Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat sebanyak 4,5 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing ke Bali sepanjang Januari-Agustus 2026. Angka tersebut turun 1,62 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Kepala BPS Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 4.586.959 kunjungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka tersebut turun 1,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 4.662.720 kunjungan. "Jadi kalau kita lihat secara keseluruhan sampai bulan Agustus, kunjungan wisman ke Bali masih lebih rendah 1,62 persen," ujarnya, Kamis (1/10/2026).
Negeri Kanguru masih menjadi penyumbang wisman nomor satu, yaitu 1.138.634 kunjungan. Jumlah tersebut meningkat 7,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Disusul Tiongkok sebanyak 401.762 kunjungan atau meningkat 6,04 persen. Kemudian India dengan 352.510 kunjungan, Inggris 202.759 kunjungan, dan Korea Selatan 191.386 kunjungan.
Wisatawan Nusantara Naik
Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dengan tujuan Bali pada periode Januari-Agustus 2026 justru mengalami pertumbuhan positif sebesar 2,15 persen secara kumulatif.
"Perjalanan wisatawan nusantara ke Bali sampai dengan Agustus 2026 sudah mencapai 18.155.881 perjalanan. Angka ini naik 2,15 persen jika dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya," katanya.
Agus menjabarkan pertumbuhan tersebut terutama berasal dari perjalanan intraprovinsi atau pergerakan wisatawan di dalam wilayah Bali yang meningkat 5,04 persen. Jumlahnya naik dari 13.850.754 perjalanan pada Januari-Agustus 2025 menjadi 14.548.178 perjalanan pada periode yang sama 2026.
Sebaliknya, perjalanan interprovinsi atau pergerakan wisnus dari luar wilayah Bali mengalami penurunan 8,05 persen. Jumlahnya turun dari 3.923.479 perjalanan pada Januari-Agustus 2025 menjadi 3.607.703 perjalanan pada Januari-Agustus 2026.