Dalam laporan pengadaannya, BGN awalnya menuliskan 25.644 unit, namun direvisi jadi 21 ribu unit. Parahnya, angka realisasi pengadaan motor listrik yang ditemukan Kejagung hanya 2.117 unit.
Embed Video
Hafidah Esa Anggraini - detikBali
Dalam laporan pengadaannya, BGN awalnya menuliskan 25.644 unit, namun direvisi jadi 21 ribu unit. Parahnya, angka realisasi pengadaan motor listrik yang ditemukan Kejagung hanya 2.117 unit.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan