IFC-ITB Golf Tournament Himpun Dana untuk Beasiswa & Renovasi Ruang Kuliah

ADVERTISEMENT

IFC-ITB Golf Tournament Himpun Dana untuk Beasiswa & Renovasi Ruang Kuliah

Nada Herwando Kartika - detikEdu
Minggu, 27 Sep 2026 21:25 WIB
IFC-ITB
Foto: Nada Herwando Kartika/detikcom
Jakarta -

Ajang turnamen golf antarfakultas IFC-ITB Golf Tournament 2026 yang digelar di Rainbow Hills Golf Club, Bogor, Jawa Barat, menjadi ajang penggalangan dana guna menjaga keberlanjutan Program Beasiswa TF1000. Melalui kolaborasi antaralumni dan dukungan sponsor komersial, turnamen ini berhasil menghimpun total dana sebesar Rp 500 juta yang dialokasikan untuk bantuan beasiswa serta renovasi ruang kuliah.

Selain itu, ajang ini turut menggelar penggalangan dana khusus yang dialokasikan bagi bantuan kemanusiaan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Program Studi Sarjana Teknik Fisika ITB Rizki Armanto menjelaskan turnamen golf yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni Teknik Fisika (IATF) ITB ini sengaja dibuka untuk semua alumni fakultas di ITB serta peserta umum guna menggaet dukungan sosial dan sponsor yang lebih luas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Turnamen golf ini sebetulnya diinisiasi oleh Ikatan Alumni Teknik Fisika ITB, tetapi diikuti tidak hanya oleh alumni Teknik Fisika, melainkan juga alumni prodi lain, bahkan fakultas lain di ITB. Tujuannya tentunya untuk menangkap peluang yang lebih besar. Harapannya, kita bisa mengumpulkan bantuan dan sponsor yang lebih besar, kemudian dana tersebut disisihkan untuk Beasiswa TF1000. Dana yang terkumpul kurang lebih akan digunakan untuk menjalankan TF1000 selama satu tahun ke depan," ujar Rizki dalam keterangan tertulis, Minggu (27/9/2026).

Rizki menuturkan Program TF1000 yang dicetuskan hampir dua dekade lalu berawal dari gagasan sederhana untuk mengajak para alumni menyisihkan sebagian rezeki mulai dari Rp 1.000 per hari demi membantu mahasiswa aktif yang mengalami kendala finansial. Rata-rata setiap tahunnya, sebanyak 10 hingga 15 mahasiswa mendapatkan manfaat biaya hidup bulanan dari program ini.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, peran alumni sangat vital dalam menjaga iklim akademik dan keberlangsungan studi mahasiswa sebagai aset modal insani bangsa.

"Kita tentunya melakukan investasi dari segi sumber daya manusia. Mahasiswa ini adalah modal insani kita untuk mencapai tujuan-tujuan besar secara nasional. Mereka yang nantinya akan membangun Indonesia ke depan. Jadi, dengan adanya event-event seperti ini, secara tidak langsung kita mendukung perjalanan perkuliahan mereka secara finansial dan material," tegas Rizki.

IFC-ITBFoto: IFC-ITB

Dukungan serupa disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Teknologi Industri ITB sekaligus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Prof. Brian Yuliarto. Ia menilai keberadaan TF1000 sangat krusial sebagai jaring pengaman bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan keuangan secara mendesak.

"Meskipun pemerintah telah mengalokasikan dana besar hingga lebih dari Rp 15 triliun per tahunnya, pada kenyataannya masih banyak mahasiswa yang membutuhkan. Bantuan yang datang pada waktu yang tepat bisa membuat mereka tetap melanjutkan kuliah. Saya berharap tidak ada adik-adik kita yang harus berhenti belajar karena persoalan biaya," ungkap Brian.

Lebih lanjut, Brian berharap skema kolaborasi serta kepedulian antara alumni dan pihak kampus melalui program TF1000 dapat menjadi inspirasi secara nasional bagi almamater lain di Indonesia.

"TF1000 menunjukkan bagaimana kepedulian alumni bisa bertemu dengan pengetahuan kampus tentang kebutuhan mahasiswanya. Saya melihat ini contoh yang sangat baik bagaimana alumni berterima kasih kepada almamater dan saya berharap ini bisa menjadi contoh untuk berbagai alumni di seluruh kampus di Indonesia," pungkasnya.



(akn/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads