- Kumpulan Doa Berangkat Haji 1. Doa Menitipkan Keluarga yang Ditinggalkan 2. Doa Melepas Keberangkatan Haji 3. Doa untuk Orang yang Pergi Haji agar Mabrur
- Kumpulan Doa untuk Perjalanan Jemaah Haji 1. Doa Sebelum Keluar Rumah 2. Doa Keluar Rumah 3. Doa saat Duduk di Pesawat 4. Doa Ketika Pesawat Mulai Berjalan 5. Doa Ketika Hampir Sampai Tujuan 6. Doa Ketika Tiba di Tempat Tujuan
Melepas keluarga atau kerabat berangkat haji bukan sekadar melambaikan tangan saja, melainkan menitipkan orang tercinta ke dalam lindungan Allah SWT melalui untaian doa.
Terlebih lagi, cita-cita setiap jemaah adalah pulang dengan membawa predikat haji mabrur. Oleh karena itu, dukungan doa dari keluarga menjadi hal yang sangat berarti.
Lantas, bagaimana bacaan doa saat melepas keberangkatan haji agar selamat sampai tujuan? Apa saja rangkaian doa perjalanan mulai dari keluar rumah hingga mendarat di tanah haram?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kumpulan Doa Berangkat Haji
Dikutip dari Kitab Doa Harian Rasulullah karya A.R. Shohibul Ulum, berikut kumpulan doa yang berkaitan dengan keberangkatan ibadah haji:
1. Doa Menitipkan Keluarga yang Ditinggalkan
أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِي لَا تَضِيعُ وَدَائِعُهُ
Astawdi'ukallahal-ladzii laa tadhi'u wa daa-i'uh
Artinya: "Aku menitipkan kalian pada Allah yang tidak mungkin menyia-nyiakan titipannya)." (HR Ibnu Majah dan Ahmad)
2. Doa Melepas Keberangkatan Haji
أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Astawdi'ullaha diinaka, wa amaanataka, wa khawaat-iima 'amalik.
Artinya: "Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah." (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad)
Umat Islam juga dapat membaca doa berikut untuk orang yang berangkat haji:
زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ, وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Zawwadakallaahut taqwa wa ghafara dzanbaka wa yassara lakal khaira hay-tsuma kunta.
Artinya: "Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosa-dosamu, dan memudahkanmu di mana saja engkau berada." (HR At-Tirmidzi)
3. Doa untuk Orang yang Pergi Haji agar Mabrur
Selain doa untuk memohon keselamatan, umat islam juga dapat membaca doa agar orang yang pergi haji meraih predikat mabrur. Dinukil dari buku Untaian Mutiara Doa Solusi Problematika Umat karya Ali Manshur, berikut bacaan doanya:
اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا حَاجًا مَبْرُوْرًا وَ ذَنْبًا مَغْفُوْرًا
Allahummaj'alha hajjan mabruran wa dzanban maghfuran.
Artinya: Ya Allah, jadikanlah ia (ibadah) sebagai ibadah haji yang mabrur dan dosa yang diampuni.
Kumpulan Doa untuk Perjalanan Jemaah Haji
Dirangkum dari Buku Doa & Dzikir Haji dan Umrah terbitan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, berikut kumpulan doa dalam perjalanan keberangkatan jemaah haji, agar selamat sampai tujuan:
1. Doa Sebelum Keluar Rumah
الْحَمْدُ للهِ الَّذِي هَدَانِي بِالْإِسْلَامِ وَأَرْشَدَنِي إِلَى أَدَاءِ مَنَاسِكِيْ حَاجًا بِبَيْتِهِ وَمُعْتَمِرًا بِمَشَاعِرِهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى النَّبِيِّ الْأُمِّي وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ اللَّهُمَّ بِكَ انْتَشَرْتُ وَإِلَيْكَ تَوَكَّمْتُ وَبِكَ اعْتَصَمْتُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ ثقتي ورجائي، اللَّهُمَّ فَاكْفِنِي مَا هَمَّنِي وَمَا لَا أَهْتَمُ لَهُ اللَّهُمَّ زَوَّدْنِي التَّقْوَى، وَاغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَوَجَمْنِي لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا تَوَجَّهْتُ
Alḥamdu lillāhillażī hadānī bil-islāmi wa arsyadanī ilā adā'i manāsikī ḥājjan bibaitihī wa mu'tamiran bimasya'īrih. Allāhumma ṣalli 'alan-nabiyyil-ummiyyi wa 'alā ālihī wa aṣḥābihī ajma'īn. Allāhumma bika-ntasyartu wa ilaika tawakkaltu wa bika'taṣamtu. Allāhumma anta tsiqatī wa rajā'ī. Allāhumma fakfinī mā hammanī wa mā lā ahtammu lah. Allāhumma zawwidnit-taqwā, waghfir lī dzanbī wa wajjihnī lil-khairi ainamā tawajjahtu.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepadaku dengan Islam dan memberi bimbingan kepadaku untuk menunaikan manasik hajiku di rumah-Nya dan mengerjakan umrah di tempat lambang-lambang (masya'ir) keagungan-Nya. Ya Allah, berilah salawat atas Nabi yang tidak bisa baca dan tulis (ummi) beserta keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah, bersama-Mu bertebaran, kepada-Mu aku aku menghadap dan dengan-Mu aku berpegang teguh. Ya Allah, Engkau kepercayaanku dan harapanku, maka Ya Allah lindungilah aku dari sesuatu yang menyusahkan dan sesuatu yang tidak aku perlukan. Ya Allah, bekalilah aku dengan takwa dan ampunilah dosaku serta hadapkanlah wajahku pada hal-hal yang baik kemanapun aku menghadapkan." (HR Ibnu Sinni)
2. Doa Keluar Rumah
بِسْمِ اللهِ آمَنْتُ بِاللهِ ، بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّمْتُ اللَّهِ ، بِسْمِ اللَّهِ اعْتَصَمْتُ بِاللهِ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيم
Bismillāhi āmantu billāh, bismillāhi tawakkaltu billāh, bismillāhi-ta'taṣamtu billāh, bismillāhi tawakkaltu 'alallāh, wa lā ḥaula wa lā quwwata illā billāhil-'aliyyil-'aẓīm.
Artinya: "Dengan nama Allah aku beriman kepada Allah. Dengan nama Allah aku hadapkan diriku kepada Allah. Dengan nama Allah aku berlindung kepada Allah. Dengan nama Allah aku berserah diri kepada Allah, tiada daya upaya dan tiada kekuatan melainkan atas izin Allah yang Maha Luhur lagi Maha Agung." (HR Abu Daud)
3. Doa saat Duduk di Pesawat
بِسْمِ اللهِ الْمَالِكِ الرَّحْمَنِ. وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمْوَاتُ مَطْوِيتُ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ بِسْمِ اللَّهِ مَجْزِيهَا وَمُرْسَهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
Bismillāhil-mālikir-raḥmān. Wa mā qadarullāha ḥaqqa qadrihī wal-arḍu jamī'an qabḍatuhū yaumal-qiyāmah, was-samāwātu maṭwiyyātun biyamīnih, subḥānahū wa ta'ālā 'ammā yusyrikūn. Bismillāhi majraiha wa mursāhā, inna rabbī laghafūrur-raḥīm.
Artinya: "Dengan Nama Allah Yang Maha Penguasa lagi Maha Pengasih. Tiada mengagungkan Allah sebagaimana mestinya, padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan kekuasaan-Nya. Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. Dengan Nama Allah di waktu berangkat dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhan-ku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (HR At-Thabrani)
4. Doa Ketika Pesawat Mulai Berjalan
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ. سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هُذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا البِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ العَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هُذَا وَأَطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالخَلِيفَةُ فِي الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَابَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ وَالْوَلَدِ
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Subḥānal-ladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn. Allāhumma innā nas'aluka fī safarinā hādzal-birra wat-taqwā wa minal-'amali mā tarḍā. Allāhumma hawwin 'alainā safaranā hādzā waṭwi 'annā bu'dah. Allāhumma antas-ṣāḥibu fis-safari wal-khalīfatu fil-ahl. Allāhumma innī a'ūdzu bika min wa'tsā'is-safari, wa kā'abatil-manẓari, wa sū'il-munqalabi fil-māli wal-ahli wal-walad.
Artinya: "Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Allah Yang telah menggerakkan untuk kami kendaraan ini padahal kami tiada kuasa menggerakkannya. Dan sesungguh-nya kepada Tuhan, kami pasti akan kembali. Ya Allah, kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan ini kebaikan dan takwa serta amal perbuatan yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini dan dekatkan-lah jaraknya bagi kami. Ya Allah, Engkaulah teman dalam bepergian dan pelindung terhadap keluarga yang ditinggalkan. Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan, dan kepulangan yang menyusahkan dalam harta benda, keluarga, dan anak." (HR Muslim)
5. Doa Ketika Hampir Sampai Tujuan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ هَذِهِ الْأَرْضِ وَخَيْرِمَا جُمِعَتْ فِيهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جُمِعَتْ فِيهَا اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا حِمَاهَا، وَأَعِذْنَا مِنْ وَبَاهَا، وَحَبِبْنَا إِلَى أَهْلِهَا، وَحَبِّبْ صَالِحِي أَهْلِهَا إِلَيْنَا.
Allāhumma innī as'aluka min khairi hādzihil-arḍi wa khairi mā jumi'at fīhā, wa a'ūdzu bika min syarrihā wa syarri mā jumi'at fīhā. Allāhummar-zuqnā ḥimāhā, wa a'idznā min wabāhā, wa ḥabbibnā ilā ahlihā, wa ḥabbib ṣāliḥī ahlihā ilainā.
Artinya: "Ya Allah, aku mohon yang terbaik dari bumi ini dan segala kebaikan yang terhimpun di dalamnya dan aku berlindung kepada-Mu dari dan segala keburukannya keburukan yang terhimpun di dalamnya. Ya Allah, berilah kami perlindungan, dan lindungilah kami dari wabahnya, buatlah kami dapat menyintai penduduknya dan penduduknya yang salah mencintai kami." (HR Ibnu Sinni)
6. Doa Ketika Tiba di Tempat Tujuan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَمَا فِيهَا وَخَيْرَمَا أَرْسَلْتَ بِهِ أَهْلِهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ
Allāhumma innī as'aluka khairahā wa khaira mā fīhā wa khaira mā arsalta bihī ahlihā, wa a'ūdzu bika min syarrihā wa syarri ahlihā wa syarri mā fīhā wa syarri mā arsalta bihī.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon pada-Mu kebaikan negeri ini dan kebaikan penduduknya serta kebaikan yang ada di dalamnya. Dan aku berlindung pada-Mu dari kejahatan negeri ini dan kejahatan penduduknya."
(lus/lus)












































Komentar Terbanyak
Apakah Haji Bisa Tidak Mabrur? Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan Jemaah
Pendapat Hukum Austria Sebut Larangan Jilbab Tak Sesuai dengan Konstitusi
Nabung 21 Tahun Mulai Rp 10 Ribu, Penjual Es Keliling Akhirnya Naik Haji