Sholat witir merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan, terutama sebagai penutup sholat malam. Ibadah ini memiliki keutamaan tersendiri dan bisa dilaksanakan dengan jumlah rakaat ganjil.
Bagi umat Islam yang ingin mengamalkannya, berikut ini adalah bacaan niat sholat witir 1, 2, dan 3 rakaat lengkap dengan tulisan Arab, latin, serta artinya.
Pengertian dan Jumlah Rakaat Sholat Witir
Sholat witir merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan, terutama sebagai penutup sholat malam. Dalam Buku Pintar Shalat oleh M. Khalilurrahman dijelaskan bahwa witir berarti ganjil. Sholat witir adalah sholat sunnah yang jumlah rakaatnya selalu ganjil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pelaksanaannya, sholat witir dapat dikerjakan dengan jumlah rakaat 1, 3, 5, 7, 9, 11, atau 13 rakaat. Jumlah maksimalnya tidak boleh melebihi 13 rakaat.
Hal ini sesuai dengan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu 'anhu. Ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Witir itu hak seorang muslim. Maka, barang siapa yang ingin sholat witir sebanyak 5 rakaat, silakan. Barang siapa yang ingin sholat witir sebanyak 3 rakaat, silakan. Dan barang siapa yang ingin sholat witir 1 rakaat, silakan." (HR Abu Dawud no. 1422, Ibnu Majah no. 1190, dan an-Nasai no. 1710, hadits shahih).
Sholat witir biasanya ditunaikan setelah sholat Tahajud atau Tarawih. Hukumnya adalah sunnah muakad, yaitu sangat dianjurkan untuk dikerjakan, terutama di penghujung malam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Lakukanlah sholat witir sebagai penutup sholat malam kalian." (HR Bukhari, Abu Dawud, Ahmad, dan Muslim).
Waktu Melaksanakan Sholat Witir
Mengutip dari sumber yang sama, sholat Witir bisa dilaksanakan sepanjang malam, yaitu setelah sholat Isya sampai sebelum sholat Subuh. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,
"Sesungguhnya Allah telah menambahkan untuk kalian satu sholat yaitu sholat Witir, maka kerjakanlah sholat Witir antara sholat Isya hingga sholat Subuh." (HR Ahmad dari Abu Bashrah)
Niat Sholat Witir 1, 2, dan 3 Rakaat
Sebelum melaksanakan sholat witir, seorang muslim dianjurkan untuk melafalkan niat terlebih dahulu. Berikut bacaan niat sholat witir 1, 2, dan 3 rakaat yang dikutip dari buku Panduan Sholat Wajib dan Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah karya Ustadz Arif Rahman.
1. Niat Sholat Witir 1 Rakaat
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushalli sunnatal witri rak'atan mustaqbilal qiblati adā'an lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah witir satu rakaat karena Allah Ta'ala."
2. Niat Sholat Witir 2 Rakaat
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushalli sunnatal witri rak'ataini mustaqbilal qiblati adā'an lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah witir dua rakaat karena Allah Ta'ala."
3. Niat Sholat Witir 3 Rakaat
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushalli sunnatal witri tsholatsa raka'âtin mustaqbilal qiblati adâ'an lillâhi ta'âlâ
Artinya: "Aku niat sholat sunnah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Sholat Witir 3 Rakaat
Dalam pelaksanaan sholat witir tiga rakaat, terdapat dua cara yang diperbolehkan.
Pertama, dikerjakan langsung tiga rakaat sekaligus dan diakhiri dengan satu kali salam. Pada cara ini, tidak duduk tasyahud kecuali pada rakaat terakhir.
Kedua, dilakukan dengan dua rakaat terlebih dahulu lalu salam, kemudian dilanjutkan satu rakaat lagi dan ditutup dengan salam.
Adapun dalil yang menunjukkan bolehnya mengerjakan witir tiga rakaat sekaligus adalah sebagai berikut,
"Rasulullah SAW sholat witir dengan tiga rakaat yang ia tidak duduk (tasyahud) kecuali pada rakaat terakhir". (HR. Al-Baihaqi, an-Nasai, Imam Nawawi berkata dalam kitab al majmu 4/7: hadits an-Nasai dan hadits al-Baihaqi semuanya dengan isnad shahih).
Doa Setelah Sholat Witir
أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Arab latin: Allaahumma innaa nas'aluka iimaanan daa'iman. Wanas'aluka qalban khaasyi'an wanas'aluka 'ilman naafi'an. Wanas'aluka yaqiinan shaadiqan. Wanas'aluka 'amalan shaalihan. Wanas'aluka diinan qayyiman. Wanas'aluka khairan katsiiran. Wanas'alukal- 'afwa wal- 'aafiyah. Wanas'aluka tamaamal-aafiyah.
Wanas'alukasy-syukra alal-aafiyati wanas'alukal-ghinaa'a aninnaas. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhasysyu'anaa watadharuu'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaah ya allaah ya allaah ya arhamar-raahimiin.
Wa shallallaahu alaa khairi khalqihi sayyidinaa muhammadin wa alaa aalihii washahbihii ajma iina walhamdullillaahi rabbil aalaamiin.
Artinya: "Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak.
Kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan. Kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesama manusia. Ya Allah, Tuhan kami terimalah dari kami: sholat, puasa, ibadah, kekhusyukan, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami.
Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam."
Baca juga: Bacaan Sholat Tarawih dan Witir Lengkap |
(lus/lus)












































Komentar Terbanyak
Kecam Israel Atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, MUI Minta RI Ambil Langkah Diplomatik
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Desak Pemerintah Lakukan Investigasi
Alasan Babi Haram Dimakan dalam Islam Menurut Al-Qur'an