Kisah Utsman bin Affan Menikahi Ruqayyah dan Ummu Kultsum

Kisah Utsman bin Affan Menikahi Ruqayyah dan Ummu Kultsum

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Selasa, 08 Sep 2026 05:45 WIB
Sahabat Nabi
Ilustrasi sahabat nabi. Foto: Getty Images/GCShutter
Jakarta -

Utsman bin Affan adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW. Beliau juga menikahi dua putri sang rasul, yaitu Ruqayyah dan Ummu Kultsum.

Utsman menikah dengan Ummu Kultsum setelah Ruqayyah meninggal dunia. Dengan begitu, kedua anak Nabi SAW tidak dinikahkan secara bersamaan.

Lantas, seperti apa kisah mengenai pernikahan Utsman bin Affan dengan kedua putri Rasulullah SAW?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernikahan Utsman bin Affan dengan Ruqayyah

Utsman bin Affan menikahi Ruqayyah terlebih dahulu. Dikisahkan dalam buku Wanita-wanita Penghuni Surga susunan Endah, sebelum menikah dengan Utsman, Ruqayyah sempat menikah dengan putra Abu Lahab.

ADVERTISEMENT

Kala itu, paman Nabi SAW melamar mereka agar dinikahkan dengan putra-putra saudaranya yang tak lain Abu Lahab. Selain Ruqayyah, waktu itu Rasulullah SAW juga memiliki anak gadis lain yang usianya lebih muda namun tak terlalu jauh dari Ruqayyah yaitu Ummu Kultsum.

Ketika lamaran datang, Nabi SAW terkejut, begitu pula dengan Khadijah, Ruqayyah, dan Ummu Kultsum, karena mengetahui sifat keluarga Abu Lahab. Sayangnya, saat itu mereka tak berdaya.

"Kami berharap engkau tak mempersulit pernikahan mereka dengan sepupu-sepupumu, Utbah dan Utaibah putra Abdul Uzza (Abu Lahab)," kata Abu Thalib.

Mendengar hal tersebut Rasulullah SAW menjawab, "Paman, berilah aku waktu agar bisa berbicara dengan putri-putriku."

Tawaran ini menjadi suatu dilema bagi keluarga Rasulullah SAW hingga beliau membicarakannya dengan Khadijah beserta dengan kedua putrinya. Mereka sangat memahami keburukan Abu Lahab dan juga istrinya, Ummu Jamil. Namun, akhirnya atas pertimbangan kekeluargaan lamaran tersebut tidak ditolak oleh Rasulullah SAW.

Beliau dan Khadijah memanjatkan doa agar kedua putri mereka selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Maka Allah SWT mengabulkan doa mereka. Ruqayyah yang sempat pindah ke keluarga Abu Lahab akhirnya tetap terjaga dan tidak tersentuh oleh putranya.

Ketika Islam semakin menyinari Kota Makkah, Abu Lahab dan istrinya sangat murka. Mereka ingin mempermalukan Nabi Muhammad SAW, bahkan mereka berpikir bahwa Rasulullah SAW merasa nyaman sudah tidak menanggung biaya hidup putrinya lagi.

Abu Lahab berpikir jika Ruqayyah binti Muhammad dikembalikan maka beban Nabi Muhammad SAW akan bertambah. Maka, Abu Lahab meminta putranya untuk membatalkan pernikahan dan mengembalikan Ruqayyah ke rumah Nabi Muhammad SAW.

"Aku akan terus mencela kalian, kecuali kalian menceraikan putri-putri Muhammad!" cerca Abu Lahab kepada putranya.

Padahal saat itu, Ruqayyah dan putra Abu Lahab baru saja menikah dan sama sekali belum melakukan hubungan suami istri. Namun, Utbah lebih menuruti keinginan sang ayah sehingga ia menceraikan Ruqayyah.

Dikembalikannya Ruqayyah bukan menjadi suatu aib bagi Nabi Muhammad SAW, beliau sangat bersyukur. Namun bagaimanapun hal itu juga sebagai bentuk dari penghinaan. Bahkan, gangguan Abu Lahab bertambah dengan keras, dia menyebarkan duri di jalan-jalan tempat Rasulullah SAW lewat.

Setelah berpisah dengan Utbah, Ruqayyah mendapat sosok suami yang mulia karena merupakan sahabat Nabi SAW yaitu Utsman bin Affan. Pernikahan keduanya dikaruniai anak laki-laki yang bernama Abdullah. Namun, anak tersebut wafat ketika usianya menginjak 6 tahun.

Setelah Ruqayyah Wafat, Utsman bin Affan Menikahi Ummu Kultsum

Utsman bin Affan meminang Ummu Kultsum pada Rabiul Awal tahun 3 H. Pernikahan mereka berlangsung selama 6 tahun tanpa anak.

Menurut buku Edisi Indonesia: Biografi Utsman bin Affan susunan Ali Muhammad Ash Shalabi terjemahan Masturi Irham dan Malik Supar, Ummu Kultsum merupakan salah satu putri dari Nabi SAW dan Khadijah RA. Kisah awal mula pernikahan Ummu Kultsum dengan Utsman bin Affan dijelaskan dalam sejumlah riwayat.

Dari Said bin Al-Musayab mengatakan,

"Utsman bin Affan ditinggal wafat Ruqayyah binti Rasulullah dan Hafshah binti Umar ditinggal wafat suaminya. Umar datang kepada Utsman dan berkata, "Apakah kamu mau menikah dengan Hafshah?" Utsman telah mendengar Rasulullah yang menyebut Hafshah. Karena itu, Utsman tidak menanggapi tawaran Umar ini.

Umar kemudian menuturkan hal ini kepada Rasulullah, lalu beliau bersabda, "Apakah kamu menginginkan yang lebih baik daripada itu? Aku menikahi Hafshah dan aku menikahkan Utsman dengan perempuan yang lebih baik daripada Hafshah, (yakni) Ummu Kultsum."

Aisyah binti Abu Bakar menceritakan kisah pernikahan Ummu Kultsum dengan Utsman bin Affan. Dia mengatakan,

"Ketika nabi menikahkan putrinya, Ummu Kultsum, beliau bersabda kepada Ummu Aiman, "Persiapkanlah putriku Ummu Kultsum dan antarkanlah kepada Utsman serta iringilah dengan rebana." Ummu Aiman lantas melaksanakan perintah Rasulullah SAW.

Lalu, sang nabi datang ke Ummu Kultsum tiga hari setelah pernikahan. Beliau bertanya, "Wahai putriku, bagaimana kamu mendapati suamimu?" Ummu Kultsum menjawab, "Ia adalah sebaik-baik suami."

Ummu Kultsum meninggal dunia pada Sya'ban tahun 9 Hijriah karena sakit. Kabar duka ini mengundang kesedihan Nabi Muhammad SAW serta Utsman bin Affan.

Sang nabi manyalati dan duduk di atas kubur Ummu Kultsum. Anas bin Malik meriwayatkan bahwa dia melihat nabi duduk di kubur Ummu Kultsum.

Ia berkata, "Aku melihat kedua matanya mengalirkan air mata. Lalu beliau bersabda, "Apakah ada salah seorang di antara kalian yang tadi malam tidak berbuat dosa?"

Abu Thalhah berkata, "Aku." Beliau bersabda, "Turunlah di kuburnya."

Utsman merasa terpukul dengan kematian sang istri. Rasulullah SAW dapat melihat Utsman berjalan dengan kesedihan. Kesedihan yang dapat terbaca dengan jelas dari raut wajahnya.

Maka beliau mendekati Utsman dan bersabda, "Jika kami memiliki putri yang ketiga, maka kami akan menikahkannya denganmu wahai Utsman."

Wallahu a'lam.



(aeb/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads