Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menelisik 3 nama alumninya yang ramai disebut terseret dugaan riset palsu di konferensi dunia International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISSPD) di Kopenhagen, Denmark, pada 17-21 Mei 2026 lalu. Sementara ini, begini hasil yang didapatkan UNY.
Wakil Rektor UNY bidang Akademik Prof Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, MPd, PhD mengungkapkan 3 nama alumni UNY yang sedang ditelisik adalah:
- Rini Winarti
- Rifaldy Fajar
- Prihantini
"Jadi memang kalau posisi saat ini masih proses mendapatkan konfirmasi (dari terduga alumnus UNY). Sejak Selasa itu kan memang posisi libur. Saya kurang tahu juga (kenapa susah dihubungi), mungkin banyak orang yang mengontak beliau bertiga (terduga). Kalau setahu saya itu satu Rifaldi, dua Prihantini, ketiga Rini. Rini itu Biologi, (ada nama alumni di UNY) Rini Winarti. Jadi, Rifaldi Fajar, nggih, kemudian Prihantini itu Matematika, sama Rifaldi," demikian dikatakan Prof Nur Hidayanto saat dikonfirmasi detikEdu, Kamis (28/5/2026).
Nur Hidayanto menambahkan Rektor UNY Prof Dr Sumaryanto, MKes, AIFO sudah memerintahkan untuk menelisik, mengkonfirmasi dan tabayyun apakah nama-nama yang ramai disebut di media sosial apakah betul merupakan nama alumninya atau bukan.
"Pak Rektor itu kemarin dhawuh (sudah perintah), kita telisik, konfirmasi, tabayyun. Wah, intinya kita cari informasi sebanyak mungkin sebelum Pak Menteri dhawuh (bicara) ke kami. Karena kan kita juga di bawah kementerian, dan beliau bertiga, waduh berempat atau berapa itu kan (statusnya) alumni, nggih. Sehingga, eh secara hukum kita tidak bisa memberi sanksi akademik seperti peraturan akademik, kecuali nanti ada yang lain. Nggih. Nah, kalau yang lain kan memang perlu kami eh bawa ke komite etik atau nanti nunggu dhawuh dari Kementerian dan juga Pak Rektor. Kalau yang mahasiswa kan jelas bisa kita urus," imbuh Nur Hidayanto.
Di data UNY, ketiga nama itu ada di database alumni. Hanya memang masih diklarifikasi, apakah nama itu memang benar alumninya atau hanya kesamaan nama.
"Itu Rini Winarti kita bukan, ini Rifaldi Fajar kami bukan, kemudian ini Prihantini kami bukan?" ujarnya.