Akses ke Makkah Diperketat, Pekerja di Saudi Harus Daftar via Aplikasi

Akses ke Makkah Diperketat, Pekerja di Saudi Harus Daftar via Aplikasi

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Selasa, 14 Apr 2026 14:00 WIB
Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi (Haris/detikcom)
Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi (Foto: Haris/detikcom)
Jakarta -

Otoritas Arab Saudi menerapkan kebijakan baru untuk akses masuk ke Makkah selama musim haji 2026. Melalui aturan tersebut, seluruh warga atau residen yang ingin memasuki Makkah harus mengantongi izin resmi.

Dilansir dari Saudi Gazette, langkah ini bertujuan memastikan kelancaran serta pengendalian mobilitas selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Direktorat Jenderal Keamanan Publik Arab Saudi mengonfirmasi pengaturan dan prosedur haji yang mewajibkan warga yang ingin memasuki Makkah untuk memperoleh izin dari otoritas terkait. Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak Senin (13/4/2026) kemarin yang menetapkan warga tanpa izin masuk ke Makkah dilarang masuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Direktorat Jenderal Paspor Saudi mengumumkan dimulainya penggunaan aplikasi elektronik untuk pengajuan izin masuk ke Makkah bagi pekerja residen selama musim haji 2026. Sistem dirancang demi mempermudah proses administrasi dan meningkatkan efisiensi layanan.

ADVERTISEMENT

Direktorat Keamanan Publik menegaskan kebijakan ini berlaku bagi warga yang tidak memiliki izin yang diterbitkan otoritas terkait untuk bekerja di kawasan tempat suci, tidak memiliki kartu identitas penduduk yang diterbitkan Makkah atau tidak memiliki izin haji.

Melalui informasi tersebut, dikatakan pula izin masuk bagi warga yang bekerja selama musim haji diterbitkan secara elektronik lewat platform Absher Individuals dan Portal Muqeem yang terintegrasi secara teknis dengan platform digital terpadu untuk penerbitan izin haji, yaitu platform Tasreeh.

Lewat integrasi teknis dengan layanan Izin Masuk Makkah (Makkah Entry Permit), aplikasi dapat diajukan melalui portal Absher dan Muqeem sehingga menghilangkan kebutuhan untuk kunjungan langsung ke kantor paspor.

Perlu dipahami, portal Muqeem melayani karyawan perusahaan yang berbasis di Makkah dan mereka memiliki kontrak kerja dengan perusahaan tersebut selama musim haji 1447 H.

Adapun, platform Absher Individuals diperuntukkan bagi penerbitan izin warga negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), pemegang Premium Residency, investor, ibu warga Saudi, pekerja rumah tangga dan anggota keluarga non Saudi.




(aeb/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads