Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan jenis visa yang disetujui untuk pelaksanaan haji 2026 bagi jemaah asing. Hanya visa haji yang diperbolehkan.
"Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa visa haji adalah satu-satunya visa resmi yang disetujui untuk melaksanakan ibadah haji bagi jemaah yang datang dari luar Arab Saudi," tulis Saudi Gazette dalam laporannya, dikutip Senin (13/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas juga melarang tegas penggunaan visa nonhaji karena tidak sesuai ketentuan yang berlaku. Visa nonhaji itu bisa berupa visa turis, visa umrah, visa transit hingga visa kunjungan. Jenis-jenis visa ini tidak diperkenankan untuk ibadah haji.
Bagi penduduk lokal ataupun ekspatriat Saudi, izin hajinya bisa diperoleh melalui aplikasi Nusuk. Cara mendapatkannya, warga Saudi harus menyelesaikan proses pemesanan via jalur resmi.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga mengingatkan pemesanan layanan haji harus dilakukan melalui saluran resmi yang sudah terverifikasi. Masyarakat diminta tidak menggunakan jalur ilegal untuk menghindari potensi penipuan atau masalah hukum pada saat haji berlangsung.
Berkaitan dengan itu, beberapa waktu lalu pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah RI juga mengingatkan agar jemaah haji RI waspada terhadap modus haji ilegal. Direktur Jenderal Bina Penyelanggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenhaj Puji Raharjo menegaskan hanya visa haji resmi yang jadi dokumen sah untuk menunaikan ibadah haji.
"Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa pemerintah Arab Saudi hanya mengakui visa haji resmi sebagai dokumen sah untuk beribadah haji," ujarnya dikutip dari situs resmi Kemenhaj RI secara terpisah.
Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron B Ambary juga menekankan hal serupa. Dia minta masyarakat Indonesia tidak mudah percaya dengan iming-iming haji jalur cepat, sebab visa nonhaji dilarang.
"Masyarakat jangan mudah terbujuk iming-iming jalur cepat. Visa ziarah, visa kunjungan, atau dokumen lainnya di luar ketentuan tidak dapat digunakan untuk berhaji. Hanya visa haji yang ditetapkan otoritas Saudi yang diterima," terangnya.
(aeb/kri)












































Komentar Terbanyak
Eks Menag Kritik Rencana War Tiket Haji Kemenhaj
Kemenhaj Wacanakan War Tiket Jadi Mekanisme Naik Haji Tanpa Antre
Prabowo Ingin Hapus Antrean Haji, Kemenhaj Kaji Sistem "War Ticket"