Dalam mengarungi kehidupan sehari-hari, setiap manusia tentu pernah dihadapkan pada jalan terjal, ujian, maupun kerumitan urusan, baik yang berkaitan dengan pekerjaan, masalah keluarga, kondisi finansial, hingga hajat-hajat pribadi yang terasa sulit untuk diatasi.
Di saat-saat seperti ini, beberapa orang merasa tertekan, cemas, atau hampir putus asa karena mengandalkan keterbatasan kemampuan dirinya sendiri. Padahal dalam ajaran Islam, tidak ada satu pun kesulitan di dunia ini yang melampaui kuasa dan pertolongan Allah SWT.
Allah adalah Al-Fattah (Maha Pembuka Jalan) dan Al-Mujib (Maha Mengabulkan Doa) yang memegang kendali penuh atas segala sebab dan akibat di alam semesta. Ketika hambanya mengembalikan seluruh sandaran hidup kepada-Nya, pintu-pintu kemudahan yang tidak disangka-sangka akan terbuka lebar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bacaan Doa agar Dipermudah Segala Urusan
1. Doa Pertama
Mengutip buku Sapu Jagat Keberuntungan oleh Ahmad Muzakir, terdapat tiga doa permohonan dimudahkan urusan yang pernah dipanjatkan Nabi Musa AS ketika akan menghadapi Fir'aun.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Rabbisy rahli sadri wayassirli amrii wahlul 'uqdatam millisani yafqahu qauli.
Artinya: "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku."
2. Doa Kedua
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى, وَاصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي وَ أَصْلِحْ لِي أُخِرَتِي الَّتِي فِيْهَا مَعَادِي، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لي فِي كُلِّ خَيْرٍ, وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٌّ
Allahumma aslihlii diinil ladzihuwa 'ismatu amrii. Wa-aslihlii dunyayal lati fiiha ma'asyi. Wa-aslihlii aakhirotil lati fiiha ma'aadi. Waj'alil hayaata ziyaadatan lii fii kulli khoir. Waj'alil mauta roohatan lii min kulli syarrin.
Artinya: "Wahai Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku yang menjadi pegangan urusanku, dan perbaikilah bagiku urusan duniaku yang disanalah penghidupanku. Dan perbaikilah akhiratku yang ke sanalah aku kembali. Jadikanlah hidup untukku tambahan dalam segala rupa kebajikan, dan jadikanlah mati sebagai jalan melepaskan daripada segala kejahatan."
3. Doa Ketiga
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فَرَجًا قَرِيبًا, وَ صَبْرًا جَمِيلًا, وَرِزْقًا وَاسْعًا، وَالْعَافِيَةَ مِنْ جَمِيعِ الْبَلَاءِ, وَأَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَ أَسْأَلُكَ دَوَامَ الْعَافِيَةِ, وَأَسْأَلُكَ الشَّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ, وَأَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ, وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
Allahumma inni as-aluka farojan qoriban, wasobron jamilan, warizqon waasi'an, wal'afiata min jami'il bala, wa-as-aluka tamamal 'afiah, wa-as-aluka dawamal 'afiah, wa-as-alukas syukro 'alal 'afiah, wa-as-alukal gina 'aninnaasi, wala haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil adziim.
Artinya: "Wahai Tuhanku, aku memohon kelapangan yang cepat, rezeki yang luas dan keterjagaan dari semua bala, dan aku memohon kepada Engkau kesempurnaan nikmat,dan aku mohon kekekalan nikmat, dan aku mohon kepada-Mu kesyukuran atas afiat yang Engkau limpahkan,dan aku mohon kepada Engkau Kecukupan dari manusia. Tidak ada daya dan upaya melainkan dengan kekuatan Allah yang Maha Agung."
4. Doa Keempat
Adapun doa berikut dikutip dari buku Kitab Munajatun Nisa: Doa-Doa Mustajab Khusus Wanita oleh Puspa Swara.
اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا.
Allahumma La Sahla Illa Ma Ja'altahu Sahlan Wa Anta Tajalul Hazna Idza Syi'ta Sahlan.
"Ya Allah, tiada urusan yang mudah, kecuali Engkau mudahkan dan Engkau jadikan kesulitan itu mudah, jika Engkau menghendaki."
5. Doa Kelima
Mengutip buku Jalan Menuju Hidup Berkah karya Muhammad Suhud, terdapat dua doa dipermudah urusan. Salah satunya disebut juga doa ashabul kahfi karena berasal dari Surah Al-Kahfi ayat 10.
إذ أوى الفنية إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا عَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أمْرِنَا رَشَدًا
Artinya: "(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)".
6. Doa Keenam
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْتُ، وَأَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طرفة عين أَبَدًا
Ya hayyu ya qayyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya'nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata 'ainin abadan
Artinya: "Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Maha Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekalipun sekejap mata mendapat pertolongan dari-Mu selamanya."
