Ratusan Petugas Haji 2026 Belum Kantongi Visa, Menhaj: Kendala Teknis

Ratusan Petugas Haji 2026 Belum Kantongi Visa, Menhaj: Kendala Teknis

Devi Setya - detikHikmah
Kamis, 16 Apr 2026 18:43 WIB
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf saat di Medan. (Foto: Nizar Aldi/detikSumut)
Menteri Haji dan Umrah Moch Irfan Foto: Nizar Aldi/detikSumut
Jakarta -

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf mendapat laporan terkait visa petugas haji 2026 yang belum terbit. Ia mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers bersama Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

"Memang ada laporan tentang kalau saya sampaikan tadi, semua jemaah sudah keluar visanya. Petugas haji ada beberapa puluh ada 325 yang belum keluar visanya," kata Gus Irfan --sapaan akrabnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Irfan menjelaskan, pihak kementerian telah melakukan pengecekan dan investigasi terkait keterlambatan penerbitan visa tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa kendala terjadi pada aspek teknis dalam proses pengajuan.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, beberapa masalah muncul dari ketidaksesuaian data yang diinput, termasuk kualitas foto paspor yang tidak memenuhi standar yang ditentukan.

"Kita cek, kita investigasi, kendala teknis. Kendala teknis itu mungkin kita memasukkan datanya ini kurang jelas, waktu memfoto paspornya kurang sesuai dengan standar," ujarnya.

Meski menghadapi kendala, Gus Irfan memastikan bahwa Kemenhaj akan segera menuntaskan persoalan ini.

"Tapi kita kejar itu mereka bisa berangkat pada waktunya. Dan kami sudah tahu itu, kita mendapatkan laporan tentang kendala yang dialami beberapa petugas haji kita," tegasnya.

Berita ini telah tayang sebelumnya dengan judul Menhaj Dapat Laporan Visa Petugas Haji Dibatalkan, Ungkap Kendala Teknis. Baca selengkapnya DI SINI.



(dvs/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads