Bagi umat Islam yang ingin menutup malam dengan penuh keberkahan, memanjatkan doa setelah sholat Witir menjadi momen mustajab untuk memohon ampunan dan perlindungan dari api neraka.
Lantas, bagaimana bacaan doa setelah sholat witir 1 rakaat yang lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya? Simak panduan lengkapnya beserta tata cara dan keutamaannya berikut ini.
Bacaan Doa Setelah Sholat Witir 1 Rakaat
Dinukil dari buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa oleh Ustadz Ali Amrin Al-Qurawy, berikut bacaan doa yang dapat umat Islam amalkan setelah selesai sholat witir:
Pertama, umat Islam dapat membaca doa berikut sebanyak 3 kali, untuk memohon ampun kepada Allah SWT:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allaahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii.
Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Tuhan yang memberi ampun, dan Engkaulah Tuhan yang suka memberikan ampunan. Karena itu, ampunilah diriku."
Lalu, dilanjut dengan membaca doa berikut sebanyak 3 kali:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ
Allaahumma innaa nas-aluka ridhaaka wal jannata wa na'uudzubika min sakhathika wan naar.
Artinya: "Ya Allah, mohon keridhaan-Mu dan surga-Mu, serta hindarkanlah dari kemurkaan-Mu dan dari api neraka."
Kemudian, ditutup dengan membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِمَانًا دَائِمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاسِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنَا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِينًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ. اللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا يَا اللَّهُ يَا اللَّهُ يَا اللَّهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Allaahumma innaa nas-aluka imaanan daa-imaa, wa nas-aluka qalban khaasyi'aa, wa nas-aluka 'ilman naafi'aa, wa nas-aluka yaqiinan shaadiqaa, wa nas-aluka 'amalan shaalihaa, wa nas-aluka diinan qayyimaa, wa nas-aluka khairan katsiiraa, wa nas-alukal 'afwa wal 'aafiyah, wa nas-aluka tamaamal 'aafiyah, wa nas-alukasy syukra 'alal 'aafiyah, wa nas-alukal ghinaa-a 'anin naas. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa wa shiyaamanaa wa qiyaamanaa wa takhasysyu'anaa wa tadharru'anaa wa ta'abbudanaa wa tammim taqshiiranaa ya allah ya allah ya allah ya arhamar raahiimiin. Wa shallallaahu 'alaa khairi khalqihii muhammadiw wa 'alaa aalihii wa shahbihii ajma'iin, wal hamdu lillaahi rabbil 'aalamiin.
Artinya: "Ya Allah, kami mohon kepada-Mu diberikan iman yang langgeng. Kami mohon kepada-Mu hati yang khusyuk. Kami mohon kepada-Mu diberikan ilmu yang bermanfaat. Kami mohon kepada-Mu ditetapkannya keyakinan yang benar. Kami mohon kepada-Mu kemudahan beramal shalih. Kami mohon kepada-Mu tetap dalam Islam. Kami mohon kepada-Mu kebaikan yang berlimpah ruah. kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan. Kami mohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna. Kami mohon kepada-Mu untuk bersyukur atas kesehatan kami. Dan, kami mohon kepada-Mu hidup berkecukupan. Ya Allah, ya Tuhan kami, terimalah shalat kami, puasa kami, ruku' kami, khusyuk kami, dan pengabdian kami, serta sempurnakanlah semua yang kami lakukan selama shalat; ya Allah, ya Allah, ya Allah, Dzat Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Semoga Allah memberi kesejahteraan atas sebaik-baik makhluk-Nya, yaitu Nabi Muhammad, juga atas keluarga dan semua sahabatnya. Dan, segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam."
Tata Cara Sholat Witir 1 Rakaat
Berikut tata cara sholat witir 1 rakaat, sebagaimana dikutip dari buku UMRAH: Panduan Ibadah Umrah Praktis Lahir Batin karya Ahmad Alawiy dkk:
1. Membaca niat sholat witir 1 rakaat
2. Takbiratul ihram
3. Membaca surah Al-Fatihah dan surah Al-A'laa
4. Rukuk
5. I'tidal
6. Sujud pertama
7. Duduk diantara dua sujud
8. Sujud kedua
9. Duduk tasyahud akhir
10. Ditutup dengan salam
Bacaan Niat Sholat Witir 1 Rakaat
Dinukil dari buku Rahasia Jalur Langit: Jalan Cepat Menuju Sukses karya Fitri Anggraini, berikut bacaan niat sholat witir 1 rakaat:
Bacaan niat menjadi makmum:
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal witri rakatan mustaqbilal qiblati adaan ma'muuman lillahi ta'aala.
Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan sholat sunnah witir, satu rakaat dengan menghadap kiblat, makmum, karena Allah Ta'ala."
Bacaan niat menjadi imam:
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal witri rakatan mustaqbilal qiblati adaan imaaman lillahi ta'aala.
Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan sholat sunnah witir, satu rakaat dengan menghadap kiblat, imam, karena Allah Ta'ala."
Keutamaan Sholat Witir
Masih merujuk pada sumber sebelumnya, berikut keutamaan sholat witir menurut hadits:
1. Lebih Baik dari Sesuatu yang Mahal dan Berharga
Keutamaan sholat witir yang pertama ialah lebih baik dari sesuatu yang mahal dan berharga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits:
"Sesungguhnya Allah telah mewajibkan bagi kalian sebuah sholat yang dia lebih baik bagi kalian daripada unta merah yaitu sholat witir, dan telah menjadikannya berada di antara sholat Isya hingga terbit fajar." (HR Abu Daud)
2. Menjadi Ibadah Sholat Tambahan
Keutamaan yang berikutnya ialah, menjadi pahala ibadah sholat tambahan bagi yang mengerjakannya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
"Sesungguhnya Allah SWT. telah memberi kalian tambahan sholat, yaitu sholat witir, maka sholat witirlah kalian antara waktu sholat Isya hingga sholat Subuh." (HR Ahmad)
3. Disaksikan oleh para Malaikat
Sholat witir menjadi sholat sunnah yang disaksikan langsung oleh para malaikat. Mengenai hal ini, dijelaskan dalam sebuah riwayat dari Jabir RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang merasa tidak akan sanggup bangun pada akhir malam, hendaklah ia menyegerakan sholat witir pada permulaan malam, siapa yang merasa sanggup bangun pada akhir malam, berwitir lah pada akhir malam, karena sholat pada akhir malam itu dihadiri (para malaikat), dan itulah yang paling utama." (HR Muslim)
4. Dicintai oleh Allah SWT
Dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata, "Sesungguhnya sholat witir itu bukanlah kewajiban, sebagaimana sholat fardhu yang lain. Tetapi, Rasul memang melakukan sholat witir, dan pernah bersabda, 'Wahai Ahli Quran, sholat witirlah, karena Allah itu witir (ganjil), menyukai sholat witir (yang dilakukan dengan jumlah ganjil)." (HR At-Tirmidzi)
5. Sholat yang Dilakukan Rasulullah SAW setiap Malam
Rasulullah SAW selalu mengerjakan sholat witir dan tidak pernah meninggalkannya. Dalam sebuah hadits dari Aisyah RA, ia menjelaskan:
"Darı setiap malam, Nabi Muhammad SAW., pernah mengerjakan sholat witir pada permulaan malam, pertengahannya dan akhirannya, dan berakhir pada waktu Subuh." (HR Bukhari dan Muslim)
Wallahu a'lam.
Simak Video "Waktu, Tempat dan Cara yang Mustajab untuk Berdoa"
(lus/lus)