×
Ad

Resensi Buku

Mengajar Al-Qur'an dengan Pendekatan Deep & Mindful Learning

Dr Muhammad Sufyan Abdurrahman - detikHikmah
Jumat, 06 Feb 2026 14:00 WIB
Buku Deep Learning dalam Pemberlajaran Literasi Al-Qur'an untuk Anak. Foto: Dok.Pribadi
Jakarta -

Buku Deep Learning dalam Pembelajaran Literasi Al-Qur'an untuk Anak ini disusun sebagai ikhtiar akademik dan pedagogis untuk memperkuat kualitas pembelajaran Al-Qur'an pada peserta didik sejak usia dini. Sedari dalam prakata-nya, penulis menyampaikan motivasi utama penyusunan buku ini, yaitu kegelisahan atas praktik pembelajaran literasi Al-Qur'an yang masih dominan bersifat teknis dan mekanis.

Pembelajaran membaca Al-Qur'an kerap berhenti pada penguasaan huruf hijaiyah, sementara dimensi pemahaman makna, penghayatan, dan pembentukan karakter spiritual belum mendapatkan perhatian memadai. Melalui pendekatan deep learning dan mindful learning, buku ini menawarkan pembelajaran literasi Al-Qur'an yang lebih bermakna, kontekstual, dan berkesadaran.

Bab 1 Literasi Al-Qur'an pada Peserta Didik meletakkan fondasi konseptual buku. Literasi dipahami sebagai kemampuan membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari hari. Dalam perspektif pendidikan Islam, literasi mengalami perluasan makna ketika dikaitkan dengan Al-Qur'an.

Literasi Al-Qur'an tidak dimaknai sebatas kemampuan teknis membaca huruf Arab, tetapi sebagai kompetensi multidimensional yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terpadu. Bab ini juga mengulas tahapan perkembangan peserta didik dalam membaca Al-Qur'an, tantangan pembelajaran, serta metode metode konvensional yang selama ini digunakan beserta keterbatasannya.

Bab 2 Konsep Pembelajaran Mendalam dalam Pembelajaran Literasi Al-Qur'an membahas kerangka teoretis deep learning. Pembelajaran mendalam diposisikan sebagai pendekatan yang mendorong pemahaman bermakna, refleksi, dan keterlibatan aktif peserta didik. Bab ini menjelaskan konsep dasar, kerangka kerja, serta implementasi pembelajaran mendalam dalam konteks literasi Al-Qur'an.

Bab 3 Pembelajaran Bermakna bagi Peserta Didik menegaskan bahwa literasi Al-Qur'an harus membangun makna personal dan nilai karakter. Pembahasan mencakup karakteristik pembelajaran bermakna, proses pembelajaran, evaluasi, penguatan pendidikan karakter, serta peran kompetensi dan kinerja pendidik.

Bab 4 Pembelajaran Mindful Learning dalam Literasi Al-Qur'an menjadi inti pendekatan buku. Kesadaran penuh dipahami sebagai kemampuan hadir secara utuh saat membaca dan memahami Al-Qur'an. Bab ini menguraikan konsep mindful learning, pentingnya perhatian dan refleksi, strategi implementasi, serta asesmen pembelajaran berkesadaran.

Bab 5 dan Bab 6 melengkapi buku dengan pembelajaran yang menyenangkan serta langkah praktis penerapan deep learning, termasuk peran orang tua, RPPH, asesmen, dan skenario pembelajaran. Secara keseluruhan, buku ini menawarkan panduan komprehensif bagi pendidik dan orang tua dalam membangun literasi Al Quran yang tidak hanya cakap membaca, tetapi juga sadar, bermakna, dan membentuk karakter.

Deep & Mindfull Learning

Pembahasan dalam bagian buku kemudian menegaskan, penerapan deep learning dalam literasi Al-Qur'an berangkat dari kesadaran bahwa membaca Al-Qur'an tidak cukup dimaknai sebagai aktivitas kognitif semata, melainkan sebagai proses pembelajaran yang menyentuh dimensi makna, sikap, dan pengamalan nilai. Literasi Al-Qur'an yang mendalam menuntut keterlibatan utuh peserta didik secara intelektual, emosional, dan spiritual, sehingga Al-Qur'an hadir sebagai pedoman hidup yang relevan dengan realitas anak.

Dalam konteks ini, deep learning dipahami bukan sekadar metode, tetapi sebagai cara pandang pedagogis. Peserta didik diarahkan untuk tidak hanya mengetahui hukum tajwid atau arti kata, melainkan memahami alasan, hikmah, serta dampak penerapan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Proses belajar mendorong anak mengaitkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan pengalaman nyata, nilai moral, serta konteks sosial di sekitarnya, sehingga pembelajaran terasa hidup dan bermakna.

Pendekatan deep learning juga menekankan pentingnya pembelajaran berkesadaran (mindful learning). Anak diajak hadir secara penuh dalam proses belajar, menyadari tujuan pembelajaran, serta merefleksikan makna ayat yang dipelajari. Melalui refleksi, peserta didik tidak hanya memahami isi ayat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual akan kehadiran dan keagungan Allah SWT. Kesadaran ini diperkuat dengan suasana belajar yang aman, menghargai, dan bebas dari rasa takut, sehingga anak berani bertanya, berekspresi, dan belajar dari kesalahan.

Aspek penting lainnya adalah penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan inspiratif, baik secara fisik maupun psikologis. Ruang belajar yang bersih, nyaman, serta diperkaya dengan pajangan Qur'ani seperti kaligrafi dan kutipan ayat, berfungsi memicu rasa ingin tahu dan kesadaran spiritual. Lingkungan psikologis yang positif, ditandai dengan penghargaan, penguatan motivasi intrinsik, dan relasi hangat antara pendidik dan peserta didik, menjadi fondasi keberhasilan deep learning.

Proses pembelajaran kemudian dirancang untuk membangkitkan minat (engagement) melalui kisah inspiratif, tanya jawab reflektif, visualisasi, lantunan murattal, dan aktivitas awal yang menghubungkan materi dengan pengalaman anak. Selanjutnya, pembelajaran dikembangkan secara interaktif dan bermakna melalui diskusi kelompok kecil, proyek sederhana, permainan peran, bercerita, hingga pemanfaatan teknologi edukasi. Seluruh aktivitas ini bertujuan mendorong pemahaman mendalam, bukan hafalan dangkal.

Dengan demikian, deep learning dalam literasi Al-Qur'an menghadirkan pembelajaran yang utuh: memahami, merasakan, dan mengamalkan. Al-Qur'an tidak lagi diposisikan sebagai teks yang jauh dari kehidupan anak, tetapi sebagai sumber nilai yang dekat, membimbing, dan membentuk karakter secara berkelanjutan.

Buku: Deep Learning dalam Pembelajaran Literasi Al-Quran untuk Anak
Penerbit: Penerbit PT Refika Aditama | Tahun Terbit: Agustus 2025| 156 halaman

Dr. Muhammad Sufyan Abdurrahman

Penulis adalah Dosen Digital Public Relations Telkom University

Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis. (Terimakasih - Redaksi)



Simak Video "Video Sibuk Bukan Jadi Halangan, Baca Qur'an Online di detikcom "

(lus/lus)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork