Namun, persaingan dipastikan berlangsung sangat ketat mengingat kuota yang diterima tidak sampai 1.000 orang. Melansir detikcom, Kemenhaj memastikan seluruh proses seleksi berjalan transparan demi menyaring petugas yang benar-benar siap melayani jemaah di Tanah Suci.
Apakah kamu atau kerabatmu ada yang ikutan seleksi tahun ini? Tulis di kolom komentar!
Embed Video