Ini Hewan Mamalia Tertua yang Disebut Hidup Bersama Dinosaurus

Ini Hewan Mamalia Tertua yang Disebut Hidup Bersama Dinosaurus

Anisa Rizki Febriani - detikEdu
Rabu, 14 Sep 2022 19:00 WIB
Hewan mamalia tertua yang hidup bersama dengan dinosaurus
Foto: Anatomical Society Wiley
Jakarta -

Mamalia adalah jenis hewan yang menyusui. Hewan ini sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, contohnya seperti kucing dan anjing.

Dalam satu studi dijelaskan bahwa mamalia sudah ada sejak zaman purba. Para ahli menyebut hewan mamalia yang hidup di zaman tersebut memiliki ciri tubuh seperti tikus dan hidup berdampingan dengan dinosaurus 225 juta tahun yang lalu.

Melansir dari laman Live Science pada Rabu (14/9/2022), tim penelitian internasional yang mempelajari sisa-sisa fosil hewan sepanjang 8 inci atau sekitar 20 cm. Hewan tersebut dinamai Brasilodon Quadrangularis.

Brasilodon disebut sebagai hewan mamalia karena menumbuhkan dua set gigi semasa hidupnya seperti kebanyakan mamalia, termasuk manusia modern.

Peneliti Mengklaim Brasilodon Merupakan Mamalia Tertua

Para peneliti mengklaim bahwa Brasilodon merupakan mamalia paling pertama sepanjang sejarah sains, mengingat ia muncul dalam catatan fosil sekitar 20 juta tahun sebelum Morganucodon, yang sebelumnya menjadi mamalia pertama di dunia.

Meski begitu, pengelompokan mamalia tertua di muka bumi cukup kompleks. Seorang peneliti yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut mengungkapkan bahwa baik Brasilodon maupun Morganucodon bukanlah mamalia dan keduanya termasuk ke dalam pohon evolusi meskipun gigi mereka mirip mamalia.

Kelenjar penghasil susu merupakan salah satu bagian tubuh yang dimiliki oleh mamalia. Adapun, dalam catatan fosil mereka belum menemukan kelenjar susu tersebut pada kedua spesies itu.

Para peneliti mencari bukti nenek moyang mamalia dalam tulang dan gigi yang termineralisasi. Salah satu ciri gigi mamalia adalah adanya dua set gigi, yaitu gigi susu dan gigi dewasa.

Lain halnya dengan reptil dan ikan yang dapat menumbuhkan kembali gigi mereka menginjak masa remaja dan dewasa.

Brasilodon Pertama Kali Ditemukan di Brasil Selatan

Peneliti juga menganalisis tiga rahang bawah pada Brasilodon, satu rahang remaja dan dua rahang dewasa dari situs Linha São Luiz di Brasil selatan. Tempat itu menjadi lokasi pertama kali ditemukannya Brasilodon bersama beberapa dinosaurus awal yang ada di muka bumi.

Tim peneliti menggunakan teknik destruktif dengan cara membelah rahang untuk melihat gigi berkembang di dalamnya. Universitas di Brasil selatan memiliki banyak fosil Brasilodon. Sehingga rahangnya tidak terlalu berharga untuk dipotong.

"Apa yang kami temukan membuktikan bahwa Brasilodon hanya mengganti giginya sekali seumur hidup," ujar Martha Richter, seorang rekan ilmiah di Museum Sejarah Alam di London.

Adanya dua set gigi pada Brasilodon membuktikan bahwa makhluk tersebut adalah diphyodont, sebuah sebutan untuk hewan dengan dua set gigi. Nah, dua set gigi ini memang umumnya dimiliki oleh mamalia, bukan reptil.

"Kami tidak memiliki contoh reptil yang hanya memiliki dua set gigi. Reptil tua terus-menerus mengubah gigi mereka pada tingkat yang berbeda," tambah Richter.

Brasilodon tampak seperti mamalia dengan ekor panjang dan ciri-ciri mirip tikus. Menempatkan Brasilodon sebagai mamalia pertama di bumi akan menjadikannya sebuah evolusi yang selamat dari dua peristiwa kepunahan massal, termasuk serangan asteroid yang memusnahkan dinosaurus nonavian.

Muncul Perdebatan Terkait Hewan Mamalia Tertua di Dunia

"Studi ini tidak menyajikan data untuk mendukung perubahan posisi Brasilodon," ungkap Simone Hoffmann, seorang profesor di Institut Teknologi New York yang berfokus pada sejarah evolusi mamalia awal.

"Berdasarkan semua penelitian lain, Brasilodon bukanlah mamalia. Jelas bukan mamalia tertua, dan bahkan bukan bentuk mamalia (kerabat mamalia)," tambahnya.

Morganucodon merupakan bentuk mamalia paling awal diketahui, sedangkan Brasilodon biasanya ditempatkan baik sebagai kelompok saudara di sebelah bentuk mamalia di pohon evolusi, atau sebagai kelompok saudara dari klad yang lebih besar, yakni mamaliamorf, menurut Hoffmann.

Adapun terkait gigi diphyodont yang dimiliki oleh Brasilodon, menurut Hoffman bisa jadi karena hewan mewarisi fitur dari nenek moyang mereka. Namun, kehidupan terus berkembang dan berubah untuk membentuk cabang baru di pohon evolusi.

"Bulu pernah dianggap sebagai ciri khas burung," kata Hoffmann. "Sekarang kita tahu bahwa bulu muncul jauh lebih awal dan umum di kebanyakan spesies dinosaurus. Tapi hanya karena T-rex sekarang direkonstruksi untuk memiliki bulu tidak membuatnya menjadi burung,"

Richter mengakui bahwa temuan penelitian ini mungkin diperdebatkan, mencatat klasifikasi kelompok mamalia tertua masih ditelusuri.



Simak Video "Kerangka Dinosaurus Kecil Dijual, Tingginya 1,3 Meter"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia