Veda Ega Pratama menjadi salah satu pembalap muda Indonesia yang cukup mencuri perhatian di ajang balap dunia Moto3. Namanya semakin terkenal setelah dirinya berhasil mengamankan posisi ketiga di ajang balapan Moto3 Brasil 2026.
Pencapaiannya tersebut membuat dirinya berhasil mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di ajang Moto3. Talenta yang ditunjukan veda sebagai pembalap muda berusia 17 tahun itu menjadikannya sosok yang berpengaruh dalam olahraga Indonesia khususnya di bidang balap motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan Karier Veda Ega Pratama
Veda Ega di Moto3 Austria 2026 Foto: dok. Honda Team Asia |
Pemuda yang kerap disapa Veda tersebut lahir di Gunungkidul, Yogyakarta, pada 28 November 2008. Tak disangka, bakatnya di dunia balap ternyata diwariskan dari sang ayah, Sudarmono, yang juga merupakan mantan pembalap nasional. Ayahnya sudah lama terjun di dunia balap nasional seperti sport 150 hingga supersport 600 cc.
Inspirasi yang didorong oleh ayahnya membuat veda menekuni perlombaan balap sejak usia dini. Di usia 5 tahun, Veda mulai mengendarai minibike, kemudian mengikuti kompetisi balap sepeda saat berusia 6 tahun. Potensinya semakin berkembang saat Veda berusia 10 tahun di mana ia berhasil memenangkan Kejuaraan Balap Underbone pada 2019.
Setelah menunjukan performa yang sangat baik di tingkat nasional sekaligus membuka peluang naik ke ajang level dunia, Veda melebarkan sayap ke panggung internasional untuk pertama kalinya di kompetisi Asia Talent Cup 2021 Mandalika. Hingga pada tahun 2023 ia berhasil mendominasi kompetisi tersebut dan pernah meraih gelar juara di Asia Talent Cup.
Setelah menarik perhatian dengan dominasi tersebut, Veda melaju di ajang balap motor kelas dunia Red Bull MotoGP Rookies Cup. Di musim pertama ia menduduki peringkat kedelapan. Performanya berkembang sangat signifikan di musim kedua setelah mencetak kemenangan pertamanya dengan merebut posisi kedua di klasemen akhir Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.
Pada awal 2026, Veda resmi menjadi atlet Indonesia pertama yang dikontrak menjadi atlet Red Bull. Selanjutnya, ia debut di Grand Prix untuk kelas Moto3 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram.
Selama masa debutnya di Grand Prix, ia mendapatkan posisi tertinggi dimana pencapaian tersebut belum pernah diraih oleh pembalap Indonesia sebelumnya. Pada Moto3 Brasil, Veda tampil begitu impresif di lap terakhir dengan menyalip Carpe yang membuat dirinya menjadi pembalap Indonesia yang naik di podium Grand Prix.
Itulah tadi profil dan perjalan karier pembalap Veda Ega Pratama. Perjalanan Veda Ega Pratama di dunia balap dimulai dari Yogyakarta hingga membawanya tampil di ajang internasional.
Setelah melalui Asia Talent Cup, Veda kini melanjutkan kiprahnya di Kejuaraan Dunia Moto3 dan menjadi salah satu pembalap muda Indonesia profesional yang mencuri perhatian di kelas dunia.
