Terminal Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dipercantik. Terminal BIZAM dipercantik untuk menyambut kedatangan para penonton, pembalap, kru dalam ajang Motorcycle Grand Prix (MotoGP) Mandalika 2026.
MotoGP Mandalika bakal berlangsung pada 9-11 Oktober 2026. Terminal BIZAM bersolek agar para penumpang merasakan atmosfer balapan sejak tiba di bandara.
General Manager (GM) BIZAM, Aidhil Philip Julian, mengatakan proses branding MotoGP telah tuntas. Manajemen BIZAM mengangkat kearifan lokal NTB di sejumlah area terminal, mulai dari area kedatangan hingga keberangkatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya BIZAM dalam menghadirkan atmosfer penyambutan MotoGP sekaligus memperkuat identitas budaya lokal sejak para pengguna jasa tiba di Pulau Lombok," kata Aidhil kepada detikBali, Rabu (30/9/2026).
Berbagai elemen visual dan ornamen bernuansa lokal dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para pengguna jasa selama di terminal BIZAM. Area arrival hingga ke pintu keluar didesain menyerupai lintasan Sirkuit Mandalika dan logo Lombok dibuatkan backdrop MotoGP.
"Selain memastikan kesiapan operasional penerbangan, kami juga ingin menghadirkan pengalaman penyambutan yang mencerminkan karakter dan budaya Lombok. Karena itu, branding MotoGP serta dekorasi dengan kearifan lokal NTB terus kami persiapkan di area terminal, sehingga momentum MotoGP tidak hanya menjadi event olahraga internasional, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisatawan ketika tiba di Lombok," jelas Aidhil.
Penerbangan Bertambah
Frekuensi penerbangan ke BIZAM bertambah seiring gelaran MotoGP Mandalika 2026. Manajemen BIZAM telah menerima permintaan sebanyak 48 extra flight, 11 charter flight, 4 penerbangan dengan perubahan menjadi pesawat berkapasitas lebih besar (change bigger aircraft), serta 3 positioning flight.
"Dengan demikian, terdapat total 66 penerbangan di luar penerbangan reguler yang telah diterima BIZAM untuk mendukung kebutuhan transportasi udara selama periode MotoGP 2026," terang Aidhil.
Permintaan penerbangan tambahan dan non-reguler tersebut, tutur Aidhil, menjadi salah satu indikator meningkatnya kebutuhan konektivitas udara menuju Lombok seiring dengan pelaksanaan MotoGP 2026.
"Namun demikian, jumlah tersebut masih sangat dinamis dan diperkirakan akan terus bertambah hingga mendekati pelaksanaan MotoGP maupun setelahnya, menyesuaikan dengan kebutuhan dan keputusan masing-masing maskapai," ucap Aidhil.
Peningkatan aktivitas penerbangan sejalan dengan pertumbuhan trafik BIZAM sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Berdasarkan data Statistik Lalu Lintas Angkutan Udara (SLLAU), BIZAM melayani 1,8 juta penumpang atau tumbuh 15,6% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 1,5 juta penumpang.
"Pada periode yang sama, pergerakan pesawat mencapai 21.348 pergerakan, meningkat 28,6 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya yaitu sebanyak 16.596 pergerakan," ungkap Aidhil.
Tren pertumbuhan trafik penerbangan menjadi bagian dari dinamika mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata di NTB. Kehadiran MotoGP 2026 diharapkan makin mendorong pergerakan wisatawan, pelaku industri, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan event internasional tersebut melalui BIZAM.
"Dengan adanya MotoGP 2026, kami melihat potensi peningkatan trafik penerbangan dan penumpang di BIZAM. Untuk itu, kami terus memastikan kesiapan seluruh aspek operasional, baik dari sisi kapasitas layanan dan fasilitas," ucap Aidhil.
(hsa/hsa)