detikBali

Pelajar SMKN 1 Vs SMKN 2 Kota Bima Tawuran, Saling Lempar Batu hingga 3 Hari

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pelajar SMKN 1 Vs SMKN 2 Kota Bima Tawuran, Saling Lempar Batu hingga 3 Hari


Rafiin - detikBali

Siswa berboncengan di lokasi tawuran di jalan Protokol Soekarno Hatta tepatnya di Convention Hall Paruga Nae, Kota Bima, NTB, Rabu (2/9/2026). (Tangkapan layar Facebook @Misbah Waki)
Foto: Siswa berboncengan di lokasi tawuran di jalan Protokol Soekarno Hatta tepatnya di Convention Hall Paruga Nae, Kota Bima, NTB, Rabu (2/9/2026). (Tangkapan layar Facebook @Misbah Waki)
Bima -

Tawuran antar siswa terjadi di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Aksi tawuran saling lempar batu itu diketahui melibatkan sekelompok siswa SMKN 1 dengan SMKN 2 Kota Bima dan berlangsung selama tiga hari, sejak Senin (31/8/2026).

Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Bima, Juwaid Hadi, mengaku belum mengetahui kejadian tersebut. Namun ia akan melakukan penelusuran terlebih dahulu dan menindaklanjuti informasi itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum ada informasi. Tapi akan kami cek dulu," ungkap Juwaid dikonfirmasi detikBali, Rabu (2/9/2026).

Sementara Kepala SMKN 2 Kota Bima, Fathurahman, tidak berkomentar soal insiden tawuran itu. Ia justru meminta agar menemuinya di Sekolah pada Kamis (3/9/2026).

ADVERTISEMENT

"Besok ke sekolah saja," ucap Fathurahman.

Aksi tawuran antar siswa terekam dari video siaran langsung akun Facebook @Misbah Waki. Dalam video, terlihat sejumlah siswa berboncengan di Jalan Protokol Soekarno Hatta, tepatnya di Convention Hall Paruga Nae, Kota Bima.

Dalam video tersebut, Misbah menyebut yang terlibat tawuran adalah siswa dari SMKN 1 dan SMKN 2 Kota Bima. Ia meminta agar siswa menghentikan aksi saling lempar batu dan segera pulang ke rumah agar orang tuanya tidak khawatir.

"Tawuran anak sekolah, masing-masing membawa batu. Semuanya pulang, jangan lagi tawuran. Pikirkan orang tua di rumah, " kata Misbah dalam video.

Dalam video, Misbah juga mengungkapkan bahwa tawuran antara sekelompok siswa SMKN 1 dan 2 Kota Bima saling kejar-kejaran, melempar batu, dan sudah berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Aksi tawuran terhenti setelah mobil patroli kepolisian turun ke lokasi kejadian.

"Hari pertama (tawuran) di Paruga. Dua hari kembali tawuran di sini," kata Misbah.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads
LIVE