Puasa Daud Berapa Lama? Ini Hadits dan Keutamaannya

Kristina - detikEdu
Kamis, 11 Agu 2022 05:00 WIB
Senior Muslim woman preparing food
Ilustrasi puasa Daud. Foto: iStock
Jakarta -

Puasa Daud adalah puasa sunnah yang dikerjakan Nabi Daud AS semasa hidupnya. Ibadah ini dapat dikerjakan dengan sehari berpuasa dan sehari berbuka atau selang-seling.

Menurut Rasulullah SAW dalam suatu hadits shahih, puasa Daud adalah puasa yang paling utama. Hadits ini diriwayatkan dari 'Abdullah bin 'Amr RA. Ia mengatakan,

"Ayahku menikahkan aku dengan seorang perempuan dari keluarga terkemuka dan sering bertanya kepada istriku perihalku, dan dia menjawab, 'Sungguh orang yang sangat menyenangkan! Ia tidak pernah menghampiri tempat tidurku dan tidak pernah mendekatiku sejak menikahimu.'

Ketika keadaan ini berlangsung lama, ayahku menceritakan hal ini kepada Nabi SAW yang berkata kepada ayahku, 'Pertemukanlah aku dengannya.' Kemudian aku menemuinya dan Nabi SAW bersabda kepadaku, 'Bagaimana caramu puasa?'

Aku menjawab, 'Aku puasa setiap hari.' Nabi SAW bertanya, 'Berapa lama waktu yang kauhabiskan untuk menyelesaikan pembacaan seluruh Al-Qur'an?' Aku menjawab, 'Semalam.'

Mendengar itu Nabi SAW bersabda, 'Puasalah tiga hari dalam setiap bulan dan bacalah Al-Qur'an dengan menyelesaikan dalam satu bulan.' Aku berkata, 'Tetapi itu aku mampu melakukannya lebih dari itu.' Nabi SAW bersabda, 'Jika begitu, puasalah sehari dan tinggalkan dua hari.'

Aku berkata, 'Aku mampu melakukannya lebih dari itu.' Nabi SAW bersabda, 'Puasa yang paling utama adalah puasa Nabi Daud yang berpuasa selang sehari dan selesaikan membaca Al-Qur'an dalam tujuh hari.'

Aku ingin sekiranya dahulu menerima anjuran Nabi SAW karena sekarang ini aku telah menjadi seorang lelaki tua yang lemah." (HR Bukhari)

Yanuar Arifin mengatakan dalam buku Puasa Daud untuk Kecerdasan & Keberuntungan Akademikmu, puasa Daud merupakan puasa khusus yang diamalkan oleh Nabi Daud AS karena kecintaannya yang sangat besar terhadap Allah SWT.

"Jadi, puasa ini merupakan bukti kecintaan seorang hamba terhadap Tuhannya, bukti kecintaan dari seorang makhluk terhadap Penciptanya (Khaliq)," jelas Yanuar.

Selain itu, kata Yanuar, puasa Daud tergolong puasa yang berat. Sebab, puasa ini dikerjakan secara berkelanjutan atau terus menerus dan hanya dibatasi jeda sehari untuk tidak berpuasa.

Menurut penelusuran detikHikmah, tidak ada hadits shahih yang menerangkan berapa lama puasa Daud dikerjakan. Namun, menurut sejumlah pendapat, puasa ini dapat dikerjakan seumur hidup sesuai keinginan.

Keutamaan Puasa Daud

Salah satu keutamaan puasa Daud adalah menjadi ibadah sunnah yang lebih disukai Allah dibandingkan puasa sunnah lainnya. Pendapat ini bersandar pada sabda Rasulullah SAW,

أَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ ، كَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا ، وَأَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ ، كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ

Artinya: "Puasa yang paling disukai oleh Allah adalah puasa Nabi Daud. Ia berpuasa satu hari lalu berbuka satu hari. Sholat yang paling disukai oleh Allah adalah sholat Nabi Daud. Ia tidur seperdua malam, bangun sepertiganya, lalu tidur seperenamnya." (HR Bukhari)

Puasa Daud dapat diawali dengan membaca niat sebagai berikut,

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Nawaitu Shauma Daawuda sunnatal lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya niat puasa daud, sunah karena Allah Ta'ala,"



Simak Video "Elon Musk: Aku Puasa Secara Berkala dan Merasa Lebih Sehat"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia