Winger Bali United, Irfan Jaya, kembali produktif pascasembuh dari cedera. Satu gol dia sumbangkan saat Bali United mengalahkan PSM Makassar 2-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (27/4/2026).
Irfan Jaya mencetak gol kedua Bali United setelah menerima umpan cut back dari Teppei Yachida pada menit ke-78. Sedangkan, satu gol lainnya dicetak oleh Diego Campos pada babak pertama.
Tak ada selebrasi yang ditunjukkan Irfan setelah membobol gawang PSM Makassar. Ia hanya mencakupkan tangan sebagai tanda permintaan maaf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Irfan, gol tanpa selebrasi itu bertujuan untuk menghormati klub masa muda serta tanah kelahirannya. Irfan sendiri merupakan mantan pemain PSM Makassar.
"Saya harus respect dengan PSM Makassar karena saya lahir di Sulawesi Selatan dan saya pernah bermain di sana. Jadi saya harus tetap menghormati mereka," ujar Irfan Jaya.
Irfan dimasukkan sebagai pemain pengganti oleh pelatih Bali United Johnny Jansen. Pesepakbola yang memiliki kecepatan tinggi ini sukses mengacak-acak pertahanan Juku Eja.
Hanya saja, dari sekian banyak peluang didapat, hanya satu yang berbuah gol. Menariknya, skema gol tersebut sempat disetel oleh pelatih saat latihan.
"Dalam latihan kami diberikan strategi cut back. Dan hasilnya, dua gol Bali United lahir dari skema tersebut," imbuh Irfan.
Karier Irfan Jaya
Irfan Jaya lahir di Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada 1 Mei 1996. Sebelum melangkah ke sepakbola profesional, pria bernama lengkap Irfan Samaling Kumi ini lebih dulu menempa diri di klub PSM Makassar U-21 pada 2016.
Setahun kemudian, Irfan pindah ke Persebaya. Di Persebaya, Irfan bermain selama empat musim sebelum memutuskan hijrah ke PSS Sleman. Sejak itu pula Irfan dilirik pelatih Timnas Indonesia kala itu dan menjadi bagian penting Skuad Garuda.
Pada awal musim 2022, Irfan Jaya menerima pinangan Bali United dan mengabdi hingga sekarang. Irfan masih memiliki kontrak bersama Serdadu Tridatu hingga 31 Mei 2027.
Mengenai kontribusi, Irfan total mengoleksi 48 gol serta 30 assist di tiga klub berbeda dalam ajang Liga 1 (termasuk Super League). Ia mencatatkan 124 penampilan bersama Bali United, kemudian 60 untuk Persebaya Surabaya, dan 18 penampilan bersama PSS Sleman. Selain di liga, kontribusi Irfan juga diberikan di luar liga seperti diantaranya Piala Presiden, Piala Menpora, hingga AFC Cup.
(iws/iws)