detikBali

Kekeringan di Dompu Meluas, 1.877 KK Kesulitan Air Bersih

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kekeringan di Dompu Meluas, 1.877 KK Kesulitan Air Bersih


Sui Suadnyana, Faruk - detikBali

Warga mengantre pembagian air bersih di Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Selasa (1/9/2026). (Dok. BPBD Dompu)
Foto: Warga mengantre pembagian air bersih di Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Selasa (1/9/2026). (Dok. BPBD Dompu)
Dompu -

Kekeringan akibat kemarau ekstrem di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus meluas. Sebanyak 1.877 kepala keluarga (KK) kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dompu, Wan Muhtajud, mengatakan per 1 September 2026 kekeringan sudah meluas pada sembilan desa di empat kecamatan.

"Data kekeringan per 1 September 2026 ini ada dua desa dan dua kelurahan di Kecamatan Woja, dua desa di Kecamatan Pajo, dua desa di Kecamatan Dompu, dan satu desa di Kecamatan Manggelewa," ungkap Wan Muhtajud kepada detikBali Rabu (2/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data yang dihimpun BPBD Dompu, keluarga terdampak kemarau di Kecamatan Woja meliputi 302 KK di Desa Bakajaya, 195 KK di Desa Nowa, 307 di Kelurahan Kandai Dua, dan 125 di Kelurahan Simpasai.

ADVERTISEMENT

Kemudian, di Kecamatan Pajo meliputi 40 KK di Desa Ranggo dan 467 KK di Desa Tembalae. Di Kecamatan Dompu, kekeringan terparah terjadi di Desa Mbawi dengan 355 KK dan di Desa Manggenae 75 KK yang terdampak.

Terakhir, di Kecamatan Manggelewa hanya satu desa yang terdampak, yakni Desa Kampasi Meci dengan 47 KK terdampak.

Wan mengungkapkan BPBD Dompu telah menyalurkan air bersih kepada warga terdampak di Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja; dan Desa Ranggo, Kecamatan Pajo. Penyaluran dilakukan menggunakan mobil tangki Dinas Lingkungan Hidup Dompu, mobil tangki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Dompu, dan mobil tangki Bank NTB.

"Distribusi air bersih sudah dilakukan sejak Selasa 1 September 2026 kemarin di Simpasai dan Ranggo. Ada empat mobil tangki yang digunakan," ucap Wan.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads