DPP Partai Perindo mulai memanaskan mesin partai untuk menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Salah satunya dengan memperkuat struktur partai di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, menyinggung langkah strategis partai seusai eks Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mundur dari Perindo sejak 30 Oktober 2024. Ferry mengakui tokoh seperti TGB maupun Sitti Rohmi Djalilah memiliki peran strategis sebagai magnet elektoral di NTB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Posisi saat ini kan sudah mundur dari Partai Perindo. Tapi kami akan terus intens berkomunikasi dengan siapa pun, termasuk beliau," kata Ferry di Mataram, NTB, Selasa (13/10/2026).
Ferry optimistis akan muncul tokoh-tokoh baru yang dapat memperkuat Perindo di NTB. Menurutnya, kekuatan figur hanyalah salah satu elemen bagi keberhasilan partai.
"Tapi yang lebih penting adalah bagaimana kami menguatkan kekuatan struktur partai bergerak di tingkat lapangan," kata Ferry.
"Selain tokoh-tokoh yang nanti akan kami coba upayakan terus-menerus, kita juga mengupayakan bagaimana kekuatan basis kami di lapangan," imbuhnya.
Ferry mengatakan pihaknya bersama jajaran pengurus DPP baru saja menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama DPW NTB serta DPD-DPC Perindo se-NTB. Rakor tersebut membahas penguatan kelembagaan, persiapan verifikasi partai, hingga konsolidasi bedah daerah pemilihan (dapil) di tingkat kabupaten/kota.
"Secara struktur kami sudah terbentuk semua. DPW dan DPD di NTB sudah 100 persen terbentuk, DPC sudah 99 persen. Tinggal beberapa penyesuaian saja seperti di Bima. Kami juga terus membentuk hingga tingkat ranting dan menguatkan kader-kader kami," terangnya.
Ferry menilai NTB merupakan daerah yang sangat potensial bagi perolehan suara Perindo. Saat ini, Perindo memiliki tiga anggota DPRD NTB serta 11 anggota DPRD di tingkat kabupaten/kota se-NTB.
"Kami menargetkan mudah-mudahan bisa dua kali lipat anggota dewannya. Bahkan di tingkat provinsi kami ingin mendulang suara yang signifikan dan mengejar hasil terbaik," pungkasnya.