2 Pahlawan yang Muncul di Uang Pertama Bank Indonesia, Siapa Mereka?

2 Pahlawan yang Muncul di Uang Pertama Bank Indonesia, Siapa Mereka?

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 15 Nov 2022 16:30 WIB
Ilustrasi uang koin, uang logam, uang receh
Galeri detikEdu: 2 Pahlawan yang Muncul di Uang Pertama Bank Indonesia. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Kadek Bonit Permadi)
Jakarta -

Bank Indonesia pertama menampilkan uang bergambar pahlawan dalam Seri Kebudayaan tahun 1952. Siapakah sosok pahlawan yang ditampilkan dalam uang terbitan pertama Bank Indonesia itu?

Adalah Kartini dan Diponegoro sebagai pahlawan yang wajahnya tercetak di uang pertama Bank Indonesia. Wajah Kartini tercetak dalam uang kertas pecahan Rp 5 pada 1952. Sedangkan Pangeran Diponegoro dalam uang Rp 100.

Bagi Indonesia yang kala itu masih belia dan dihadapi berbagai kegentingan, kemunculan sosok pahlawan dalam uang menjadi hal yang amat penting. Sebab, tersimpan ruh untuk memperkuat tenun kebangsaan dan persatuan.

Kedua tokoh ini berjasa bagi perjuangan bangsa Indonesia. Dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia, berikut profil Kartini dan Diponegoro.

2 Pahlawan yang Muncul di Uang Pertama Bank Indonesia

1. Raden Ajeng Kartini

Profil RA Kartini

Raden Ajeng (RA) Kartini lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah. Hari kelahirannya di bulan April senantiasa dirayakan bangsa Indonesia setiap tahunnya.

Dijadikannya RA Kartini sebagai Pahlawan Nasional bukan tanpa alasan. Kartini dikenal sebagai tokoh emansipasi perempuan di Indonesia.

Di masanya, Kartini muncul dengan semangat kebebasan, kesetaraan, modernisasi, dan anti-feodalisme. Pikiran-pikirannya yang ia tuliskan lewat surat, diabadikan dalam buku berjudul Door Duisternis Tot Licht. Setelah ditranslasi menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang, buku itu menjadi bacaan wajib aktivis pergerakan kala itu.

Kartini memang tidak berada di garis depan mengangkat senjata seperti Cut Nyak Dien dan Laksamana Malahayati melawan penjajah. Namun ia membuka jalan menuju pikiran-pikiran baru.

Gambar Kartini di Uang Pertama Bank Indonesia

Kemunculan wajah Kartini di uang pertama Bank Indonesia sebenarnya baru resmi muncul pada 1953. Kala itu, Bank Indonesia sedang mempersiapkan kelahirannya setelah menasionalisasi De Javasche Bank sejak 1951.

Lantaran undang-undang tentang Bank Indonesia baru lahir pada 1953, maka uang kertas emisi 1952 tersebut baru resmi diedarkan pada 2 Juli 1953.

Di bagian utama uang tersebut terdapat gambar Kartini dengan ukiran stilisasi dua burung dan motif kelok paku yang mengelilingi bagian tengah, menyerupai bingkai. Sedangkan, di bagian belakang terdapat gambar pohon kalpataru atau pohon kehidupan yang diapit oleh stilisasi dua ekor ular dan ornamen garis berbentuk seperti kipas terkembang.

Menurut laman resmi Bank Indonesia, masa penggunaannya sekitar sembilan tahun karena ditarik oleh Bank Indonesia pada 1961. Uang Kartini ini kembali muncul sebagai uang bernominal Rp 10.000 tahun emisi 1985.

2. Pangeran Diponegoro

Profil Pangeran Diponegoro

Lahir dengan nama Raden Mas Mustahar, Pangeran Diponegoro dikenal sebagai Pahlawan Nasional yang tak kenal gentar. Menurut laman Perpustakaan Nasional, dialah yang memimpin perang terbesar melawan Belanda di tanah Jawa bernama Perang Jawa.

Perang yang berlangsung pada 1825 sampai 1830 itu, mendapat dukungan penuh berbagai kalangan. Dari priyayi hingga rakyat mendukung perlawanan tersebut. Sejak itulah, Diponegoro dianggap sebagai musuh terbesar kolonial Belanda yang sulit ditaklukkan sepanjang abad ke-19.

Sepeninggalnya Diponegoro pada 1855, semangat juang bangsa Indonesia terus berlanjut. Kisah patriotisme Sang Pangeran kelahiran 11 November 1785 itu jadi bahan bakar para pemuda pribumi dalam mengobarkan perlawanan.

Potret atau lukisan Diponegoro dipajang di tempat-tempat pertemuan aktivis pergerakan, juga dijadikan poster dalam kongres Muhammadiyah ke-20 tahun 1931. 'Babad Diponegoro' yang ditulis tangan oleh Sang Pangeran bahkan kini diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia pada 2013.

Gambar Pangeran Diponegoro di Uang Pertama Bank Indonesia

Pangeran Diponegoro diabadikan dalam uang rupiah terbitan pertama Bank Indonesia pada uang kertas Rp 100. Bagian depan uang itu dihiasi dengan gambar Diponegoro serta ukiran burung Garuda sebagai hewan mitologi Hindu yang menjadi kendaraan Dewa Whisnu. Kemudian bagian belakang terdapat corak burung Garuda yang saling berhadapan.

Di tahun 1952, dikeluarkan koin Diponegoro nominal 50 sen. Nominal 50 sen kembali dikeluarkan pada 1954, 1955, dan 1957. Bank Indonesia kemudian menerbitkan uang kertas emisi Diponegoro nominal Rp 1.000 di tahun 1975.



Simak Video "Ini Penampakan Uang Kertas Baru Potret Raja Charles III"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia