Montase Vs Mosaik: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuat

Olivia Sabat - detikEdu
Selasa, 23 Nov 2021 13:15 WIB
Otoritas Palestina meresmikan lantai mosaik setelah melakukan restorasi selama beberapa tahun di Istana Hisham. Lantai mosaik itu merupakan yang terbesar di dunia.
Foto: AP Photo/Nasser Nasser
Jakarta -

Montase dan mosaik adalah dua karya seni tempel yang masuk ke dalam jenis karya seni dua dimensi. Meski begitu, perbedaan karya montase dan mozaik dapat dilihat dari pengertian, fungsi, serta cara membuatnya.

Melansir Buku 'Pendidikan Seni Rupa Estetik Sekolah Dasar' karya Arina Restian, perbedaan karya montase dan mosaik dengan mudah bisa dilihat dari cara pembuatan serta bahan atau material yang digunakan. Karya montase dilakukan dengan menggabungkan dua gambar yang berasal dari dua sumber yang berbeda menjadi gambar baru.

Sementara mosaik menggunakan susunan kepingan dengan jenis bahan yang sama membentuk satu gambar yang baru. Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai karya montase dan mosaik yang dilansir dari buku Kemdikbud 'Mata Pelajaran Seni Budaya: Karya Seni Rupa Dua Dimensi dan Tiga Dimensi'.

A. Montase

school design over black background vector illustrationMontase/Foto: Dok. iStock

Melihat pengertiannya montase adalah karya seni tempel yang mengombinasikan gambar-gambar yang sudah jadi dari berbagai sumber menjadi susunan karya seni baru. Sumber gambar-gambar tersebut dapat berasal dari koran bekas, majalah bekas, buku yang sudah tidak dipakai, pamphlet, atau lainnya.

Jadi, dengan kata lain karya montase dapat dihasilkan dari gambar jadi yang dieksposisikan dengan gambar jadi lainnya. Misalnya, kamu ingin membuat gambar pemandangan alam.

Kita bisa mengambil gambar gunung dari sebuah majalah. Kemudian, mengambil gambar sawah, langit, dan awan dari buku cerita yang berbeda-beda. Nah, gambar-gambar yang sudah dikumpulkan ini ditempel pada satu permukaan datar yang sama dan membentuk gambar baru.

Dalam praktiknya, karya montase memiliki fungsi sebagai berikut:

- Fungsi praktis, dapat digunakan sebagai bahan dekorasi.

- Fungsi edukatif, dapat membantu mengembangkan daya pikir, daya serap, emosi, estetika, dan kreativitas.

- Fungsi ekspresi, dengan menggunakan berbagai bahan dan tekstur montase dapat membantu meningkatkan ekspresi.

- Fungsi psikologis, dengan menuangkan ide, emosi yang menimbulkan rasa puas, dan kesenangan, kita dapat mengurangi beban psikologis.

- Fungsi sosial, dapat menyediakan lapangan pekerjaan dengan modal kreativitas.

Jika kamu tertarik untuk membuat karya montase, kamu bisa mengikuti beberapa Langkah
di bawah ini:

1. Sediakan alat dan bahan: majalah, koran, gambar-gambar yang akan dijadikan montase, gunting, lem, dan buku gambar sebagai tempat menempelkan gambar.

2. Potonglah gambar-gambar dari majalah yang akan dijadikan montase. Misalnya pilih bagian kepala dan badan seseorang dari dua sumber gambar yang berbeda.

3. Jika dirasa sudah cocok, guntinglah kedua gambar tersebut.

4. Tempelkan gambar pada buku gambar yang sudah disiapkan menggunakan lem.

5. Lihat hasil montase yang dibuat.

B. Mosaik

Mosaik adalah pembuatan karya seni dua atau tiga rupa yang dilakukan dengan menempelkan potongan-potongan kecil suatu material yang sama untuk membentuk gambar baru. Biasanya, material yang digunakan untuk membuat mozaik adalah pecahan
keramik, potongan kaca, potongan kertas, daun, kayu, kulit telur, dan sebagainya.

Perlu diingat, dalam pembuatan karya mosaik, kita hanya menggunakan satu jenis material yang sama. Namun, potongan yang dihasilkan tidak perlu sama.

Sebagai contoh, ini adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat karya mosaik dari material kertas.

1. Sediakan alat dan bahan: majalah-majalah dengan berbagai warna yang ingin dijadikan material, gunting, lem, dan buku gambar sebagai tempat menempelkan gambar.

2. Gambar pola yang ingin dibuat pada buku gambar.

3. Potong majalah menjadi bentuk yang kecil-kecil. Selain dipotong, kamu bisa juga menyobeknya untuk menghasilkan bentuk yang lebih abstrak.

4. Susun potongan-potongan majalah tersebut mengikuti pola gambar yang sudah dibuat. Sesuaikan juga dengan warnanya.

5. Tempelkan potongan-potongan kertas tersebut mengikuti pola.

6. Lihat hasil mosaik yang dibuat.

Nah, kalian sudah tahu kan perbedaan montase dan mosaik? Yuk coba bikin keduanya!



Simak Video "Melihat Penafsiran Keberagaman Lewat Pameran Karya Seni di UIN Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia