Psikolog Ungkap Pentingnya Peran Orang Tua untuk Pendidikan Anak

Nada Zeitalini Arani - detikEdu
Selasa, 04 Jan 2022 18:09 WIB
Ruangguru
Foto: Screenshot/detikcom
Jakarta -

Pendidikan saat ini merupakan hal yang dianggap penting untuk mendorong kesuksesan seseorang di masa depan. Namun banyak pula yang menanamkan pemikiran bahwa pendidikan hanya seputar akademis yang didapatkan dari instansi seperti sekolah.

Pemikiran atau mindset tersebut juga banyak tertanam pada para orang tua di Indonesia. Tak jarang orang tua menyerahkan keberhasilan anaknya pada sekolah. Padahal peran orang tua dalam pendidikan anak juga dibutuhkan.

Psikolog Anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan sekolah bukanlah tempat laundry, sehingga orang tua bisa menyerahkan anak kepada sekolah dan menerima hasil bersih.

"Pendidikan apa pun bukan seperti itu, kita sebagai orang tua tidak bisa lepas tangan. Banyak penelitian yang bilang bahwa keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak itu justru pendukung keberhasilan anak. Jadi mau sebagus apapun sekolahnya tapi kalau orang tuanya tidak ada perhatian, tidak terlibat, itu belum tentu berhasil juga," ujar Vera dalam acara virtual Ruang Guru, Selasa (4/1/2021).

Vera juga menjelaskan bahwa keikutsertaan orang tua dalam mendidik anak bukan dengan ikut memberikan materi-materi akademis. Akan tetapi dengan memberikan pendidikan di luar akademisi misalnya membangun kepribadian. Hal paling mudahnya adalah duduk bersama dan bertanya bagaimana anak menjalani hari-harinya.

Oleh sebab itu, orang tua tidak bisa benar-benar menyerahkan pendidikan anak 100% kepada instansi pendidikan. Vera menilai hal tersebut perlu diubah sehingga orang tua ikut memberikan pendidikan kepada anak dan membantu kesuksesannya di masa mendatang.

VP Marketing Ruangguru, Ignatius Untung Surapati juga setuju akan hal ini. Hanya saja menurutnya mengubah mindset yang sudah terbangun pada para orang tua bukan hal mudah. Menurutnya, cara yang bisa dilakukan dengan saling membagikan ilmu dan informasi terkait mindset yang sehat akan pendidikan yang baik untuk anak.

Selain itu bersama Ruangguru, Ignatius Untung juga menghadirkan kampanye #IniBaruJuara yang mendorong sistem pendidikan inklusif serta pola pikir pro-growth di Indonesia, yaitu dengan memberikan pemahaman bahwa menjadi juara tidak hanya sukses berprestasi secara akademis.

"Belajar itu bukan sekadar masalah apa yang dipelajari tapi bagaimana kita mampu membangun konteks yang pas sehingga semangatnya terbangun, ketika semangatnya terbangun kan nggak ada yang lebih berharga dalam pendidikan buat saya ketimbang kemampuan untuk bisa membangkitkan semangat," tutur Untung.

"Saya melihat sosok pendidik atau sistem pendidikan Indonesia akan lebih dahsyat lagi ketika kita bisa merangkul anak-anak yang itu punya semangat belajar," tambahnya.

Duta Belajar Ruangguru, Nicholas Saputra yang juga aktor Indonesia ini menyambut baik kampanye ini. Sebab menurutnya tugas dari pendidikan adalah membuat seseorang menjadi lebih baik, apapun versinya, bakatnya, dan hal lainnya.

"Tentu penghargaan seperti ini penting sekali buat semua orang yang sedang belajar di usia berapa pun dan di tingkat apapun. Dengan begitu kita menemukan keadilan di dalam sistem pendidikan karena tujuannya adalah membuat seseorang lebih baik lagi untuk versi dirinya," jelas Nicholas.

Lewat Kampanye #IniBaruJuara Ruang Guru berharap mampu merangkul lebih banyak anak-anak agar semangat belajar tumbuh dari diri sendiri. Serta mengajak sistem pendidikan bahkan tenaga pendidik memahami pentingnya pendidikan inklusif dan pro-growth bagi kesuksesan anak Indonesia.

(prf/ega)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia