Persebaya Surabaya memenangi derby Jawa Timur usai mengalahkan Arema FC pada pekan ke-30 Super League, Senin (28/4/2026). Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Bajul Ijo menang telak 4-0.
Empat gol Persebaya dicetak Francisco Rivera (dua gol), Jefferson Silva, dan Mikael Tata. Seluruh gol lahir pada babak kedua.
Kemenangan ini membuat Persebaya naik dari posisi enam ke peringkat empat dengan 48 poin. Sementara Arema FC tertahan di posisi ke-11 dengan 39 poin. Pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, kedua tim bermain imbang 1-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalannya Pertandingan
Babak pertama berlangsung minim peluang. Kedua tim tidak mencatatkan tembakan tepat sasaran yang mengancam. Bola lebih banyak berkutat di lini tengah.
Arema bermain dengan kolektivitas dan operan pendek. Persebaya mencoba membongkar pertahanan lewat umpan terobosan langsung ke lini depan.
Arema mengandalkan Dalberto Luan Belo, Gabriel Silva Costa, dan Joel Vinicius di lini serang. Namun upaya mereka kerap gagal.
Persebaya juga belum efektif meski menurunkan pemain cepat seperti Gali Freitas dan Francisco Rivera.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung membuka keunggulan pada menit ke-49 lewat sontekan Francisco Rivera. Pemain asal Meksiko itu memanfaatkan bola liar di depan gawang.
Arema merespons cepat. Dua menit kemudian, Joel Vinicius menanduk bola di depan gawang, tetapi sundulannya membentur mistar.
Pada menit ke-69, Persebaya mendapat peluang lewat sepakan Milos Raickovic. Namun tendangannya masih bisa ditepis kiper Lucas Frigeri.
Persebaya kemudian mengambil alih kendali permainan dan terus menekan pertahanan Arema.
Menit ke-76, Persebaya mendapat penalti yang dieksekusi Bruno Moreira. Meski sepakannya ditepis Lucas Frigeri, bola muntah disambar Jefferson Silva menjadi gol.
Enam menit berselang, Persebaya menambah keunggulan menjadi 3-0 lewat gol kedua Francisco Rivera. Gol berawal dari serangan balik cepat dari sisi kiri yang diakhiri tembakan plessing di dalam kotak penalti.
Persebaya menutup kemenangan dengan gol keempat pada menit akhir melalui sepakan Mikael Tata. Skor 4-0 bertahan hingga laga usai.
Komentar Pelatih
Pelatih Arema FC, Marcos Santos meminta maaf atas kekalahan tersebut. Ia menilai gol-gol Persebaya terjadi karena skema permainan timnya tidak berjalan baik.
"Gol pertama mereka lahir karena kesalahan. Sementara dua gol terakhir karena kami lambat menutup transisi cepat Persebaya," jelasnya.
Soal pergantian pemain, Santos menegaskan keputusan diambil berdasarkan kondisi di lapangan.
"Jujur saja bingung garus mengganti siapa karena semua terlihat kelelahan. Saya mengganti sesuai dengan situasi di lapangan," tegasnya.
Ia berharap Arema FC bisa bangkit di sisa pertandingan dan tampil lebih siap.
Sementara itu, pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengapresiasi perjuangan pemain serta dukungan Bonek dan Bonita yang menonton di alun-alun Kota Surabaya.
Menurutnya, babak pertama berjalan sulit karena cuaca panas yang memengaruhi kedua tim.
"Saya rasa tidak mudah mencetak empat gol ke gawang Arema. Apalagi tim-tim lain juga sulit membobol gawang Arema dalam beberapa laga terakhir," tegasnya.
Pemain Persebaya, Mikael Tata, yang mencetak satu gol dan satu assist, menjadikan kontribusinya sebagai motivasi, meski harus menghadapi mantan timnya.
"Bagi saya itu hal yang biasa. Gol dan assist itu saya jadikan pengalaman agar lebih berkembang," ujar pemain kelahiran 2004 ini.