- Doa agar Tak Terlilit Utang dan Dilancarkan Rezeki 1. Doa agar Tak Terlilit Utang Versi Pertama 2. Doa agar Tak Terlilit Utang Versi Kedua 3. Doa agar Tak Terlilit Utang Versi Ketiga 4. Doa agar Tak Terlilit Utang Versi Keempat 5. Doa agar Tak Terlilit Utang Versi Kelima 6. Doa agar Mendapat Kelancaran Rezeki 7. Doa Memohon Rezeki 8. Doa agar Diberi Kemudahan dalam Mencari Rezeki
Islam memperbolehkan utang piutang dalam kehidupan sehari-hari. Utang sah-sah saja selama bertujuan memberi kemudahan bagi orang yang kesulitan.
Menurut buku Panduan Muslim Sehari-hari oleh Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El-Sutha, orang yang memberi utang juga diperbolehkan menagih harta yang dipinjam apabila sudah memasuki jatuh tempo. Kewajiban membayar utang juga dijelaskan dalam surah Al Baqarah ayat 283,
وَإِن كُنتُمْ عَلَىٰ سَفَرٍ وَلَمْ تَجِدُوا۟ كَاتِبًا فَرِهَٰنٌ مَّقْبُوضَةٌ ۖ فَإِنْ أَمِنَ بَعْضُكُم بَعْضًا فَلْيُؤَدِّ ٱلَّذِى ٱؤْتُمِنَ أَمَٰنَتَهُۥ وَلْيَتَّقِ ٱللَّهَ رَبَّهُۥ ۗ وَلَا تَكْتُمُوا۟ ٱلشَّهَٰدَةَ ۚ وَمَن يَكْتُمْهَا فَإِنَّهُۥٓ ءَاثِمٌ قَلْبُهُۥ ۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Jika kamu dalam perjalanan (dan bermuamalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang pencatat, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang (oleh yang berpiutang). Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya; dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barangsiapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
Meski demikian, muslim juga harus memperhatikan kemampuan diri saat berutang. Jangan sampai utang yang dipinjam justru membuatnya terlilit dan terjebak dalam kesulitan.
Berikut ada beberapa doa yang bisa dipanjatkan muslim agar tidak terlilit utang sekaligus diberi kelancaran rezeki.
Doa agar Tak Terlilit Utang dan Dilancarkan Rezeki
Doa agar tak terlilit utang dan dilancarkan rezeki dapat diamalkan oleh muslim. Berikut bacaannya yang dinukil dari buku Ada Orang Utang susunan Ammi Nur Baits dan buku Kumpulan Doa Pembuka Rezeki susunan Ustaz Fayumi Al-Maliki.
1. Doa agar Tak Terlilit Utang Versi Pertama
Doa agar tak terlilit utang yang pertama bisa diamalkan musim pada pagi dan sore hari. Berikut bacaannya,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan, wa a'udzu bika minal 'ajzi wal kasal, wa a'udzu bika minal jubni wal bukhl, wa a'udzu bika min ghalabatid dain wa qahrir rijal.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia."
2. Doa agar Tak Terlilit Utang Versi Kedua
Doa selanjutnya bisa diamalkan muslim untuk memohon perlindungan dari utang serta tindakan dosa. Doa ini berasal dari hadits dari Bukhari.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَالْهَرَمِ، وَالْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْغِنَى، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْفَقْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ عَنِّي خَطَايَاىَ بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّ قَلْبِي مِنَ الْخَطَايَا، كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَبَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَاىَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ
Allahumma inni A'uudzubika minal kasali wal harami wal ma'tsami wal maghrami wamin fitnatil qabri wa'adzaabil qabri wamin fitnatin naari wa'azaabin naari wamin syarri fitnatil ghina wa a'uudzubika minal fitnatil faqri wa a'uudzubika min fitnatil masiyhid dajjal, allahummaghsil 'annii khathaayaya bimaais salji walbaradi wanaqqi qalbi minal khthaayaya kamaa naqqaitats tsaubal abyadho minad danas wabaa'id baini wabaina khathaayaya kamaa baa'adta bainal masyriqi wal maghribi
Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa malas, kepikunan, kesalahan dan terlilit hutang, dan dari fitnah kubur serta siksa kubur, dan dari fitnah neraka dan siksa neraka dan dari buruknya fitnah kekayaan dan aku berlindung kepada-Mu dari buruknya fitnah kefakiran serta aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Al Masih Ad Dajjal. Ya Allah, bersihkanlah kesalahan-kesalahanku dengan air salju dan air embun, sucikanlah hatiku dari kotoran-kotoran sebagaimana Engkau menyucikan baju yang putih dari kotoran. Dan jauhkanlah antara diriku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat."
3. Doa agar Tak Terlilit Utang Versi Ketiga
Doa agar tak terlilit utang selanjutnya berasal dari kisah Ali bin Abi Thalib. Suatu ketika terdapat budak mukatab yang mendatanginya dan berkata bahwa dia tidak sanggup melunasi cicilan tanggungan utang, maka dia meminta bantuan kepada Ali.
Ali pun berkata: "Maukah kuajarkan beberapa kalimat yang pernah diajarkan Rasulullah SAW, Andaikan engkau memiliki utang sebesar gunung Tsabir, maka Allah akan membantu melunasinya. Bacalah: Allahummak finii bi balaalika...dst." (HR Ahmad dan Tarmidzi).
Berikut bacaan doa lengkapnya,
اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allahumak-finii bi halaalika 'an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika 'amman siwaak.
Artinya: "Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkan lah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selainMu."
4. Doa agar Tak Terlilit Utang Versi Keempat
Doa ini dapat diamalkan agar terbebas dari utang serta dicukupkan dan diberi kebahagiaan oleh Allah SWT. Berikut bacaannya,
اللَّهُمَّ فَالِقَ الْإِصْبَاحِ، وَجَاعِلَ اللَّيْلَ سَكَنًا، وَالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ حُسْبَانًا اقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ، وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ، وَامْتَعْنَا بِسَمْعِ وَبَصَرِنَا، وَقُوَّتِنَا فِي سَبِيلِكَ
Allaahumma faaliqol ishbaahi wa ja'ilal laili sakanan, wasy syamsi wal qamari husbaanan iqdhii annad daina, wa aghnina minal faqri, wa imta'naa bisam'ii wa bashari naa, wa quwwati naa fii sabiilika.
Artinya: "Ya Allah, Zat yang menampakkan cahaya subuh, yang menjadikan malam sebagai waktu tenang, dan (yang menjadikan) matahari dan rembulan berjalan dengan hitungan tertentu, bebaskanlah utang dari diriku, cukupkanlah aku dari kemelaratan, dan bahagiakan aku dengan pendengaranku, pandanganku, dan kekuatanku dalam jalan-Mu."
5. Doa agar Tak Terlilit Utang Versi Kelima
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ
Allahuma innii a'uudzubika minal ma'tsami wal maghram
Artinya: Ya Allah aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan terlilit hutang.
6. Doa agar Mendapat Kelancaran Rezeki
اللهم رَبَّنَآ اَنْزِلْ عَلَيْنَا مَاۤىِٕدَةً مِّنَ السَّمَاۤءِ تَكُوْنُ لَنَا عِيْدًا لِّاَوَّلِنَا وَاٰخِرِنَا وَاٰيَةً مِّنْكَ وَارْزُقْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ
Allaahumma rabbanaa anzil 'alainaa maa'idatam minas samaa'i takunu lana 'iidal li'awwalinaa wa aakhirinaa wa aayatam mingka warzuqnaa wa anta khairur raaziqiin.
Artinya: "Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami maupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau, berilah kami rezeki dan Engkaulah sebaik-baiknya pemberi rezeki."
7. Doa Memohon Rezeki
اللَّهُمَّ إِنِّي ضَعِيفٌ فَقُونِي وَإِنِّي ذَلِيْلٌ فَاعِزَّنِي وَإِنِّي فَقِيْرٌ فَاغْنِنِي يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Allaaahumma innnii dha'iifun faqaawwinii wa innnii dhaliilun fa'izzanii wa innnii faqiiirun faghniinii ya arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku ini lemah maka berilah kekuatan, sesungguhnya aku ini hina maka hendaklah Engkau memuliakan, dan sesungguhnya aku ini miskin maka berilah kekayaan, wahai Dzat yang Maha penyayang."
8. Doa agar Diberi Kemudahan dalam Mencari Rezeki
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعْبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَا نَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Allaaahumma innni as'aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi'an thayyiban min ghairi ta'bin wa laa masyaqqatin wa laa dhairin wa laa nashabin innaka 'alaa kulli syai'in qadiir.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar melimpahkan rezeki untukku berupa rezeki yang halal, luas, dan tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan dan tanpa meletihkan dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu."
(aeb/inf)












































Komentar Terbanyak
Israel Serang Gaza dengan Senjata Pemusnah Tubuh, MUI Pertanyakan Peran Board of Peace
Perkiraan 1 Ramadan 2026: Pemerintah, BRIN, Muhammadiyah dan NU
Hilal Tak Terlihat di RI, Awal Puasa Ramadan 2026 Tak Serentak