Tata Cara I'tikaf: Niat, Syarat, Rukun dan Tempat Pelaksanaanya Lengkap

Rosmha Widiyani - detikEdu
Jumat, 22 Apr 2022 17:03 WIB
Sehari di Masjid An Nahl

Sejumlah umat muslim memadati masjid An Nahl yang terletak di BSD, Tanggerang, Banten, Kemarin. Masjid ini melaksanakan ibadah itikaf selama 30 hari selama bulan ramadan dengan cuma-cuma. Grandyos Zafna/detikcom

Breaking news :

Bagi anda yang mau itikaf selama 30 Hari di bulan Ramadhan silahkan bisa langsung merapat ke Masjid Annahl The Icon BSD City. 
Semua tersedia secara Gratis dan Terbuka untuk Umum.

Keunggulan Masjid Annahl :
- Free 100%
- Gratis takjil saat berbuka puasa (kurma, snack, dll)
- Gratis makan malam dan sahur
- Gratis Teh Pucuk 
- Gratis milo, capucino, kopi hitam tinggal tekan tombol otomatis keluar sendiri
- Gratis Laundry selama itikaf
- Bimbingan belajar Alquran 24 Jam Setiap Hari selama Ramadhan (Klinik Quran)
- Setoran Hafalan atau Murojaah ke Hafizh 30 Juz
- Dauroh Alquran Sabtu dan Minggu (Aqua)
- Kajian Tafsir Ayat-ayat malam Ramdhan setiap Sabtu-minggu (bada ashar)
- Sholat Tahajjud 1 Juz/malam
- Tempat AC, bersih dan nyaman
- Free Wifi 24 Jam
- Sholat Tarawih & Tahajjud bersama Imam-imam Juara Internasional  dan Hafizh muda dengan suara merdu (Ust. Faisol Ilahi, Ust. Taqy Malik, Ust. Ibrohim Elhaq, KH. Agus Said dan H. Ayatullah).


Segara daftar di www.annahlbsdcity.com atau bisa langsung ke lokasi. Masjid An Nahl The Icon BSD City.

Bagi yang berinfak bisa langsung ke kotak infak yang tersedia atau transfer melalui rekening yang di website Annahl.

The Icon Bsd City, Ruko Horizon Broadway M5 No. 3, Jl. Horizon Broadway, Sampora,  Cisauk, Sampora, Cisauk, Tangerang, Banten 15345
085694960750
I'tikaf di masjid An Nahl. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

I'tikaf adalah ibadah yang dicirikan dengan berdiam diri di dalam masjid. Berdiam diri merujuk pada tidak keluar masjid karena sibuk melaksanakan berbagai ibadah wajib dan sunah.

Dikutip dari situs Muhammadiyah, i'tikaf telah dijelaskan dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 187

ثُمَّ أَتِمُّوا۟ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَٰكِفُونَ فِى ٱلْمَسَٰجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

Arab latin: ṡumma atimmuṣ-ṣiyāma ilal-laīl, wa lā tubāsyirụhunna wa antum 'ākifụna fil-masājid, tilka ḥudụdullāhi fa lā taqrabụhā, każālika yubayyinullāhu āyātihī lin-nāsi la'allahum yattaqụn

Artinya: "Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa."

Dalam hadits yang diceritakan Aisyah RA, Nabi Muhammad SAW melakukan i'tikaf selama 10 hari terakhir bulan Ramadan. Berikut haditsnya

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ اْلعَشَرَ اْلأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ. [رواه مسلم]

Artinya: "Nabi SAW melakukan i'tikaf pada hari kesepuluh terakhir dari bulan Ramadan, (beliau melakukannya) sejak datang di Madinah sampai beliau wafat, kemudian istri-istri beliau melakukan i'tikaf setelah beliau wafat." (HR Muslim).

Sebagai umatnya, semua tingkah laku Nabi SAW menjadi panutan dan pedoman dalam hidup. Termasuk melakukan i'tikaf yang disarankan bagi tiap muslim. Bagi yang ingin melaksanakan sunah Nabi SAW, berikut penjelasan tata cara dan pelaksanaannya

A. Niat i'tikaf

Bacaan niat diperlukan untuk membedakan maksud seseorang berdiam diri di masjid. Apakah untuk ibadah atau melakukan aktivitas lain. Bagi yang ingin beribadah, tentu wajib taat pada rukun dan syarat yang berlaku.

Dikutip dari buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII karya H Ahmad Ahyar, Ahmad Najibullah, berikut niat i'tikaf dalam Arab dan latin

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ مَا دُمْتُ فِيهِ

Arab latin: Nawaitu an a'takifa fī hādzal masjidi mā dumtu fīh

Artinya: "Saya berniat i'tikaf di masjid ini selama saya berada di dalamnya."

B. Syarat i'tikaf

Dalam situsnya, PP Muhammadiyah menjelaskan syarat diperlukan sebagai sahnya suatu ibadah. Syarat i'tikaf adalah:

  • Muslim
  • Sudah baligh bagi laki-laki dan perempuan
  • Harus dilaksanakan di masjid baik yang biasa atau masjid jami'
  • Telah berniat i'tikaf
  • Berakal
  • Suci dari hadas besar.

C. Rukun i'tikaf

Rukun adalah semua hal dalam ibadah yang telah menjadi bagian sehingga tak mungkin dipisah. Rukun wajib dilakukan selama ibadah sehingga sifatnya cenderung memaksa.

Berdasarkan penjelasan tersebut, rukun i'tikaf adalah:

  • Berniat ibadah hanya untuk Allah SWT
  • Berdiam diri di dalam masjid selama waktu tertentu.

Para ulama berbeda pendapat terkait lamanya berdiam diri dalam masjid. Ulama mahdzab Hanafi, Syafi'i, Hanbali menjelaskan i'tikaf bisa dilakukan satu jam (Sa'ah) pada siang atau malam hari.

Dikutip dari situs Institut Agama Islam An Nur Lampung, ulama madzhab Maliki ada yang berpendapat i'tikaf dilakukan sehari semalam tanpa putus. Sedangkan yang lain mengatakan, i'tikaf dapat dilaksanakan sehari tanpa malam.

Bila diambil jalan tengahnya, i'tikaf bisa dilakukan satu, dua, atau tiga jam. Namun i'tikaf juga dapat dilaksanakan 24 jam sesuai kemampuan tiap muslim.

D. Tempat pelaksanaan i'tikaf

Sesuai syarat i'tikaf, ibadah sunah ini harus dilaksanakan di masjid. Ketentuan ini untuk memudahkan jemaah i'tikaf saat harus salat, serta menekan risiko bercampurnya jemaah perempuan dan laki-laki.

Dengan penjelasan ini, semoga tiap muslim dimudahkan untuk i'tikaf di 10 hari terakhir Ramadan. Dalam situ hadits dikisahkan, Nabi sangat menjaga ibadah ini meski bersifat sunah

عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ فَسَافَرَ سَنَةً فَلَمْ يَعْتَكِفْ فَلَمَّا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ اعْتَكَفَ عِشْرِينَ يَوْمًا Dari
Artinya: Ubay bin Ka'ab RA berkata, "Sesungguhnya Rasulullah SAW i'tikaf pada 10 hari terakhir dari bulan Ramadan. Pernah selama satu tahun beliau tidak i'tikaf, lalu pada tahun berikutnya beliau i'tikaf selama dua puluh hari." (HR Abu Daud).



Simak Video "Polisi India Tembak Mati 2 Pedemo soal Pelecehan Nabi Muhammad"
[Gambas:Video 20detik]
(row/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia