Psikolog Klinis, Maharani Octy Ningsih, menjelaskan soal mindfulness. Ia menekankan mindfulness atau kondisi kesadaran penuh di pikiran bukan sekadar latihan napas. Tarik napas hanya salah satu teknik bantuan, bukan keseluruhan esensi dari mindfulness.
Mindfulness juga tidak selalu berarti kita tenang & berpikir positif. Pikiran yang "hadir" di momen sekarang tidak harus memaksakan pikiran negatif langsung diubah menjadi positif, melainkan melihat realitas apa adanya.
Mindfulness juga bukan pasrah, tetapi mengakui kenyataan yang sedang terjadi secara objektif agar bisa mengambil tindakan yang lebih jernih dan bijak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT