detikBali

Pria Lansia di Rote Ndao Hilang Saat Cari Rumput Laut, Diduga Tenggelam

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pria Lansia di Rote Ndao Hilang Saat Cari Rumput Laut, Diduga Tenggelam


Sui Suadnyana, Yufengki Bria - detikBali

Tim SAR gabungan mencari lansia hilang di Pantai Mulut Seribu, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Rote Ndao, NTT, Rabu (19/8/2026). (Dok. Tim SAR)
Foto: Tim SAR gabungan mencari lansia hilang di Pantai Mulut Seribu, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Rote Ndao, NTT, Rabu (19/8/2026). (Dok. Tim SAR)
Rote Ndao -

Pria lanjut usia (lansia) bernama Alexander Bola (66) dilaporkan hilang saat mencari rumput laut di Pantai Mulut Seribu, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026).

"Betul, korban belum ditemukan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Mexianus Bekabel, kepada detikBali, Kamis (20/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mexianus menuturkan kejadian itu bermula saat Alexander berangkat ke lokasi budi daya rumput laut di Pantai Mulut Seribu pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 08.00 Wita. Namun, Alexander tak kunjung pulang ke rumahnya hingga malam.

Keluarga kemudian berupaya melakukan pencarian secara mandiri, tetapi belum membuahkan hasil. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada Unit Siaga Search and Rescue (SAR) Rote Ndao untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut melalui pelaksanaan operasi SAR.

ADVERTISEMENT

"Laporan kejadian tersebut diterima sekitar pukul 00.05 Wita dari seorang warga," jelas Mexianus.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue Unit Siaga SAR Rote Ndao yang terdiri dari delapan personel langsung diberangkatkan menuju lokasi sekitar pukul pukul 00.25 Wita. Mereka ke sana menggunakan dua rescue car yang dilengkapi peralatan SAR pendukung untuk mencari Alexander.

Menurut Mexianus, dalam pencarian itu, tim rescue melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rote Ndao, Pos Angkatan Laut (Posal) Papela Rote Timur, dan masyarakat setempat. Saat ini, tim SAR gabungan masih berupaya mencari korban.

"Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melaksanakan upaya pencarian terhadap korban dengan menyisir lokasi yang diduga menjadi area keberadaan korban," terang Mexianus.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads