Allahummaghfirli Warhamni Watub Alayya, Bacaan Dzikir Bulan Rajab

Allahummaghfirli Warhamni Watub Alayya, Bacaan Dzikir Bulan Rajab

Kristina - detikHikmah
Kamis, 26 Jan 2023 10:45 WIB
Allahummaghfirli Warhamni Watub Alayya, Bacaan Dzikir Bulan Rajab
Ilustrasi membaca dzikir allahummaghfirli warhamni watub alayya di bulan Rajab. Foto: Getty Images/zeynep boğoçlu
Jakarta -

Bulan Rajab termasuk bulan yang utama untuk memperbanyak amal saleh. Salah satu amalan yang bisa dilakukan umat Islam adalah membaca dzikir allahummaghfirli warhamni watub alayya.

Menurut riwayat yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad dari Ibnu Umar RA, dzikir allahummaghfirli warhamni watub alayya dibaca Rasulullah SAW selepas beliau mengucapkan istighfar sebanyak 100 kali. Dzikir ini berisi pertobatan seorang hamba kepada Rabb-nya.

Ibnu Umar berkata, "Suatu ketika aku pernah duduk di dekat Nabi SAW, lalu aku mendengar beliau mengucapkan istighfar seratus kali. Kemudian beliau berdoa, Allahummaghfirli warhamni watub 'alayya innaka antat tauwaaburrahim atau innaka tawwaabun ghafurr." (HR Ahmad)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan Allahummaghfirli Warhamni Watub Alayya dan Artinya

Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų… اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠ ŲˆŲŽØĒŲØ¨Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ‘ŲŽ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„ØĒŲ‘ŲŽŲˆŲ‘ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ…Ų (ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„ØĒŲ‘ŲŽŲˆŲ‘ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„Ų’ØēŲŽŲŲŲˆØąŲ)

Allahummaghfirli warhamni watub 'alayya innaka antat tauwaaburrahim atau innaka tawwaabun ghafurr

ADVERTISEMENT

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku dan kasihanilah aku, serta terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau adalah Zat Yang Maha Menerima tobat dan Maha Pengasih. Atau, sesungguhnya Engkau adalah Zat Yang Maha Menerima tobat dan Maha Mengampuni."

Dzikir allahummaghfirli warhamni watub alayya tersebut bisa dibaca setelah salat dhuha. Hal ini bersandar pada hadits yang diriwayatkan Aisyah RA, dia mengatakan,

ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØĩŲ„Ų‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ØšŲ„ŲŠŲ‡ ŲˆØŗŲ„Ų… Ø§Ų„ØļŲ‘ŲØ­ŲŽŲ‰ ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽâ€:‏ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠØŒ ŲˆŲŽØĒŲØ¨Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ‘ŲŽØŒ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„ØĒŲ‘ŲŽŲˆŲ‘ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ…ŲØŒ Ø­ŲŽØĒŲ‘ŲŽŲ‰ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ§ ؅ؐØĻŲŽØŠŲŽ Ų…ŲŽØąŲ‘ŲŽØŠŲ

Artinya: "Rasulullah SAW melaksanakan sholat dhuha, kemudian beliau mengucapkan: Allahummaghfirli wa tub 'alayya innaka antat tawwabur rohimu (Ya Allah, ampuni dosa saya dan terimalah taubat saya. Sesungguhnya Engkau maha penerima tobat dan Maha Pengampun), hingga 100 kali." (HR Bukhari)

Dalil Keutamaan Bulan Rajab

Keutamaan bulan Rajab sendiri telah disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadits. Bulan Rajab termasuk bulan yang disucikan dalam Islam sebagaimana Allah SWT berfirman,

Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽ ØšŲØ¯Ų‘ŲŽØŠŲŽ Ø§Ų„Ø´Ų‘ŲŲ‡ŲŲˆŲ’ØąŲ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų اØĢŲ’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽØ´ŲŽØąŲŽ Ø´ŲŽŲ‡Ų’ØąŲ‹Ø§ ŲŲŲŠŲ’ ؃ؐØĒŲ°Ø¨Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲŽ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲŽ Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽØąŲ’Ø¨ŲŽØšŲŽØŠŲŒ Ø­ŲØąŲŲ…ŲŒ Û—Ø°Ų°Ų„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ…Ų ەۙ ŲŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØ¸Ų’Ų„ŲŲ…ŲŲˆŲ’Ø§ ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲŲ†Ų‘ŲŽ Ø§ŲŽŲ†Ų’ŲŲØŗŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ§ØĒŲŲ„ŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ´Ų’ØąŲŲƒŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲƒŲŽØ§Û¤ŲŲ‘ŲŽØŠŲ‹ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲŠŲŲ‚ŲŽØ§ØĒŲŲ„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ŲƒŲŽØ§Û¤ŲŲ‘ŲŽØŠŲ‹ Û—ŲˆŲŽØ§ØšŲ’Ų„ŲŽŲ…ŲŲˆŲ’Ų“Ø§ Ø§ŲŽŲ†Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ Ų…ŲŽØšŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØĒŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa." (QS At Taubah: 36)

Empat bulan haram yang dimaksud pada ayat tersebut adalah bulan Zulkaidah, Zulhijah, Muharam, dan Rajab. Sebagaimana dikatakan Abu Barkah RA dari Rasulullah SAW yang bersabda,

Ø§Ų„Ø˛ŲŽŲ‘Ų…ŲŽØ§Ų†Ų Ų‚ŲŽØ¯Ų Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØ¯ŲŽØ§ØąŲŽ ŲƒŲŽŲ‡ŲŽŲŠŲ’ØĻŲŽØĒؐ؇ؐ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲŽ Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų…ŲŽŲˆŲŽØ§ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„ØŖŲŽØąŲ’ØļŲŽ ، Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų†ŲŽØŠŲ اØĢŲ’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽØ´ŲŽØąŲŽ Ø´ŲŽŲ‡Ų’ØąŲ‹Ø§ ، Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡ŲŽØ§ ØŖŲŽØąŲ’Ø¨ŲŽØšŲŽØŠŲŒ Ø­ŲØąŲŲ…ŲŒ ، ØĢŲŽŲ„Ø§ŲŽØĢŲŽØŠŲŒ Ų…ŲØĒŲŽŲˆŲŽØ§Ų„ŲŲŠŲŽØ§ØĒ، Ø°ŲŲˆ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ°ŲŲˆ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲØŦŲŽŲ‘ØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØ­ŲŽØąŲŽŲ‘Ų…Ų ، ŲˆŲŽØąŲŽØŦŲŽØ¨Ų Ų…ŲØļŲŽØąŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲ‰ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ ØŦŲŲ…ŲŽØ§Ø¯ŲŽŲ‰ ŲˆŲŽØ´ŲŽØšŲ’Ø¨ŲŽØ§Ų†ŲŽ

Artinya: "Zaman berputar seperti hari Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu terdiri dari 12 bulan, di antaranya 4 bulan Haram, tiga bulan berurutan, Zulkaidah, Zulhijjah, dan Muharam. Adapun Rajab yang juga merupakan bulannya kaum Mudhr, berada di antara Jumadil Akhir dan Sya'ban," (HR Bukhari Muslim)




(kri/lus)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads