detikBali

Ala Ayuning Dewasa Bali Rabu 8 April 2026, Baik Buka Lahan Pertanian

Terpopuler Koleksi Pilihan

Ala Ayuning Dewasa Bali Rabu 8 April 2026, Baik Buka Lahan Pertanian


Tim detikBali - detikBali

Umat Hindu melaksanakan ibadah Hari Galungan dengan penuh khidmat di Pura Amerta Jati, Cinere, Depok, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). Hari suci yang diperingati setiap 210 hari sekali dalam kalender Bali ini menjadi momentum penting bagi umat Hindu untuk memperingati kemenangan dharma atau kebenaran atas adharma yang melambangkan kejahatan.
Umat Hindu. Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto
Denpasar -

Berikut Ala ayuning dewasa menurut penanggalan kalender Bali hari ini, Rabu, 8 April 2026 diantaranya baik untuk membuka lahan pertanian baru.

Kalender Bali memuat ala ayuning dewasa atau hari baik berdasarkan perhitungan khusus. Ala ayuning dewasa digunakan oleh masyarakat Hindu di Bali dalam menentukan baik buruknya hari untuk melakukan kegiatan adat dan ritual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simak ala ayuning dewasa, Rabu, 8 April 2026 berdasarkan perhitungan kalender Bali sebagaimana informasi yang dikutip dari kalenderbali.org.

  • Asuasa. Mengandung sifat boros, tidak baik untuk berbelanja, tidak baik untuk dewasa ayu. (Alahing dewasa 3).
  • Carik Walangati. Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).
  • Kajeng Rendetan. Baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah. (Alahing dewasa 2).
  • Kajeng Susunan. Baik untuk membuat sok atau sejenisnya. (Alahing dewasa 4).
  • Kala Bangkung, Kala Nanggung. Tidak baik untuk mulai memelihara ternak. (Alahing dewasa 4).
  • Kala Caplokan. Baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, bahan untuk umpan. (Alahing dewasa 3).
  • Kala Ingsor. Mengandung sifat/tanda-tanda mengecewakan (Alahing dewasa 3).
  • Kala Olih. Baik untuk memulai suatu usaha. Tidak baik untuk membuat terowongan, sumur, mulai membajak. (Alahing dewasa 3).
  • Kala Sor. Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan. (Alahing dewasa 3).
  • Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).
  • Rangda Tiga. Tidak baik melakukan upacara pawiwahan. (Alahing dewasa 3).
  • Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll. (Alahing dewasa 3).
  • Srigati. Baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung (Alahing dewasa 4).
  • Srigati Munggah. Baik untuk membibit/menanam padi, membuat alat-alat berjualan, membuat pahat, menyimpan padi atau upacara padi li lumbung. Tidak baik meminjam sesuatu, menjual beli beras. (Alahing dewasa 4).
  • Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Buat Suka, Pratiti: Wedana


(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads