Majelis Ulama Indonesia (MUI) minta juru dakwah sampaikan khutbah tentang peristiwa Palestina untuk membangun solidaritas umat Islam. Untuk itu, khatib Jumat bisa mengisi khutbah Jumat pekan ini dengan sederet alasan mengapa umat Islam harus membela Palestina.
Anjuran MUI tersebut disampaikan langsung oleh Ketua MUI bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh usai menyampaikan Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Palestina pada 10 November 2023 lalu.
"Pesan ini harus disampaikan agar muncul sensitivitas, muncul solidaritas, dan juga muncul perasaan saling memiliki ketika saudara-saudara kita di Palestina dalam situasi duka dan kita mengalami duka yang sama," kata Niam seperti dilansir Antara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Niam kemudian bilang, khutbah soal Palestina harus terus digencarkan hingga kemerdekaan Palestina tercapai.
Saat ini Palestina tengah menghadapi serangan Israel yang memanas sejak 7 Oktober 2023 lalu. Belasan ribu nyawa dilaporkan melayang. Umat Islam juga kesusahan untuk menjalankan ibadah salat Jumat di Masjidil Aqsa karena penjagaan ketat dari polisi pendudukan Israel, meskipun gencatan senjata tengah diperpanjang.
Tanah Palestina sendiri menyimpan sejarah dakwah para nabi terdahulu dan keistimewaan bagi umat Islam. Masjidil Aqsa yang menjadi kiblat pertama umat Islam dan tempat awal Rasulullah SAW melakukan perjalanan suci--Isra Mi'raj-- juga terdapat di bumi Palestina.
Berikut naskah khutbah Jumat tentang alasan mengapa umat Islam harus membela Palestina yang disusun oleh Ustaz Nur Rohmad, Tim Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur, seperti dilansir NU Online, Kamis (30/11/2023).
Khutbah I
Ø§ŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲŲØ§ŲŲØ ŲŲØ§ŲØĩŲŲŲŲØ§ØŠŲ ŲŲØ§ŲØŗŲŲŲŲØ§Ų Ų ØšŲŲŲŲ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ØŗŲŲŲŲØ¯Ų ŲŲŲŲØ¯Ų ØšŲØ¯ŲŲŲØ§ŲŲØ ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲŲŲ ŲŲØĩŲØŲØ¨ŲŲŲ ŲŲØĒŲØ§Ø¨ŲØšŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ų ŲØąŲŲ Ø§ŲØ˛ŲŲŲ ŲØ§ŲŲØ ŲŲØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲ ŲŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲ ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ŲŲØ§ Ø´ŲØąŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲŲØ˛ŲŲŲŲ ØšŲŲŲ Ø§ŲŲØŦŲØŗŲŲ ŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲŲØŦŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲØ˛ŲŲŲ ŲØ§ŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲŲØ§ŲŲØ ŲŲØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲŲØ¯Ųا ØšŲØ¨ŲدŲŲŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ ØŽŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØąŲØĸŲŲØ ØŖŲŲ ŲŲØ§ Ø¨ŲØšŲØ¯ŲØ ØšŲØ¨ŲØ§Ø¯Ų Ø§ŲØąŲŲØŲŲ Ų°ŲŲØ ŲŲØĨŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØĩŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲØŗŲŲ Ø¨ŲØĒŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲ ŲŲŲŲØ§ŲŲØ اŲŲŲŲØ§ØĻŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲØĒŲØ§Ø¨ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØąŲØĸŲŲ: Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲŲŲŲ ØąŲØŦŲØ§ŲŲ ØĩŲØ¯ŲŲŲŲØ§ Ų ŲØ§ ØšŲØ§ŲŲØ¯ŲŲØ§ اŲŲŲŲ°ŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲ ŲŲØļŲŲ ŲŲØŲØ¨ŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲ ŲŲŲŲØĒŲØ¸ŲØąŲ ŲŲŲ ŲØ§ Ø¨ŲØ¯ŲŲŲŲŲØ§ ØĒŲØ¨ŲدŲŲŲØ§ (Ø§ŲØŖØØ˛Ø§Ø¨: ŲĸŲŖ)
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,
Mengawali khutbah pada siang hari yang penuh keberkahan ini, khatib berwasiat kepada kita semua untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata'ala, dengan senantiasa berupaya melakukan semua kewajiban dan meninggalkan semua larangan.
Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah,
Hari-hari terakhir ini, kita disuguhi tontonan yang begitu menyayat dan mengiris hati kita. Bagaimana tidak. Di era modern yang katanya penjajahan di atas muka bumi telah dihapuskan, kaum Zionis dengan leluasa seenaknya saja menjajah bumi Palestina dan menindas rakyat di sana. Serangan demi serangan terus dilancarkan kepada rakyat yang tidak berdosa. Ratusan nyawa rakyat Palestina telah menjadi korban kekejian dan kebiadaban mereka. Sebagai umat Islam tentu kita mencintai dan membela Palestina. Palestina bukanlah negeri biasa. Palestina memiliki sejarah panjang yang menjadikannya selalu bersemayam di hati setiap Mukmin. Ada sembilan alasan kenapa kita harus mencintai dan membela Palestina.
Pertama, di sana terdapat Masjid al-Aqsha, masjid tertua di dunia setelah Masjid al-Haram. Dibangun pertama kali oleh Nabi Adam 'alaihis salam empat puluh tahun setelah beliau membangun Masjid al-Haram.
Kedua, Masjid al-Aqsha yang berada di kota Baitul Maqdis, Palestina pernah menjadi kiblat shalat selama tujuh belas bulan setelah Rasulullah shallallahu 'alaih wasallam berhijrah dari Makkah ke Madinah.
Ketiga, Masjid al-Aqsha yang berada di kota Baitul Maqdis, Palestina adalah titik akhir perjalanan Isra' dan titik awal perjalanan Mi'raj. Isra' dan Mi'raj adalah salah satu mukjizat terbesar yang Allah anugerahkan kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Di sanalah Baginda Nabi melakukan shalat berjamaah mengimami seluruh nabi dan rasul, mulai Nabi Adam 'alaihis salam hingga Nabi 'Isa 'alaihissalam.
Keempat, Palestina adalah negeri para nabi dan rasul. Banyak sekali para nabi dan rasul yang pernah tinggal dan berdakwah menyebarkan Islam di sana. Di antaranya adalah Nabi Ibrahim, Nabi Ya'qub, Nabi Yusuf, Nabi Luth, Nabi Dawud, Nabi Sulaiman, Nabi Zakariyya, Nabi Yahya, Nabi 'Isa dan nabi-nabi yang diutus oleh Allah untuk Bani Israil yang jumlahnya sangat banyak.
Kelima, di sana terdapat Kota Baitul Maqdis, ardhul mahsyar wal mansyar, tempat dikumpulkannya seluruh manusia menjelang hari kiamat yang masih hidup kala itu.
Keenam, di sanalah Dajjal akan terbunuh di tangan Nabi 'Isa 'alaihis salam.
Ketujuh, Palestina adalah bagian dari daratan Syam yang didoakan berkah oleh Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam doanya:
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø¨ŲØ§ØąŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲ Ø´ŲØ§Ų ŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲŲŲØ§
"Ya Allah, berkahilah negeri Syam dan Yaman."
Kedelapan, banyak sekali para sahabat yang pernah berdakwah, menyebarkan dan mengajarkan Islam di sana. Di antara mereka adalah 'Ubadah bin ash Shamit, Syaddad bin Aus, Usamah bin Zaid bin Haritsah, Watsilah bin al Asqa', Dihyah al Kalbiy, Aus bin ash Shamit, Mas'ud bin Aus dan masih banyak lagi yang lain.
Kesembilan, Palestina telah melahirkan ribuan ulama dan tokoh-tokoh Islam terkemuka yang berkhidmah untuk Islam. Tercatat para ulama yang lahir atau pernah tinggal di Palestina adalah Imam Malik bin Dinar, Imam Sufyan ats-Tsauri, Imam Ibnu Syihab az-Zuhri, Imam asy-Syafi'I, dan masih banyak lagi yang lain.
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,
Oleh karena itulah, Sultan Mahmud Nuruddin Zanki pernah mengucapkan sebuah perkataan yang fenomenal: "Aku malu kepada Allah untuk tersenyum sedangkan Baitul Maqdis masih terjajah."
Sultan Abdul Hamid II bahkan pernah mengatakan: "Saya tidak akan menjual sejengkal tanah pun dari bumi Palestina." Beliau katakan itu dengan tegas dan penuh keberanian pada saat menolak sogokan uang dalam jumlah sangat besar dari orang-orang Zionis Yahudi yang ingin menempati sebagian wilayah Palestina.
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,
Tidak kalah fenomenal adalah Sultan Shalahuddun al-Ayyubi. Didorong oleh kecintaannya yang mendalam kepada bumi Palestina, pada tanggal 27 Rajab 583 H, beliau berhasil membebaskan Baitul Maqdis, Palestina. Ketika ingin membebaskan Baitul Maqdis, Sultan Shalahuddin al-Ayyubi tidak langsung menyiapkan tentara dan peralatan perang. Akan tetapi yang mula-mula beliau lakukan adalah mempersatukan umat Islam dalam satu ikatan aqidah yang benar, yaitu aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah. Menurut beliau, kesatuan aqidah akan melahirkan kesatuan hati. Kesatuan hati antarumat Islam adalah kekuatan dahsyat yang tidak akan dikalahkan oleh siapa pun. Salah satu upaya untuk mewujudkan hal itu, beliau memerintahkan setiap juru adzan di semua wilayah yang beliau kuasai untuk mengumandangkan aqidah Asy'ariyyah setiap hari sesaat sebelum adzan shubuh.
Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah, Sultan Shalahuddin al-Ayyubi adalah penganut mazhab Syafi'i dalam fiqih dan pengikut mazhab Asy'ari dalam aqidah. Sang sultan memiliki perhatian yang sangat besar dalam penyebaran aqidah Asy'ariyyah. Beliau adalah seorang sultan yang hafal Al-Qur'an, hafal kitab at-Tanbih, sebuah kitab yang menjelaskan tentang fiqih mazhab Syafi'i, dan hafal kitab al-Hamasah, sebuah kitab himpunan bait-bait syair. Sultan Shalahuddin, sebagaimana dijelaskan Imam as-Suyuthi dalam al-Wasa'il fi Musamarah al-Awa'il adalah seorang yang memegang teguh ajaran agama, wara', pejuang, mujahid dan seorang yang bertakwa.
Melihat perhatian khusus Sultan Shalahuddin terhadap penyebaran aqidah Asy'ariyyah, Syekh Muhammad bin Hibatillah al-Barmaki lalu menyusun kitab yang berisi bait-bait nazham dalam ilmu aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah yang ia beri judul Hada'iq al-Fushul wa Jawahir al-Ushul. Kitab itu lalu dihadiahkan oleh pengarangnya kepada Sultan Shalahuddin al-Ayyubi. Shalahuddin lantas memerintahkan kepada semua madrasah untuk mengajarkan kitab tersebut. Sebab itu, kitab itu kemudian terkenal dengan sebutan al-'Aqidah ash-Shalahiyyah.
Di antara yang tertulis dalam kitab tersebut adalah beberapa bait berikut ini:
ŲØĩØ§ŲØšŲ Ø§ŲØšŲŲØ§ŲŲ Ų ŲØ§ ŲØŲŲŲŲ # ŲØˇØąŲ ØĒؚاŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØšŲŲ ØĒشبŲŲŲ ŲØ¯ ŲØ§ŲŲ Ų ŲØŦŲØ¯Ųا ŲŲØ§ Ų ŲØ§ŲŲØ§ # ŲØŲŲ ŲŲ Ø§ŲØĸŲ ØšŲŲ Ų Ø§ŲŲØ§ŲŲ ØŗŲØ¨ØØ§ŲŲŲ ØŦŲŲ ØšŲ Ø§ŲŲ ŲŲØ§ŲŲ # ŲØšŲØ˛Ų ØšŲ ØĒØēŲŲØąŲ Ø§ŲØ˛Ų اŲŲ ŲŲØ¯ ØēŲŲŲØ§ ŲØ˛Ø§Ø¯Ų ŲŲ Ø§ŲØēŲŲŲŲŲ # Ų ŲŲŲ ØŽØĩŲŲ Ø¨ØŦŲØŠŲ Ø§ŲØšŲŲŲ
Sang Pencipta Alam tidak diliputi tempat, Allah Mahasuci dari penyerupaan terhadap makhluk
Allah ada sebelum adanya tempat, dan Dia sekarang tetap seperti sedia kala, ada tanpa tempat
Mahasuci Allah dari tempat, dan Dia Mahasuci dari peredaran masa
Sungguh telah melampaui batas, orang yang mengkhususkan-Nya di arah atas
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah, Apa yang dapat kita lakukan untuk saudara-saudara kita di Palestina? Berjihad membantu mereka secara fisik melawan para penjajah, jelas kita tidak mampu. Yang dapat kita lakukan adalah mengulurkan bantuan dana untuk meringankan penderitaan mereka. Minimal, kita bantu mereka dengan doa. Karena doa adalah senjata seorang Mukmin.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Demikian khutbah singkat pada siang hari yang penuh keberkahan ini. Semoga bermanfaat dan membawa barakah bagi kita semua. Amin.
