detikBali

Belum Dapat Bantuan, Warga Manggarai NTT Cegat Mobil Logistik Baznas NTB

Terpopuler Koleksi Pilihan

Belum Dapat Bantuan, Warga Manggarai NTT Cegat Mobil Logistik Baznas NTB


Sui Suadnyana, Ahmad Viqi - detikBali

Warga Desa Ladur dan Desa Riung, Manggarai, NTT, mencegat mobil logistik Baznas NTB karena belum mendapatkan bantuan pascagempa 7,7 magnitudo. (Dok. Baznas NTB).
Foto: Warga Desa Ladur dan Desa Riung, Manggarai, NTT, mencegat mobil logistik Baznas NTB karena belum mendapatkan bantuan pascagempa 7,7 magnitudo. (Dok. Baznas NTB).
Manggarai -

Rombongan tim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Nusa Tenggara Barat (NTB) dicegat sekitar 80 warga saat melintas di Desa Ladur dan Desa Riung, Kecamatan Cibal, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). Puluhan warga mengaku belum tersentuh bantuan sejak diguncang gempa 7,7 magnitudo, Sabtu (15/8/2026).

Wakil Ketua Baznas NTB, Zulkifli, mengungkapkan peristiwa itu terjadi saat timnya dalam perjalanan membawa pasokan logistik seusai berbelanja kebutuhan dapur umum di pasar setempat. Bahan makanan tersebut sedianya dibawa ke dapur umum untuk penanganan bencana. Namun, rombongan terpaksa terhenti karena dihadang warga yang belum menerima bantuan dari pemerintah setempat.

"Ada sekitar 70-80 orang nyetop di jalan. Sempat bersitegang, kami sampaikan (kondisinya), mereka betul-betul membutuhkan dan sempat mengambil barang semua," kata Zulkifli kepada detikBali, Kamis (20/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat kondisi warga yang benar-benar membutuhkan, tim Baznas NTB akhirnya memutuskan untuk menyerahkan seluruh bahan sembako yang diangkut di dalam mobil tersebut. "Diambil semuanya tersisa hanya BBM," tutur Zulkifli.

ADVERTISEMENT

Zulkifli menjelaskan banyak warga di desa tersebut yang memang belum terjangkau bantuan. Setelah berdialog dengan tokoh masyarakat setempat, Baznas NTB ikhlas menyerahkan seluruh pasokan logistik tersebut.

"Warga dengan santun menanyakan bantuan yang dibawa tim. Mereka mengira rombongan kami merupakan bagian dari bantuan pemerintah setempat," ujar Zulkifli.

Warga dalam dialog itu menumpahkan keluh kesahnya karena belum pernah tersentuh bantuan logistik apa pun sejak gempa mengguncang daerah mereka. Mereka berharap wilayahnya tidak terlewat dari jangkauan penanganan bencana.

"Ini sebenarnya akan kami bawa ke dapur umum dan nantinya juga akan dibagikan kepada masyarakat. Tapi kalau di sini Bapak dan Ibu belum mendapat bantuan, tidak apa-apa kami turunkan dan berikan sekarang. Ini juga memang untuk masyarakat," tegas Zulkifli di hadapan warga.

Aksi sigap dan kepedulian tim Baznas NTB di lapangan seketika mengubah suasana menjadi haru. Warga yang awalnya berniat menyuarakan aspirasi justru menerima bantuan pangan secara langsung di lokasi.

"Kami terpaksa melakukan ini karena kami membutuhkan. Terima kasih, Bapak Gubernur NTB dan Pemerintah NTB. Kami sudah diperhatikan saudara dari NTB," puji salah seorang warga di lokasi.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads