Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Kalingga Rendra Raharja, memastikan pengamanan secara keseluruhan ajang balap internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika 2026 berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Dia membeberkan 13 insiden menonjol selama rangkaian event yang semua bisa teratasi.
"Alhamdulillah secara umum untuk pengamanan event MotoGP tahun 2026 berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif," ujar Irjen Kalingga saat memberikan keterangan di Mandalika, Minggu (11/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalingga mengaku, antusiasme masyarakat tahun ini tercatat mengalami peningkatan tajam jika dibandingkan dengan perhelatan sebelumnya. Dia menyatakan bahwa jumlah penonton meningkat drastis.
"Jumlah penonton MotoGP tahun 2025 itu 140.235 orang, dan tahun ini meningkat. Di mana jumlah penonton MotoGP tahun 2026 sebanyak 157.875 orang. Mengalami peningkatan sebanyak 17.550 orang atau 12,51 persen," ungkapnya.
Di balik kesuksesan tersebut, jajaran kepolisian mencatat ada 13 insiden menonjol yang mewarnai jalannya acara sejak tanggal 8 hingga 11 Oktober 2026. Namun, semuanya berhasil diantisipasi dengan baik.
"Pada hari Kamis tercatat ada dua kejadian, menyusul tiga kejadian di hari Jumat, serta dua kejadian di hari Sabtu," katanya.
Selain itu, kepolisian juga menangani satu laporan pencurian handphone yang terjadi pada hari pertama penyelenggaraan. Beberapa insiden menonjol lain juga berhasil ditangani oleh petugas di lapangan tanpa mengganggu jalannya balapan.
"Salah satunya adalah terbakarnya satu unit mobil Mitsubishi Pajero di Gate 1 akibat jammer yang memicu panas berlebih pada mesin hingga terbakar saat ditinggalkan," tegasnya.
Di sisi lain, petugas juga sigap mengamankan area saat terjadi kebakaran lahan di jalur bypass Bil-Mandalika. Serta mengamankan lima orang penonton yang kedapatan memanjat pagar.
"Penonton yang memanjat pagar itu lima orang dan sempat diamankan di Polsek, kejadian tanggal 11 Oktober," tegas Kalingga.
Untuk mengurai potensi penumpukan kendaraan di sekitar area sirkuit, pihak kepolisian mengoperasikan strategi rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow. Penerapan rekayasa ini dinilai efektif mengalirkan arus penonton.
"Untuk arus kemacetan, kita bikin contraflow ketika pada saat masuk. Dan ketika arus balik, kami bikin contraflow balik menuju ke arah Bizam. Alhamdulillah sampai saat ini parkir, kemudian arus yang ke arah sirkuit maupun yang balik dari sirkuit berlangsung secara lancar dan aman," jelasnya.
Sementara itu, terkait kasus kesehatan yang sempat dialami kru MotoGP, Kalingga memastikan pihaknya langsung bertindak cepat bersama tim medis.
"Untuk keracunan itu sebenarnya dua kasus, dapat dilaksanakan antisipasi dibawa ke rumah sakit terdekat dan alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar dan terkendali," tambahnya.
Dia pun memastikan pengamanan ketat ini terus berlanjut hingga seluruh rangkaian hiburan penutup selesai. Panggung hiburan dimeriahkan oleh grup musik Tipe-X hingga penyanyi Agnes Monica.
"Kami akan tetap bertahan hingga seluruh penonton dan penampil kembali ke kediaman masing-masing," tandasnya.