Khutbah II
ØŖŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ°Ø°ŲØ§ ŲŲØŖŲØŗŲØĒŲØēŲŲŲØąŲ اŲŲŲŲ ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ŲØ ŲŲØ§ØŗŲØĒŲØēŲŲŲØąŲŲŲŲŲØ ØĨŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲØēŲŲŲŲŲØąŲ Ø§ŲØąŲŲØŲŲŲŲ Ų Khutbah II اŲŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲØŖŲØĩŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŖŲØŗŲŲŲŲŲ Ų ØšŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų اŲŲŲ ŲØĩŲØˇŲŲŲŲØ ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲŲŲ ŲŲØŖŲØĩŲØŲØ§Ø¨ŲŲŲ ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲØ§. ØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲ ŲŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲ ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ŲŲØ§ Ø´ŲØąŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ ŲŲØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ųا ØšŲØ¨ŲدŲŲŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲ ŲŲØ§ Ø¨ŲØšŲØ¯ŲØ ŲŲŲŲØ§ ØŖŲŲŲŲŲŲØ§ اŲŲŲ ŲØŗŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲØ ØŖŲŲŲØĩŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲØŗŲŲŲ Ø¨ŲØĒŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ØšŲŲŲŲ ŲŲŲØ§ ØŖŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØŖŲŲ ŲØąŲŲŲŲ Ų Ø¨ŲØŖŲŲ ŲØąŲ ØšŲØ¸ŲŲŲŲ ŲØ ØŖŲŲ ŲØąŲŲŲŲ Ų Ø¨ŲØ§ŲØĩŲŲŲŲØ§ØŠŲ ŲŲØ§ŲØŗŲŲŲŲØ§Ų Ų ØšŲŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØąŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ§ŲŲ: ØĨŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲØ§ØĻŲŲŲØĒŲŲŲ ŲŲØĩŲŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲŲŲŲØ ŲŲØ§ ØŖŲŲŲŲŲŲØ§ اŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ØĸŲ ŲŲŲŲØ§ ØĩŲŲŲŲŲØ§ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ ØĒŲØŗŲŲŲŲŲ ŲØ§Ø اŲŲŲŲŲ°ŲŲŲ ŲŲ ØĩŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲŲ ŲØ§ ØĩŲŲŲŲŲŲØĒŲ ØšŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ØĨŲØ¨ŲØąŲØ§ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ØĨŲØ¨ŲØąŲØ§ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ¨ŲØ§ØąŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲŲ ŲØ§ Ø¨ŲØ§ØąŲŲŲØĒŲ ØšŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ØĨŲØ¨ŲØąŲØ§ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ØĨŲØ¨ŲØąŲØ§ŲŲŲŲŲ ŲØ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲاŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲŲŲ ØŲŲ ŲŲŲØ¯Ų Ų ŲØŦŲŲŲØ¯Ų. اŲŲŲŲŲ°ŲŲŲ ŲŲ Ø§ØēŲŲŲØąŲ ŲŲŲŲŲ ŲØŗŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲØŗŲŲŲŲ ŲØ§ØĒŲ ŲØ§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲØ§ØĒŲ Ø§ŲŲØŖŲØŲŲŲØ§ØĄŲ Ų ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ŲŲØŖŲŲ ŲŲŲØ§ØĒŲØ اŲŲŲŲ Ø§Ø¯ŲŲŲØšŲ ØšŲŲŲŲØ§ اŲŲØ¨ŲŲŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲŲØēŲŲŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØ¨ŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØŲØ´ŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲØąŲ ŲŲØ§ŲŲØ¨ŲØēŲŲŲ ŲŲØ§ŲØŗŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŽŲØĒŲŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲØ´ŲŲØ¯ŲاØĻŲØ¯Ų ŲŲØ§ŲŲŲ ŲØŲŲŲØ Ų ŲØ§ ظŲŲŲØąŲ Ų ŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲ ŲØ§ Ø¨ŲØˇŲŲŲØ Ų ŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ŲŲØ°Ųا ØŽŲØ§ØĩŲŲØŠŲ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØ¯ŲاŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŗŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ØšŲØ§Ų ŲŲØŠŲØ ØĨŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲØ¯ŲŲŲØąŲ ØšŲØ¨ŲØ§Ø¯Ų Ø§ŲŲŲŲØ ØĨŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØŖŲŲ ŲØąŲ Ø¨ŲØ§ŲŲØšŲدŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØĨØŲØŗŲØ§ŲŲ ŲŲØĨŲŲŲØĒŲØ§ØĄŲ ذŲŲ Ø§ŲŲŲŲØąŲبŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲ Ø§ŲŲŲØŲØ´ŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲØąŲ ŲŲØ§ŲØ¨ŲØēŲŲŲØ ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ų ŲŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ØĒŲØ°ŲŲŲŲØąŲŲŲŲŲ. ŲŲØ§Ø°ŲŲØąŲŲØ§ اŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ų ŲŲØ°ŲŲŲØąŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ°ŲŲŲØąŲ اŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØ¨ŲØąŲ
(kri/erd)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?