Setelah satu bulan penuh melaksanakan ibadah puasa Ramadan, umat Islam dilarang untuk berpuasa pada 1 Syawal atau hari raya Idul Fitri. Hal ini dijelaskan dalam hadits larangan puasa 1 Syawal bagi umat Islam.
Mengutip dari Kitab Al-Lu'Lu wal Marjan yang disusun oleh Muhammad Fu'ad Abdul Bagi, berikut hadits larangan puasa 1 Syawal:
ØŲدŲŲØĢŲ ØšŲŲ
ŲØąŲ بŲŲŲ Ø§ŲŲØŽŲØˇŲŲØ§Ø¨Ų ØąŲØļŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ: ŲŲØ°ŲاŲŲ ŲŲŲŲŲ
ŲØ§ŲŲ ŲŲŲŲ ØąŲØŗŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ
Ų ØšŲŲŲ ØĩŲŲŲØ§Ų
ŲŲŲŲ
ŲØ§: ŲŲŲŲŲ
Ų ŲŲØˇŲØąŲŲŲŲ
Ų Ų
ŲŲŲ ØĩŲŲŲØ§Ų
ŲŲŲŲ
Ų ŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲŲ
Ų Ø§ŲØĸØŽŲØąŲ ØĒŲØŖŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ų
ŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲŲ
Ų ØŖØŽØąØŦŲ Ø§ŲØ¨ØŽØ§ØąŲ ŲŲ: ÛŗÛ° ŲØĒØ§Ø¨ Ø§ŲØĩŲŲ
: ŲĻŲĻ Ø¨Ø§Ø¨ ØĩŲŲ
ŲŲŲ
اŲŲØˇØą
Artinya: "Umar bin Khattab RA berkata: "Pada kedua hari ini Nabi SAW telah melarang orang berpuasa, yaitu pada hari raya Idul Fitri sesudah Ramadan dan hari raya Idul Adha sesudah wuquf di Arafah." (HR Bukhari, Kitab ke-30, Kitab Shaum bab ke-66, bab shaum di hari fitri)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ØŲدŲŲØĢŲ ØŖŲØ¨ŲŲ ØŗŲØšŲŲØ¯Ų اŲŲØŽŲØ¯ŲØąŲŲŲŲ ØąŲØļŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲŲŲŲ ØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ
Ų ŲŲØ§ŲŲ: ŲŲŲŲØ§ ØĩŲŲŲŲ
Ų ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ
ŲŲŲŲŲ : اŲŲŲŲØˇŲØąŲ ŲŲØ§ŲØŖŲØļŲØŲ ØŖØŽØąØŦŲ Ø§ŲØ¨ØŽØ§ØąŲ ŲŲ: ŲĸŲ ŲØĒØ§Ø¨ ŲØļŲ Ø§ŲØĩŲØ§ØŠ ŲŲ Ų
ØŗØŦد Ų
ŲØŠ ŲØ§ŲŲ
دŲŲØŠ : ŲĻ Ø¨Ø§Ø¨ Ų
ØŗØŦد Ø¨ÛØĒ Ø§ŲŲ
ŲØ¯Øŗ
Artinya: "Abu Sa'id Al-Khudri RA berkata: "Nabi Muhammad SAW bersabda: 'Tidak boleh berpuasa pada dua hari yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.'" (HR Bukhari, Kitab ke-20, Kitab Keutamaan Salat di Masjid Makkah dan Madinah bab ke-6, bab Masjid Baitul Maqdis)
. ØŲدŲŲØĢŲ Ø§Ø¨ŲŲŲ ØšŲŲ
ŲØąŲ ØšŲŲŲ Ø˛ŲŲŲØ§Ø¯Ų ابŲŲŲ ØŦŲØ¨ŲŲŲØąŲ ŲŲØ§ŲŲ ØŦŲØ§ØĄŲ ØąŲØŦŲŲŲ ØĨŲŲŲŲ Ø§Ø¨ŲŲŲ ØšŲŲ
ŲØąŲ ŲŲŲŲØ§ŲŲ: ØąŲØŦŲŲŲ ØĒŲØ°ŲØąŲ ØŖŲŲŲ ŲŲØĩŲŲŲ
Ų ŲŲŲŲŲ
ŲØ§ ŲŲØ§ŲŲ: ØŖŲØ¸ŲØĒŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ: Ø§ŲØŖØĢŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ
Ų ØšØ¨Ø¯ ŲŲŲŲØ§ŲŲ Ø§Ø¨ŲŲŲ ØšŲŲ
ŲØąŲ: ØŖŲŲ
ŲØąŲ اŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲŲØ§ØĄ اŲŲØ°Øą ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲŲŲŲ ØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ
ØšŲŲŲ ØĩŲŲŲ
ŲØ°Ø§ اŲŲŲŲ
ØŖØŽØąØŦŲ Ø§ŲØ¨ØŽØ§ØąŲ ŲŲ: ŲŖŲ ŲØĒØ§Ø¨ Ø§ŲØĩŲŲ
: ŲĻŲ§ باب Ø§ŲØĩŲŲ
ŲŲŲ
اŲŲØØą
Ziyad bin Jubair berkata: "Ada seorang lelaki yang datang dan bertanya kepada Ibnu Umar RA: 'Bagaimana bila seorang nadzar akan berpuasa hari senin, tiba-tiba bertepatan dengan hari raya?' Ibnu Umar RA menjawab: 'Allah menyuruh menepati janji nadzar tetapi Nabi Muhammad SAW melarang puasa pada hari raya." (HR Bukhari, Kitab ke-30, Kitab Shaum bab ke-67, bab shaum pada hari Nahr/10 Zulhijah)
Hadits larangan puasa tanggal 1 Syawal turut disebutkan dalam Kitab Tisirul-Allam Syarh Umdatul-Ahkam karya Abdullah bin Abdurrahman Alu Bassam.
ØšŲŲŲ ØŖŲØ¨ŲŲ ØšŲØ¨ŲŲŲØ¯Ų Ų ŲŲŲŲŲŲ Ø§Ø¨ŲŲŲ ØŖŲØ˛ŲŲŲØąŲ ŲŲØ§ØŗŲŲ ŲŲŲ ØŗŲØšŲØ¯Ų Ø¨ŲŲŲ ØšŲØ¨ŲŲŲØ¯ŲØ ŲŲØ§ŲŲ: Ø´ŲŲŲØ¯ŲØĒŲ Ø§ŲŲØšŲŲØ¯Ų Ų ŲØšŲ ØšŲŲ ŲØąŲ بŲŲŲ Ø§ŲŲØŽŲØˇŲŲØ§Ø¨Ų ØąŲØļŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ŲŲ: ŲŲØ°ŲاŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲØ§ŲŲ ŲŲŲŲŲ ØąŲØŗŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ØĩŲŲ Ø§ŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ Ų ØšŲŲŲ ØĩŲŲŲØ§Ų ŲŲŲ ŲØ§: ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØˇŲØąŲŲŲŲ Ų Ų ŲŲŲ ØĩŲŲŲØ§Ų ŲŲŲŲ ŲØ ŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲØĸØŽŲØąŲ اŲŲŲØ°ŲŲ ØĒŲØŖŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲŲ Ų
Artinya: "Dari Abu Ubaid, majikan Ibnu Azhar yang namanya Sa'ad bin Ubaid, dia berkata: 'Aku pernah shalat 'Id bersama Umar bin Khattab RA, lalu dia berkata, 'Ini adalah dua hari (Idul Fitri dan Idul Adha), maka Rasulullah SAW melarang puasa pada dua hari ini, yaitu hari berbuka bagi kalian dari puasa kalian dan hari yang lain ketika kalian memakan dari hean kurban kalian'"
Masih di dalam buku yang sama juga dijelaskan mengenai makna dari hadits tersebut. Bahwasanya Idul Fitri dan Idul Adha merupakan dua hari raya bagi umat Islam, yang dijadikan sebagai hari bergembira dan bersuka ria.
Para muslim melakukan kesenangan dengan saling bersilaturahmi, makan, minum, menggunakan pakaian yang bagus dan sebagainya. Diharamkannya puasa pada dua hari raya ini karena berbuka merupakan penghentian puasa.
Hal itu disamakan artinya dengan salam yang menghentikan salat. Hikmah larangan berpuasa pada dua hari raya seperti yang diisyaratkan dalam hadits tersebut ialah, bahwa pada Idul Fitri merupakan hari berakhirnya bulan Ramadan.
Sehingga perlunya perbedaan dan harus diketahui batasan puasa yang wajib, dengan cara tidak berpuasa. Hal itu sebagaimana beliau SAW melarang puasa sehari atau dua hari sebelum Ramadan, agar terdapat perbedaan dengan yang lain.
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Israel Serang Gaza dengan Senjata Pemusnah Tubuh, MUI Pertanyakan Peran Board of Peace
Perkiraan 1 Ramadan 2026: Pemerintah, BRIN, Muhammadiyah dan NU
Hilal Tak Terlihat di RI, Awal Puasa Ramadan 2026 Tak Serentak