detikBali

Kesal Gagal Podium di Mandalika, Marc Marquez Kritik Padatnya Agenda

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kesal Gagal Podium di Mandalika, Marc Marquez Kritik Padatnya Agenda


Edi Suryansyah - detikBali

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, dalam wawancara seusai di Media Center Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026).
Foto: Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, dalam wawancara seusai di Media Center Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). (Edi Suryansyah/detikBali)
Lombok Tengah -

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, kesal gagal naik podium dalam balapan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (11/10/2026). Ia lantas menyalahkan padatnya agenda pembalap di luar lintasan yang membuat fokusnya berkurang.

Marquez menilai para pembalap tidak hanya dituntut tampil maksimal saat latihan dan balapan. Mereka juga harus memenuhi berbagai agenda sponsor, menghadiri pertemuan, menjalani pemanasan, mengikuti parade pembalap, hingga berinteraksi dengan penggemar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai pembalap, kami adalah pihak pertama yang ingin membantu kejuaraan. Namun, saya pikir ada cara lain untuk mengembangkan olahraga ini tanpa harus terlalu menekan para pembalap," ujarnya dalam wawancara seusai race di Media Center Sirkuit Mandalika.

Menurut Marquez, rangkaian kegiatan tersebut membuat waktu yang tersedia bagi pembalap semakin terbatas. Bahkan, setelah menjalani pemanasan dan berganti pakaian, mereka masih harus mengikuti parade serta kegiatan bersama penggemar sebelum kembali menjalani agenda lainnya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena para pembalap tetap harus menjaga kondisi fisik di tengah jadwal kompetisi yang semakin padat.

"Pada akhirnya, kami adalah atlet. Tahun depan jadwalnya bahkan akan semakin padat. Waktu di lintasan memang sama, tetapi semuanya menjadi lebih intens," katanya.

Marquez menegaskan para pembalap ingin membantu MotoGP berkembang. Namun, ia berharap pengembangan olahraga tersebut tidak hanya bertumpu pada kewajiban di luar lintasan.

"Kami perlu berada di sana dan menunjukkan kehadiran di lintasan, bukan di luar lintasan," tegasnya.

Meski gagal podium, Marquez cukup puas bisa finis di Mandalika tahun ini. Dalam empat balapan sebelumnya, Marquez selalu gagal menyelesaikan balapan. Menurutnya, hasil yang diraih bahkan melampaui ekspektasi jika melihat situasi pada Kamis sebelum rangkaian balapan berlangsung.

"Jika pada Kamis Anda mengatakan kepada saya bahwa sepanjang akhir pekan saya hanya kehilangan tiga poin melawan Bezzecchi, Bagnaia, dan Martin, itu adalah mimpi. Dan kami berhasil mewujudkannya," tutur Marquez.

Ia menilai timnya menjalani akhir pekan di Mandalika sudah melakukan upaya maksimal sehingga dia mampu tampil konsisten. Meski demikian, ia mengakui balapan tidak berjalan mudah, terutama pada paruh kedua ketika dirinya mulai mengalami kesulitan.

"Kami mampu tampil konsisten sepanjang akhir pekan. Memang benar, saat balapan kami sangat menderita, terutama pada bagian kedua. Namun, kami sangat senang dengan bagaimana akhir pekan ini berakhir," ujarnya.

Marquez juga menjelaskan bahwa masalah yang dihadapinya bukan berasal dari temperatur ban depan. Menurutnya, penurunan performa justru terjadi pada ban belakang.

Ia mengatakan keputusan untuk sedikit mengalah di tikungan 10 merupakan bagian dari strategi, bukan akibat kehilangan kepercayaan diri terhadap ban depan.

"Bagian belakang mengalami penurunan yang sangat besar, tetapi ban depan sempurna. Di tikungan 10 saya sedikit mengalah, tetapi itu strategi saya. Tidak ada risiko," tegasnya.

Dengan masih tersisa 12 putaran, Marquez mengaku sudah memperkirakan Pedro Acosta dan Ai Ogura akan berusaha menyalipnya. Karena itu, ia memilih tidak memaksakan diri mempertahankan posisi apabila situasinya memang tidak menguntungkan.

"Saya merasakan kecepatannya dan tahu Acosta serta Ogura akan menyalip saya bagaimana pun caranya. Jadi, strategi saya adalah tidak mengambil risiko berlebihan," imbuhnya.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads