Apakah Doa Tayamum Sama dengan Doa Setelah Wudhu?

Apakah Doa Tayamum Sama dengan Doa Setelah Wudhu?

Hanif Hawari - detikHikmah
Selasa, 14 Jul 2026 05:45 WIB
A sportsman chalks his hands in front of a black background
Ilustrasi tayamum (Foto: Getty Images/iStockphoto/Kolbz)
Jakarta -

Dalam syariat Islam, bersuci merupakan syarat mutlak sebelum seorang hamba melaksanakan ibadah salat. Ketika air melimpah, wudhu dan mandi wajib menjadi opsi utama.

Namun, Islam adalah agama yang penuh dengan kemudahan. Saat kondisi tidak memungkinkan untuk menggunakan air, hadirlah tayamum sebagai solusi pengganti yang sah.

Namun, apakah doa tayamum sama dengan doa setelah wudhu? Ini jawabannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengertian Tayamum

Secara etimologi atau bahasa, kata tayamum menitikberatkan pada arti "bermaksud" atau "menuju". Sementara itu, jika ditinjau secara terminologi fikih, tayamum didefinisikan sebagai aktivitas menyapu atau mengusap bagian wajah serta kedua belah tangan.

ADVERTISEMENT

Ritual ini wajib dilandasi dengan niat yang tulus, menggunakan media debu yang suci bersih, serta diaplikasikan berdasarkan prosedur atau tata cara spesifik. Definisi ini secara gamblang dipaparkan oleh Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi di dalam buku karyanya yang berjudul Fikih Empat Madzhab Jilid 1.

Sebagai salah satu bentuk rukhsah (keringanan) dari Allah SWT, tayamum memiliki landasan teologis yang sangat kuat di dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman dalam surah Al-Maidah ayat 6:

وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّن ḥaraj

Artinya: "Jika kamu sakit, dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air (kakus), atau menyentuh perempuan, lalu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan bagimu sedikit pun kesulitan,"

Apakah Doa Tayamum Sama dengan Doa Wudhu?

Apabila merujuk pada teks doa setelah bersuci, doa tayamum memiliki kemiripan yang sangat mendasar dengan doa setelah wudhu, yakni diawali dengan ikrar kalimat syahadat serta permohonan agar dijadikan golongan orang-orang yang gemar bertobat dan menyucikan diri.

Akan tetapi, pada doa tayamum terdapat kalimat pelengkap berupa doa kafaratul majlis di bagian akhir kalimatnya. Doa tayamum ini dibaca secara khusyuk tepat setelah seluruh prosesi bersuci selesai ditunaikan. Berikut adalah teks lengkapnya:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Arab latin: Asyhadu an laa Ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu. Wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluhu. Allahummaj'alni minat tawwaabiina, waj'alni minal mutathahhirina, waj'alni min 'ibaadikas shalihiina. Subhanaka allahumma wa bihamdika astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Artinya: "Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertobat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Maha Suci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertaubat pada-Mu,"

Sedangkan bacaan doa setelah wudhu adalah sebagai berikut:

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Arab latin: Asyhadu allaa ilaahah illallaah wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhuu wa rasuuluh. Allaahummaj'alnii minat tawwaabiina waj'alnii minal mutathahhiriina, waj'alnii min 'ibadikash shaalihiin.

Artinya: "Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shalih."



(hnh/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads