Linjam Siaga 24 Jam, Proteksi Maksimal Jemaah Haji Indonesia

Kabar Haji Bersama Promag Herbal

Linjam Siaga 24 Jam, Proteksi Maksimal Jemaah Haji Indonesia

Tri Aljumanto - detikHikmah
Selasa, 21 Apr 2026 18:06 WIB
Kepala Seksi Perlindungan Jamaah (Linjam) Daerah Kerja Madinah Ali Nurohim di kantor Daker Madinah, Senin (20/4/2026).
Kepala Seksi Perlindungan Jamaah (Linjam) Daerah Kerja Madinah Ali Nurohim saat ditemui di kantor Daker Madinah, Senin (20/4/2026). Foto: Dok MCH 2026
Madinah -

Kloter pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan tiba di Madinah, Arab Saudi besok, 22 April 2026. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pun memperketat pengamanan dan mengimbau jemaah untuk tidak bepergian sendirian selama di Tanah Suci.

Kepala Seksi Perlindungan Jamaah (Linjam) Daerah Kerja Bandara, Ali Nurohim, mengatakan sebanyak 60 personel telah disebar ke berbagai sektor di Madinah. Mereka bertugas memberikan rasa aman bagi jemaah, terutama di area hotel dan jalur menuju tempat ibadah.

"Agar jemaah haji selama dalam melaksanakan ibadah akan merasa tenang dan yakin bahwa mereka dilindungi oleh personel Linjam," kata Ali di Kantor Daker Madinah, Senin (20/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siaga 24 Jam, Urus Koper hingga Keamanan Rute

Ali menjelaskan tugas Linjam tidak hanya menjaga keamanan fisik, tetapi juga membantu permasalahan material jemaah di lapangan. Salah satu yang sering terjadi adalah masalah barang bawaan.

"Contohnya, koper yang tertukar atau terselip (ketelingsut), Linjam akan memberikan solusi untuk menemukannya. Kemudian perjalanan dari hotel ke Nabawi juga diberi perlindungan untuk memastikan jamaah dalam keadaan aman," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Ali menegaskan personel Linjam bersiaga selama 24 jam penuh. Jemaah diminta untuk fokus pada ibadah tanpa perlu merasa khawatir akan faktor keamanan.

Dua Pesan Penting: Jangan Terpisah Rombongan!

Sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Darat, Ali mengimbau keras agar jemaah juga bisa menjaga keamanan diri sendiri. Ada dua poin utama yang ditekankan:

1. Minimal Pergi Berdua

Jemaah sangat dilarang keluar hotel atau menuju Masjid Nabawi sendiri. Hal ini untuk mengantisipasi jika jemaah mengalami kebingungan arah atau kendala kesehatan.

"Minimal dua orang lah, atau rombongan. Sehingga apabila ada kesulitan akan saling membantu. Tolong jangan sampai terpisah dari rombongan," tegas Ali.

2. Kartu Nusuk Wajib Melekat di Badan

Selain keamanan fisik, keamanan dokumen identitas menjadi hal vital. Ali mengingatkan agar Kartu Nusuk tidak boleh tertinggal di hotel, apalagi sampai hilang.

"Ini jangan sampai terjadi. Kartu Nusuk harus dijaga agar pelaksanaan ibadahnya tenang dan bisa melaksanakan ibadah di Nabawi dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.




(alj/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads