detikBali

Kapolri Kirim 4,5 Ton Logistik untuk Warga Terdampak Gempa Flores

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kapolri Kirim 4,5 Ton Logistik untuk Warga Terdampak Gempa Flores


Ambrosius Ardin - detikBali

Bantuan logistik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk warga terdampak gempa bumi Flores tiba di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (22/8/2026) (Dok. Ambrosius Ardin)
Foto: Bantuan logistik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk warga terdampak gempa bumi Flores tiba di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (22/8/2026) (Dok. Ambrosius Ardin)
Denpasar -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang diangkut pesawat Polri jenis CN-295 itu tiba di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Bantuan logistik itu selanjutnya akan disalurkan ke titik-titik terdampak gempa di Flores.

Bantuan yang tiba antara lain 20 paket perlengkapan kompor untuk dapur lapangan dan 4,5 ton bahan makanan, terdiri dari 1.500 kilogram (kg) gula pasir, 1.600 kg minyak goreng, 500 kg biskuit, 500 kg kecap, 100 kg teh celup, 100 kg susu Lactogen, dan 20 kg susu low-fat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Kapolri kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa di wilayah Flores," kata Kasatgas Humas Ops Aman Nusa II Bencana NTT, Kombes Pol Bayu Suseno, seusai menerima paket bantuan logistik, di Bandara Internasional Komodo.

Bayu menegaskan seluruh bantuan akan didistribusikan berdasarkan pendataan kebutuhan di lapangan. Dengan begitu, bantuan yang dikirim tidak hanya sekadar hadir, tetapi dapat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa.

ADVERTISEMENT

"Nantinya akan kami distribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan sesuai dengan data dan kebutuhan di lapangan," kata Bayu.

Menurutnya, di tengah situasi pascabencana, kebutuhan masyarakat bukan hanya soal tempat tinggal dan keselamatan, tetapi juga kebutuhan sehari-hari seperti makanan dan perlengkapan untuk menyiapkan konsumsi di lokasi pengungsian.

"Polri memastikan dukungan logistik akan terus diarahkan kepada masyarakat terdampak sebagai bagian dari upaya penanganan dan pemulihan pascagempa," ujar Bayu.

"Bagi warga yang masih bertahan di tengah situasi sulit, setiap bantuan bukan sekadar barang, tetapi menjadi pengingat bahwa mereka tidak menghadapi bencana ini sendirian," tandas dia.

Pantauan di Bandara Internasional Komodo, puluhan polisi terlihat memindahkan ratusan kardus bantuan logistik itu dari pesawat ke truk milik Polri.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads