Tidur merupakan salah satu nikmat dan karunia yang diberikan Allah SWT kepada setiap makhluk-Nya. Tidur bukan sekadar pemenuh kebutuhan fisik, melainkan tanda kekuasaan Sang Khalik agar manusia bisa kembali menyegarkan tubuh untuk beraktivitas.
Terkait hal ini, Allah SWT berfirman dalam Surah Ar-Rum ayat 23 mengenai tanda kekuasaan-Nya melalui tidur:
وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan."
Sebagai bentuk rasa syukur atas kesempatan bernapas dan terbangun kembali, umat Islam dianjurkan untuk memanjatkan doa. Perintah untuk selalu berdoa ini juga ditegaskan Allah SWT dalam Surah Ghafir ayat 60:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ
Artinya: "Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.'"
Bacaan Doa Bangun Tidur
Terdapat dua versi bacaan doa bangun tidur pendek yang dapat dipraktikkan umat Islam dalam kehidupan sehari-hari:
1. Doa Bangun Tidur Versi Pertama
Mengutip buku Amalan Shalih dari Bangun Tidur hingga Menjelang Tidur karya Bagus Eko Dono, berikut lafal doa bangun tidur yang umum dibaca:
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ
Latin: Alhamdullillahilladzi ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur.
Artinya: "Segala puji bagi Allah, yang telah membangunkan kami setelah menidurkan kami, dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan." (HR Bukhari)
2. Doa Bangun Tidur Versi Kedua
Selain itu, terdapat bacaan doa versi lain sebagaimana dikutip dari buku Doa dan Zikir Mustajab: Dibaca Sehari-hari Sepanjang Masa tulisan Wijayanti. Doa ini sangat dianjurkan dibaca ketika seseorang terbangun akibat mengalami mimpi buruk:
أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ
Latin: Allaahumma innii a-'uudzu bika min 'amalisy syaithaani wa sayyiaatil ahlaami.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan keburukan mimpi."
Adab Bangun Tidur
Berdasarkan sumber yang sama, memanjatkan doa hanyalah salah satu bagian dari rangkaian etika beribadah di pagi hari. Terdapat sejumlah adab penting yang disunnahkan bagi setiap muslim saat baru terjaga dari tidurnya:
Membaca Istighfar
Ucapkan istighfar sebanyak tiga kali sebagai penyuci jiwa di awal hari.
Membaca Kalimat Syahadat
Memperbarui keimanan saat mengawali pagi.
Membaca Doa Bangun Tidur
Mengamalkan salah satu doa di atas sebagai ungkapan syukur.
Menjaga Kebersihan Tangan dan Mata
Hindari mengusap mata secara langsung dengan tangan yang belum dicuci guna mencegah timbulnya iritasi, rasa gatal, atau penyakit mata.
Segera Bangun
Hindari sikap bermalas-malasan atau menunda waktu untuk beranjak dari tempat tidur.
Menunaikan Salat Subuh
Segera mengambil air wudhu untuk melaksanakan salat Subuh tepat pada waktunya.
Merapikan Kamar
Merapikan tempat tidur serta menjaga kebersihan area kamar agar tetap nyaman dan higienis.
Mengamalkan doa beserta adab-adab tersebut tidak hanya menambah pahala, tetapi juga melatih kedisiplinan serta menjaga kesehatan fisik dan spiritual seorang muslim dalam mengawali harinya.

Komentar Terbanyak
Ramai Isu Larangan Hijab di Unhan, Ini Klarifikasi Kemhan
Makna Gunung Meletus dalam Islam, Benarkah Tanda Murka Allah?
Mengapa Mayoritas Penduduk Indonesia Beragama Islam?