detikBali

Menpar Sebut Bali Tetap Ramai meski Ada Perang di Timur Tengah

Terpopuler Koleksi Pilihan

Menpar Sebut Bali Tetap Ramai meski Ada Perang di Timur Tengah


Fabiola Dianira - detikBali

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat kunjungan kerja ke Bali Safari & Marine Park, Gianyar pada Rabu (25/3/2026). (Fabiola Dianira)
Foto: Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat kunjungan kerja ke Bali Safari & Marine Park, Gianyar pada Rabu (25/3/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Gianyar -

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, mencatat bahwa jumlah wisatawan sepanjang libur panjang Idulfitri naik sebesar 3,5 persen dibandingkan libur Lebaran tahun 2025. Menurutnya, konflik di Timur Tengah tak terlalu berdampak terhadap kunjungan turis.

"Kami melihat di masa Lebaran ini ada peningkatan kunjungan, 3,5% peningkatannya dibandingkan masa Lebaran tahun lalu," ujarnya saat kunjungan kerja ke Bali Safari & Marine Park, Rabu (25/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebutkan wisatawan yang datang didominasi oleh wisatawan nusantara yang memanfaatkan momen libur Idulfitri.

Meski situasi di Timur Tengah masih berkonflik dan menyebabkan beberapa pembatalan penerbangan, termasuk ke Bali, tren kunjungan wisatawan tetap menunjukkan peningkatan.

ADVERTISEMENT

"Walaupun dalam keadaan situasi di Timur Tengah yang tidak menentu, ada beberapa cancellation juga, tetapi tetap trennya kami mendapatkan data meningkat 3,5%," tegasnya.

Ia juga mengungkapkan tingkat okupansi atau hunian hotel saat ini berada di kisaran 60 hingga 65 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Wayan Sumarajaya, mengatakan target jumlah kunjungan wisatawan tahun ini masih sama seperti 2025.

"Ya, kita memang target kita masih sama dengan tahun sebelumnya, tahun 2025, kita mengejar 6,9 (juta) wisatawan mancanegara yang bisa hadir di Bali per tahun," katanya saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pariwisata di Bali Safari & Marine Park.

Sumarajaya berharap peningkatan pengunjung ini bisa terus berlanjut di bulan berikutnya meskipun sedang dalam musim sepi pengunjung atau low season.

"Ini suatu hal yang positif bagi kita, mudah-mudahan ini bisa berlanjut pada bulan-bulan berikutnya walaupun kita masih ada di low season ini seperti itu," imbuhnya.




(hsa/hsa)










Hide Ads