×
Ad

Jawaban Mendikdasmen Saat Ditanya soal Anggaran Pendidikan Gratis TK-SMA Negeri

Devita Savitri - detikEdu
Sabtu, 26 Sep 2026 18:08 WIB
Foto: Devita Savitri/detikcom
Jakarta -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti beri jawaban terkait anggaran yang dibutuhkan untuk mewujudkan instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan pendidikan gratis jenjang TK-SMA/SMK di sekolah negeri. Apa katanya?

Menteri Mu'ti menyebut belum ada pembahasan terkait anggaran kebijakan tersebut. Ke depan, akan ada pembahasan lebih lanjut terkait kebijakan ini, hal ini dikarenakan kini masih terjadi berbagai perubahan anggaran.

"Belum dibahas (anggaran pendidikan gratis). Ya, nanti akan ada pembahasan lagi karena masih ada perubahan anggaran," tuturnya pada wartawan usai menghadiri Wardah Inspiring Educators 2026 di Jakarta Concert Hall, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026).

Satu hal yang bisa Mu'ti pastikan adalah akan adanya penambahan anggaran untuk kebijakan ini. Ia juga menyoroti bila Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) sudah mengajukan penambahan untuk program pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri (PTN).

"Yang jelas akan ada penambahan. Untuk Dikti kan ada penambahan, Pak Menteri (Brian Yuliarto) sudah menyampaikan kan, kemudian mungkin dari kami juga ada usulan penambahan anggaran. Sehingga, finalnya nanti akan dibicarakan dengan DPR," jelasnya.

Ketika ditanya apakah anggaran ini sama seperti usulan yang telah disampaikan Kemendikdasmen untuk mewujudkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait SD-SMP negeri/swasta gratis, menteri Mu'ti kembali beri jawaban. Menurutnya, anggaran untuk melaksanakan putusan MK juga tengah diusulkan Kemendikdasmen.

"Itu termasuk yang kita usulkan," tegasnya.

Variasi Besaran Anggaran Pendidikan Gratis TK-SMA Negeri

Sebagai informasi, sebelumnya ada beberapa versi besaran anggaran yang dibutuhkan Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan gratis jenjang TK-SMA di sekolah negeri.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati sebelumnya menyampaikan besaran anggaran yang dibutuhkan untuk menggratiskan SD dan SMP negeri. Hal ini ia paparkan dalam rapat kerja bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada Senin (21/9/2026) lalu.

Esti mengatakan Komisi X DPR menyambut baik dan mendukung sepenuhnya komitmen Presiden untuk membebaskan biaya pendidikan negeri dari jenjang SD sampai perguruan tinggi.

"Kalau di Dikdasmen, SD-SMP gratis itu Rp 300 triliun lebih. Rp 300 triliun lebih itu total," kata Esti dalam rapat tersebut, dalam tayangan di YouTube TVR Parlemen.

Dalam rapat tersebut Mendiktisaintek, Brian Yuliarto menyampaikan untuk menggratiskan biaya kuliah dibutuhkan hampir Rp 93,7 triliun. Besaran ini disebut Brian akan disampaikan kepada Presiden Prabowo.

"Terkait dengan kebutuhan anggaran untuk menggratiskan seluruh PTN, kami sudah menghitung itu nilainya Rp 93.742.969.840.000 untuk 2.833.169 mahasiswa yang tercatat di perguruan tinggi negeri baik untuk vokasi maupun akademik. Jadi D3, D4, dan S1," kata Brian.

"Jadi nilainya sebesar itu. Ini akan kami bawa kepada rapat bersama Pak Presiden nanti seperti apa, meskipun memang ada skenario-skenario untuk tahapan dan seterusnya," lanjutnya.

Namun, dirapat yang berbeda, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah, membeberkan besaran anggaran yang dibutuhkan untuk menghadirkan pendidikan gratis. Ia menyebut kebijakan ini mungkin baru terealisasi pada 2028.

Said mengatakan kebutuhan anggaran sementara untuk pendidikan gratis SD, SMP, dan SMA mencapai sekitar Rp 210 triliun. Sementara kebutuhan untuk perguruan tinggi diperkirakan Rp 92 triliun.

"Hitungan sementara dibutuhkan sekitar hampir kalau SD, SMP, SMA secara keseluruhan itu sekitar Rp 210 triliun kemudian perguruan tinggi Rp92 triliun. Itu artinya hampir Rp 302 triliun. Nah kita coba pilot project Rp 5 triliun dulu sekarang ini kemampuannya. Tapi insya Allah di 2028 akan menjadi kenyataan," katanya dikutip dari detikNews.

Adapun besaran anggaran yang dibutuhkan Kemendikdasmen dalam menjalankan keputusan MK, sempat disampaikan Mendikdasmen Mu'ti dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI pada Senin, 21 September 2026 lalu. Dalam rapat itu, Menteri Mu'ti membeberkan usulan tambahan anggaran untuk menghadirkam SD-SMP swasta-negeri sebesar Rp 306,51 triliun.

ti" title="Mendikdasmen Abdul Mu'ti" class="p_img_zoomin" caption="Mendikdasmen Abdul Mu'ti" />Mendikdasmen Abdul Mu'ti Foto: Devita Savitri/detikcom


Simak Video "Peresmian 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Sumber Air"

(det/nwk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork