Pemkab Mulai Pikirkan Pola Pemulihan Pascakebakaran Hebat di Desa Sade Lombok

Edi Suryansyah - detikBali
Minggu, 23 Agu 2026 19:52 WIB
Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, saat meninjau lokasi kebakaran di Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/6/2026). (Foto: Edi Suryansyah/detikBali)
Lombok Tengah -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah mulai memikirkan pola pemulihan pascakebakaran yang melalap 129 rumah adat Suku Sasak di Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemkab bakal mengevaluasi penggunaan atap ilalang lantaran mudah terbakar.

"Infrastruktur ini akan menjadi pelajaran kita bersama. Apakah ilalang ini akan kita pakai sebagai atap (lagi) atau bagaimana," kata Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri saat meninjau lokasi kebakaran, Minggu (23/6/2026).

Pathul mengakui Desa Adat Sade selama ini menjadi salah satu cagar budaya di Lombok yang ramai dikunjungi wisatawan. Namun, dia menilai struktur dan tata letak bangunan adat tersebut rentan kebakaran.

"Karena ini adalah warisan yang kita dapatkan dari generasi kita dari berpuluh-puluh tahun yang lalu. Ini butuh diskusi publik untuk menangani lebih lanjut," ujar Ketua DPD Partai Gerindra NTB itu.

Pathul menyebut api dengan cepat menjalar ke rumah lainnya karena material bangunan adat Sasak itu terbuat dari ilalang dan pagar anyaman bambu. Hingga kini, polisi masih mendalami awal mula kebakaran hebat tersebut.

"Keterangan awal itu penyebabnya dari sulutan api yang menyebar ke mana-mana. Karena atapnya ilalang sehingga cepat," imbuhnya.



Simak Video "Video 2 Anggota DPRD NTB Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Uang 'Siluman' Pokir"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork