismillahirrahmaanirrahiim wa rasuluh. Innash shofaa wal marwata min sya'airillah, fa man hajjal baita awi' tamara falaa junaaha 'alaihi an yat thouwwada bihimaa, wa man tathouwwa'a khoiron fa innallaha syaakirun 'aliim. Abda'u bimaa bada'allahu bihi wasuluh."
Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah syiar Allah. Maka siapa yang berhaji atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. Siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, Allah Maha Mensyukuri dan Mengetahui. Aku memulai sa'i dengan apa yang Allah dan Rasul-Nya memulai.
2. Doa di Atas Bukit Safa (Menghadap Ka'bah)
Doa ini berisi kalimat takbir, tahlil, dan pujian kepada Allah SWT atas petunjuk dan karunia-Nya, serta pengakuan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa.
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَاللَّهِ الْحَمْدُ. اَللَّهُ أَكْبَرُ عَلَى مَا هَدَانَا الْحَمْدُ للهِ عَلَى مَا أَوْلَانَا. لَا إِلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لاَشَريكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْيْ قَدِيْرٌ. أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ وَالْحَمْدُ لله رب العالمين
Arab latin: Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar walilahil hamd. Allahuakbar 'alaa maa hadaanal hamdullahi 'alaa maa aulaana. Laa ilaaha illallahu wahdahulaa syariikalah, lahulmulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syai'in qodiir. An jaza wa'dahu wa nashara 'abdahu wahazamal ahzaaba wahdah. Laa ilaha illallahu walaa na'budu illa iyyahu muhlisiina lahuddaina wa laukarihal kaafiruuna walhamdulillahi robbil 'alamiin.
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar, atas petunjuk yang diberikan-Nya kepada kami, segala puji bagi Allah atas karunia yang telah dianugerahkan-Nya kepada kami, tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian, Dia berkuasa atas segala sesuatu. Dia telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan sendiri musuh-musuh-Nya. Tidak ada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya dengan memurnikan kepatuhan semata kepada-Nya walaupun orang-orang kafir membenci, dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta Alam."
3. Doa Saat Mendekati Safa dan Marwah
Setiap kali mendekati bukit, jemaah disunahkan membaca potongan ayat:
إنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَواعْتَمَرَ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطْوَّفَ بِهِمَا وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ
Arab latin: Innash shafaa wal marwata min sya'airillah, fa man hajjal baita awi'tamara fa laa junaaha 'alaihi an yath thawwafa bihimaa wa man tathawwa'a khairan fa innallaha syaakirun 'aliim.
Artinya: "Sesungguhnya Safa dan Marwah merupakan sebagian syiar (agama) Allah. Maka barang siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. Dan barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan maka Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui."
4. Doa Saat Melintasi Area Lampu Hijau
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاعْفُ وَتَكَرَّمْ وَتَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمُ إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا لا نَعْلَمُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْأُخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Arab latin: Rabbighfir warham wa'fu wa takarram, wa tajaawaz ammaa ta'lam innaka ta'lamu maa laa na'lamu. Allahummaghfir warham innaka antal aa'azzul akram. Rabbanaa aatinaa fiddunya hasanatan wa fil aakhirati hasanatan waqina adzaa bannaar.
Artinya: "Ya Allah ampunilah, sayangilah, maafkan dan bermurah hatilah serta hapuslah apa yang Engkau ketahui. Sungguh Engkau tahu apa yang kami sendiri tidak tahu. Ya Allah ampuni dan sayangilah (kami), sesungguhnya Engkau adalah Allah Maha Mulia dan Maha Pemurah. Ya Tuhan kami berikanlah kami kebaikan di dunia dan akhirat dan lindungilah kami dari azab api neraka."
5. Doa di Bukit Marwah setelah Sa'i
اللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا وَعَافِنَا وَاعْفُ عَنَّا وَعَلَى طَاعَتِكَ وَشُكْرِكَ أَعِنَّا وَعَلَى غَيْرِكَ لَا تَكِلْنَا وَعَلَى الْإِيْمَانَ وَالْإِسْلَامِ الكَامِل جَمِيْعًا تَوَفَّنَا وَأَنْتَ رَاضٍ عَنَّا اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِتَرْكِ الْمَعَاصِيْ أَبَدًا مَا أَبْقَيْتَنِيْ وَارْحَمْنِيْ أَنْ أَتَكَلَّفَ مالايَعْنِينِي وَارْزُقْنِي حُسَنَ النَّظَرِ فِيْمَا يُرْضِيْكَ عَنِّي يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Allahumma rabbanaa taqabbal minna wa'aafinaa wa'fu 'anna, wa 'alaa tha'atika wa syukrika a'inna, wa 'alaa ghairika laa takilnaa wa 'alaal iimani wal islaamil kaamili jamii'an tawaffanaa wa anta raadhin 'annaa. Allahummarhamnii bitarkil ma'aasii abadan maa abqaitanii warhamnii an atakallafa maa laa ya'niinii warzuqnii khusnan nadhori fiimaa yurdhiika 'annaa yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah kami mohon terimalah doa dan amalan kami, lindungi dan ampunilah kami berilah pertolongan kepada kami untuk taat dan bersyukur kepada-Mu. Janganlah Engkau jadikan kami bergantung selain kepada-Mu. Matikanlah kami dalam Islam yang sempurna dalam keridhaan-Mu. Ya Allah rahmatilah diri kami sehingga mampu meninggalkan segala kejahatan selama hidup kami, dan rahmatlah diri kami sehingga tidak berbuat hal yang tidak berguna. Karuniakanlah kepada kami keridhaan-Mu. Wahai Tuhan yang bersifat Maha Pengasih Yang Penyayang."
(hnh/inf)












































Komentar Terbanyak
Anggaran Sewa Laptop & Meja Disebut Terlalu Besar, Kemenag: Ini Jauh Lebih Efisien
Jemaah Haji RI Ditangkap di Madinah Usai Videokan Wanita Tanpa Izin
MUI Kecam Pimpinan Ponpes di Pati yang Perkosa Santriwati: Perbuatan Terkutuk!