detikBali

Pria Manggarai Timur Bunuh Istri lalu Manipulasi Seolah Gantung Diri

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pria Manggarai Timur Bunuh Istri lalu Manipulasi Seolah Gantung Diri


Ambrosius Ardin - detikBali

Ilustrasi Wanita Tewas
Ilustrasi korban pembunuhan. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Artem_Furman)
Manggarai Timur -

Yuvensius Hendra Bais tega mencekik istrinya, Hermelinda Gonsa Vela Sari (32), hingga tewas. Yuvensius sempat mencoba memanipulasi pembunuhan Hermelinda agar seolah kematian istrinya seperti gantung diri.

Insiden tragis itu terjadi di rumah mereka di Kampung Nggalang Keru, Golo Wunis, Kelurahan Tiwu Kondo, Kecamatan Elar, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (27/9) siang. Setelah memastikan Hermelinda tewas, Yuvensius lantas menggantung tubuh istrinya di rumah mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembunuhan ini terungkap setelah polisi menemukan kejanggalan saat olah tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP dilakukan pada Senin (28/9) dini hari.

"Setelah olah TKP dan pemeriksaan medis, ditemukan kejanggalan yang mana tubuh korban jatuh telentang dan potongan pada kain yang gunakan untuk gantung diri, dan keadaan TKP sudah tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya," ungkap Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, Sabtu (3/10/2026).

ADVERTISEMENT

"Hal tersebut menimbulkan kecurigaan tim URC (Unit Reaksi Cepat) Resmob," imbuhnya.

Polisi pun mencurigai bahwa Yuvensius telah membunuh istrinya. Seusai olah TKP, polisi langsung menggiring Yuvensius ke Polres Manggarai Timur. Saat diinterogasi, Yuvensius akhirnya mengaku telah membunuh sang istri sebelum menggantungnya.

"Setelah dilakukan interogasi yang mendalam oleh tim URC Resmob, terduga pelaku mengaku bahwa pelaku yang membunuh korban terlebih dahulu dengan cara mencekik leher korban dan kemudian terduga pelaku memanipulasi kejadian seolah-olah korban bunuh diri dengan cara gantung diri," jelas Zacky.

Zacky menuturkan korban pertama kali ditemukan tergantung di rumah oleh anaknya berinisial RMS. Saat itu, RMS baru saja selesai bermain dan kembali ke rumah untuk makan siang.

Tiba di rumah, RMS melihat pintu terbuka dan mendapati ibunya berdiri dengan leher terikat kain batik serta kaki terikat ikat pinggang. RMS lantas mengambil pisau dan memotong kain batik hingga putus sehingga korban jatuh dalam posisi telentang. RMS kemudian berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan RMS, Yuvensius dan dua saksi lainnya datang. Saat itu, Yuvensius tak menyentuh istrinya.

"Sesampainya di lokasi, mendapati istrinya sudah telentang, saksi (Yuvensius) tidak menyentuh korban dan tetap di tempat," kata Zacky.

Seorang saksi yang hendak mengambil sayur di rumah korban juga sempat mendengar tangisan RMS. Saksi tersebut menemukan kondisi korban yang sudah telentang, wajah menghadap ke atas, tanpa kain atau tali di leher. Kejadian tersebut dilaporkan ke polisi hingga ditemukan kejanggalan saat olah TKP.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads