Panti Asuhan Guardian Holy Angel Katolik di Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terbakar pada Rabu (13/5/2026). Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
Saksi mata Steven Pello (51), warga RT 09/RW 04 Kelurahan Naikoten I, mengatakan api pertama kali muncul dari meteran listrik. Kobaran api kemudian menjalar hingga ke kamar paling depan panti asuhan.
"Dugaan arus listrik. Tiba-tiba ada kasur terbakar dari kamar paling depan," kata Steven.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut hampir seluruh barang di dalam panti asuhan terbakar.
"Barang kurang lebih semua terbakar," ujarnya.
Steven menjelaskan saat kejadian dirinya bersama warga lain tengah mengikuti prosesi ibadah pemakaman salah seorang warga di sekitar lokasi.
"Kami sementara hadiri doa untuk pemakanan yang di belakang panti ini, tiba-tiba ada teriakan kebakaran, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Kota Raja AKP Leyfrids D. Mada mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi usai menerima laporan kebakaran.
"Kami mendapatkan informasi telah terjadi kebakaran di Naikoten I sehingga kami segera datang untuk membantu memberikan pertolongan terhadap kebakaran yang terjadi di panti asuhan," kata Leyfrids.
Saat ini, Polsek Kota Raja bersama tim olah tempat kejadian perkara (TKP) Polresta Kupang Kota masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut.
"Kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian materilnya rumah ini semua terbakar," jelasnya.
Hingga kini, kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan. Sementara itu, anak-anak panti dan pengelola disebut mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.
(dpw/dpw)










































