Makam Imam Reza di Kota Mashhad, Iran, merupakan salah satu situs keagamaan penting dalam tradisi Islam Syiah. Di sinilah jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dimakamkan.
Kompleks Makam Imam Reza ini menjadi tujuan jutaan peziarah dari berbagai negara setiap tahunnya dan dikenal sebagai salah satu kawasan religi terbesar di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru-baru ini, nama Makam Imam Reza kembali menjadi perhatian publik setelah menjadi lokasi pemakaman sejumlah tokoh penting Iran. Ali Khamenei dimakamkan di area ini. Prosesi berlangsung di aula shalat Dar Al-Dhikr di kompleks Makam Imam Reza pada Kamis (9/7/2026) malam waktu setempat.
Selain memiliki nilai spiritual yang tinggi, kompleks ini juga menyimpan sejarah panjang, arsitektur megah, serta berbagai fasilitas keagamaan dan pendidikan.
Berikut sejumlah fakta menarik tentang Makam Imam Reza.
Fakta Makam Imam Reza
1. Awal Mula Berdirinya Makam Imam Reza di Mashhad
Kota Mashhad berawal dari lokasi pemakaman Ali bin Musa al-Ridha (Imam Reza), imam kedelapan dalam tradisi Syiah Dua Belas Imam. Imam Reza lahir di Madinah pada tahun 765 M dan menghabiskan tahun-tahun terakhir kehidupannya di wilayah Khorasan, yang kini meliputi sebagian Iran timur laut, Afghanistan barat, dan Turkmenistan.
Menurut sumber-sumber Syiah, Imam Reza wafat pada tahun 818 M setelah diracun oleh Khalifah Abbasiyah Al-Ma'mun di Kota Tus. Ia kemudian dimakamkan di samping makam Khalifah Harun al-Rashid. Sejak saat itu, lokasi tersebut dikenal sebagai "Mashhad al-Ridha", yang berarti "tempat syahidnya Al-Ridha". Imam Reza juga menjadi satu-satunya imam Syiah yang dimakamkan di wilayah yang kini menjadi Republik Islam Iran.
Tidak lama setelah wafatnya Imam Reza, umat Islam dari berbagai daerah mulai berdatangan untuk berziarah ke makamnya. Seiring meningkatnya jumlah peziarah, kawasan tersebut berkembang menjadi pusat spiritual. Beberapa dekade kemudian, sebuah kubah dibangun di atas makam sebagai penanda tempat suci.
2. Salah Satu Tempat Paling Suci bagi Umat Syiah
Bagi umat Islam Syiah, Makam Imam Reza merupakan salah satu tempat paling suci setelah Makkah, Madinah, Najaf, dan Karbala.
Setiap tahun, kompleks ini dikunjungi sekitar 25 hingga 30 juta peziarah dari berbagai negara. Jumlah tersebut menjadikannya salah satu lokasi ziarah Islam dengan jumlah pengunjung terbanyak di dunia.
3. Memiliki Kompleks yang Sangat Luas
Makam Imam Reza bukan hanya sebuah bangunan makam, melainkan sebuah kompleks keagamaan yang sangat besar.
Kompleks ini mencakup area sekitar 1,2 juta meter persegi, sehingga termasuk salah satu kompleks masjid terbesar di dunia. Di dalamnya terdapat halaman-halaman luas, ruang salat, museum, perpustakaan, sekolah keagamaan, hingga berbagai fasilitas pelayanan bagi para peziarah.
4. Ikon Kubah Emas yang Mendunia
Salah satu ciri khas Makam Imam Reza adalah kubah emas besar yang menjadi ikon Kota Mashhad.
Selain kubah berlapis emas, kompleks ini juga memiliki sejumlah menara tinggi, gerbang monumental, kaligrafi indah, mosaik keramik, serta dekorasi cermin yang menjadi contoh arsitektur Islam Persia dari berbagai periode sejarah, termasuk era Timurid, Safawi, dan Qajar.
5. Dibangun dan Berkembang Selama Berabad-abad
Awalnya, lokasi tersebut hanyalah sebuah makam sederhana tempat Imam Reza dimakamkan pada tahun 818 M.
Seiring berjalannya waktu, berbagai dinasti yang pernah berkuasa di Persia terus memperluas dan memperindah kompleks tersebut hingga menjadi salah satu pusat peradaban Islam yang megah seperti sekarang.
Perkembangan itu berlangsung selama lebih dari seribu tahun dan menjadikan Makam Imam Reza sebagai salah satu warisan sejarah paling penting di Iran.
Selain sebagai tujuan ziarah, Makam Imam Reza juga berfungsi sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan kebudayaan Islam.
Di dalam kompleks terdapat museum yang menyimpan manuskrip kuno, karya seni Islam, karpet bersejarah, hingga koleksi benda-benda wakaf yang telah dikumpulkan selama berabad-abad. Perpustakaan di kompleks tersebut juga dikenal sebagai salah satu perpustakaan Islam terbesar di kawasan Timur Tengah.

Komentar Terbanyak
Kutip Al-Qur'an dalam Khotbah, Masjid di Paris Ditutup 6 Bulan
Islam Masuk Nusantara Ketika Nabi Muhammad Masih Hidup
Viral Challenge Hafalan Al-Qur'an Hadiah Miras, MC Minta Maaf-Penyelenggara Marah