detikBali

Pusat Belanja-Kuliner di Mataram Bakal Buka hingga Tengah Malam Selama MotoGP

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pusat Belanja-Kuliner di Mataram Bakal Buka hingga Tengah Malam Selama MotoGP


Nathea Citra - detikBali

Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana saat diwawancarai di ruangannya, Senin (28/9/2026). (Nathea Citra/detikBali)
Foto: Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana saat diwawancarai di ruangannya, Senin (28/9/2026). (Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram berencana memperpanjang jam operasional pusat perbelanjaan hingga sentra kuliner selama gelaran MotoGP Mandalika 2026. Kebijakan ini disiapkan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penonton, baik wisatawan mancanegara maupun domestik.

Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menuturkan rencana tersebut berkaca pada pelaksanaan MotoGP sebelumnya. Menurutnya, ajang balap internasional itu memberikan dampak terhadap pelaku usaha dan UMKM di Kota Mataram.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Yang penting yang sekarang itu yang berdampak. Kalau misalnya itu usulan, kemudian masyarakat serta para pengelola usaha ini merasa perlu untuk terus ditambah, nanti kami perpanjang," kata Mohan saat diwawancarai di ruangannya, Senin (28/9/2026).

Pada perhelatan MotoGP sebelumnya, Pemkot Mataram memperpanjang jam operasional pusat perbelanjaan maupun pusat kuliner hingga pukul 23.00 Wita. Pemkot menilai kebijakan tersebut disambut antusias oleh penonton MotoGP maupun wisatawan, khususnya yang tidak menginap langsung di Mataram.

"Walaupun mereka tidak menginap disini, setidaknya mereka menghabiskan waktu dan belanja disini," jelasnya.

Jika jam operasional pusat perbelanjaan dan pusat kuliner dirasa memberi dampak baik, Mohan mengungkapkan akan mengkaji perpanjangan jam operasional hingga pukul 00.00 Wita.

"Nanti kami kaji dulu (kalau berdampak positif)," ucapnya.

Seperti diketahui, ajang balap MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 9-11 Oktober 2026. Selain agenda balapan, ada pula rangkaian kegiatan pendukung, salah satunya parade riders MotoGP di Kota Mataram pada 7 Oktober 2026, dan pameran bazaar ratusan UMKM.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram optimis tingkat okupansi hotel berbintang di daerah tersebut bisa menyentuh angka 80 persen selama ajang MotoGP Mandalika 2026. Hingga dua pekan menjelang ajang balap motor dunia tersebut, tingkat keterisian kamar hotel di Mataram sudah di atas 50 persen.

ADVERTISEMENT

"Sekarang sudah di atas 50 persen," kata Kadispar Kota Mataram, Cahya Samudra, saat diwawancarai, sebelumnya.

"Kesiapan kamar hotel (bintang maupun melati) di Kota Mataram ada sekitar 4.000 kamar," imbuhnya.

Cahya mengatakan hotel-hotel di Mataram siap menampung penonton MotoGP Mandalika 2026. Dispar Mataram, dia berujar, telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak seperti Asosiasi Hotel Mataram (AHM) serta Perhimpunan Hotel, Restoran Indonesia (PHRI) untuk mengantisipasi kenaikan tarif kamar hotel jelang event.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads